Ta’liq nukhbatul fikr (khobar – Ghorib)

July 3, 2013 at 11:11 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment
Tags: , ,

قال الإمام الحافظ :
والرابع : الغريب
“Jenis yang keempat yaitu Al Ghoriib”.
Ta’liq :
Jenis berikutnya adalah Al Ghoriib yaitu : “ما رواه واحد فقط” (Apa yang diriwayatkan oleh satu orang saja), misalnya hadits “Innamaa Al A’malu bi An-Niyaat”. Ini adalah hadits dengan rowi tunggal dari Umar Rodhiyallahu ‘Anhu dan sekaligus bantahan juga bagi yang berpendapat syarat hadits dikatakan shahih minimal 2 orang, karena hadits ini telah diterima keshahihannya oleh para ulama.
Kitab hadits yang paling banyak meriwayatkan hadits Ghoriib diantaranya, Musnad Al Bazaar, Mu’jam Al Ausath karya Imam Thabrani dan selainnya. Ghorib ada 2 yakni ghorib mutlak dan ghorib nisbiy. Ghorib mutlak adalah seperti definisi ini, biasanya sering diistilahkan dengan Al Fardhu. Sedangkan ghorib nisbi adalah ditinjau pada rowi tertentu, misalnya hadits tersebut hanya diriwayatkan oleh penduduk Bashroh, maka sekalipun terkadang sanadnya banyak lebih dari satu, ia diungkapkan dengan istilah ghorib nisbi.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: