BID’AH LEBIH DISUKAI IBLIS

October 26, 2013 at 4:01 am | Posted in Hadits | Leave a comment

BID’AH LEBIH DISUKAI IBLIS DIBANDINGKAN MAKSIAT

            Telah masyhur hadits “Maqtu’” dari Sufyan Ats-Tsauri yang berkata :

الْبِدْعَةُ أَحَبُّ إِلَى إِبْلِيسَ مِنَ الْمَعْصِيَةِ

“Bid’ah lebih disukai Iblis dibandingkan dengan Maksiat”.

Hadits ini dikeluarkan oleh : Imam Baihaqi dalam “Syu’abul Imam” (no. 9135), Imam Abu Nu’aim dalam “Hilyatul Aulia” (7/26), Imam Ali ibnul Ja’di dalam “Musnadnya” (no. 1809), Imam Ibnu Busyroon dalam “Amaaliy” (no. 708), Imam Al Lalika’I dalam “Syaroh Ushul I’tiqod Ahlus Sunnah” (no. 238), Imam Muhammad bin Abdul Wahhab Al Asbahaaniy dalam “Majlis fii Ru’yatillah” (no. 709). Semua sanadnya bermuara kepada Yahya bin Yamaan ia berkata : ‘aku mendengar Sufyan Ats-Tsauri berkata : “Al Hadits’”.

Siapa perowi Yahya bin Yamaan ini?

      Yahya bin Yamaan adalah Abu Zakariyaa, seorang penduduk Kufah, wafat pada tahun 189 H.  beliau dipakai oleh Imam Bukhori dalam kitab Adabul Mufrod dan juga dipakai oleh Imam Muslim dalam kitab shahihnya. para ulama berbeda dalam menilai kondisinya. Imam Ahmad berkata : “ليس بحجة” (bukan hujjah). Imam Nasa’I berkata : “ليس بالقوى” (tidak kuat). Imam Ibnu Ma’in berkata : “ليس بثبت” (tidak kokoh). Namun menurut periwayatan murid lainnya yaitu dari Imam Utsman bin Said Ad-Darimi, Imam Ibnu Ma’in menilainya, “أرجو أن يكون صدوقا”(aku berharap ia seorang yang shoduq). Hal senada juga diungkapkan oleh murid lainnya yaitu Imam Abdul Kholiq bin Manshur bahwa Imam Ibnu Ma’in menilainya, “ليس به بأس” (tidak mengapa). Imam Ibnu Madini juga menilainya, “صدوق و كان قد فلج فتغير حفظه” (seorang yang jujur, ketika telah lanjut usianya, berubah hapalannya). Bahkan Imam Waaki’ sampai memberikan persaksian yang memujinya :

ما كان أحد من أصحابنا أحفظ للحديث منه ، كان يحفظ فى المجلس خمس مئة حديث ثم نسى

“Tidak ada sahabat kami yang lebih hapal hadits dibandingkan beliau, Yahya bin Yamaan ini hapal dalam satu majelis 500 hadits, kemudian ia menjadi lupa”.

Barangkali penilaian yang adil tentangnya adalah apa yang dikatakan oleh Imam Ya’qub bin Syaibah :

كان صدوقا كثير الحديث ، و إنما أنكر عليه أصحابنا كثرة الغلط ، و ليس بحجة إذا خولف ، و هو من متقدمى أصحاب سفيان فى الكثرة عنه

“Beliau seorang yang shoduq banyak meriwayatkan hadits, hanyalah para sahabat kami mengingkarinya karena banyak kelirunya, dan haditsnya bukan hujjah jika ada yang menyelisihinya, beliau termasuk murid seniornya Imam Sufyan dan banyak meriwayatkan darinya”.

(biografi ini dinukil dari Tahdzibul kamal Al Mizzi dan Tahdzibut Tahdzib Al Hafidz Ibnu Hajar).

Sehingga Atsar dari Sufyan Ats-Tsauri ini adalah minimalnya Hasan, terlebih lagi bahwa Yahya bin Yamaan adalah murid seniornya Imam Sufyan, sebagaimana dikatakan oleh Imam Ya’qub diatas. Imam Al’ijli yang merupakan Imam Jarh wa Ta’dil setingkat Imam Ibnu Ma’in pernah berkata tentangnya :

كان من كبار أصحاب الثورى ، و كان ثقة جائز الحديث ، متعبدا ، معروفا بالحديث صدوقا ، إلا أنه فلج بآخره فتغير حفظه ، و كان فقيرا صبورا

“Beliau adalah salah satu pembesar muridnya Imam Sufyan Ats-Tsauri, beliau tsiqoh boleh diriwayatkan haditsnya, seorang ahli ibadah, terkenal jujur dengan haditsnya, namun ketika usianya senja, berubah hapalannya dan beliau adalah seorang yang miskin namun penuh kesabaran”.

Hal yang menguatkan bahwa atsar ini adalah diucapkan oleh Imam Sufyan  Ats-Tsauri, banyak ulama yang meriwayatkannya, tidak didapati sedikitpun ulama salaf yang menentang riwayat ini. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam “Majmu Fatawanya” (2/345) berkata :

وَلِهَذَا قَالَ أَئِمَّةُ الْإِسْلَامِ كَسُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَغَيْرِهِ إنَّ الْبِدْعَةَ أَحَبُّ إلَى إبْلِيسَ مِنْ الْمَعْصِيَةِ لِأَنَّ الْبِدْعَةَ لَا يُتَابُ مِنْهَا وَالْمَعْصِيَةُ يُتَابُ مِنْهَا . وَمَعْنَى قَوْلِهِمْ إنَّ الْبِدْعَةَ لَا يُتَابُ مِنْهَا : أَنَّ الْمُبْتَدِعَ الَّذِي يَتَّخِذُ دِينًا لَمْ يُشَرِّعْهُ اللَّهُ وَلَا رَسُولُهُ قَدْ زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ فَرَآهُ حَسَنًا فَهُوَ لَا يَتُوبُ مَا دَامَ يَرَاهُ حَسَنًا لِأَنَّ أَوَّلَ التَّوْبَةِ الْعِلْمُ بِأَنَّ فِعْلَهُ سَيِّئٌ لِيَتُوبَ مِنْهُ . أَوْ بِأَنَّهُ تَرَكَ حَسَنًا مَأْمُورًا بِهِ أَمْرَ إيجَابٍ أَوْ اسْتِحْبَابٍ لِيَتُوبَ وَيَفْعَلَهُ . فَمَا دَامَ يَرَى فِعْلَهُ حَسَنًا وَهُوَ سَيِّئٌ فِي نَفْسِ الْأَمْرِ فَإِنَّهُ لَا يَتُوبُ . وَلَكِنَّ التَّوْبَةَ مِنْهُ مُمْكِنَةٌ وَوَاقِعَةٌ بِأَنْ يَهْدِيَهُ اللَّهُ وَيُرْشِدَهُ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُ الْحَقُّ كَمَا هَدَى سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى مَنْ هَدَى مِنْ الْكُفَّارِ وَالْمُنَافِقِينَ وَطَوَائِفَ مِنْ أَهْلِ الْبِدَعِ وَالضَّلَالِ

“Oleh karenanya Para Imam kaum Muslimin berkata, seperti Sufyan Ats-Tsauri dan selainnya, bahwa bid’ah lebih disukai Iblis dibandingkan maksiat, karena bid’ah (susah) untuk ditaubati sedangkan maksiat mudah ditaubati. Maksud bid’ah susah ditaubati adalah karena pelaku bid’ah yang membuat agama yang tidak disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya, ia memandang bagus perbuatan jeleknya, sehingga ia melihatnya sebagai suatu kebaikan, maka hal ini menyebabkan ia tidak bertaubat darinya, selama ia memandang hal tersebut adalah baik. Karena awal mula dari keinginan bertaubat adalah ketika sadar bahwa perbuatannya adalah jelek, sehingga perlu bertaubat darinya, atau ia meninggalkan perbuatan baik yang seharusnya dikerjakannya, baik perkara wajib atau sunnah, sehingga ia perlu bertaubat atas hal itu. Maka selama ia memandang perbuatannya baik, padahal pada hakikatnya itu adalah perbuatan jelek, maka ia tidak akan bertaubat darinya.

Namun taubat dari bid’ah hal yang mungkin terjadi, yaitu dengan hidayah dari Allah yangmana Allah r memberikan petunjuk kepadanya hingga jelaslah kebenaran baginya, sebagaimana Allah r memberikan hidayah kepada orang-orang kafir dan munafik dan sekelompok ahlu bid’ah dan sesat. 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: