HADITS PALSU DALAM SUNAN TIRMIDZI

November 1, 2013 at 11:47 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

7. Hadits No. , Imam Tirmidzi berkata :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى قَالَ: أَخْبَرَنَا الوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ: حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ جَنَاحٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَقِيهٌ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ أَلْفِ عَابِدٍ»

“Haddatsanaa Muhammad bin Ismaa’il ia berkata, haddatsanaa Ibrohiim bin Musa ia berkata, akhbaronaa Al Waliid bin Muslim ia berkata, haddatsanaa Ruuh bin Janaah dari Mujahid dari Ibnu Abbas t ia berkata, Rasulullah r bersabda : “Seorang ahli fiqih lebih ditakuti Syaithon daripada 1000 orang ahli ibadah”.

Mari kita kupas biografi para perowinya :

  1. Muhammad bin Ismail, wafat tahun 280 H, Al Hafidz dalam “At-Taqriib” menilainya : “ثقة حافظ ، لم يتضح كلام أبى حاتم فيه” (Tsiqoh, hafidz tidak jelas ucapan Abu Hatim kepadanya).
  2. Ibrohim bin Musa, wafat pada tahun 220 H, perowi Bukhori-Muslim, dinilai oleh Al Hafidz : “tsiqoh, hafidz”.
  3. Al Waliid bin Muslim, wafat pada tahun 194 atau 195 H, perowi Bukhori-Muslim, dinilai oleh Al Hafidz : “ثقة لكنه كثير التدليس و التسوية” (Tsiqoh, namun banyak melakukan tadlis dan taswiyah).
  4. Ruuh bin Janaah, ditsiqohkan oleh Imam Duhaim, Imam Abu Hatim menilainya : “يكتب حديثهما و لا يحتج بهما” (ditulis haditsnya, namun jangan dijadikan hujjah). Imam Ibnu Hibban berkata :

منكر الحديث جدا ، يروى عن الثقات ما إذا سمعه الإنسان شهد له بالوضع

“mungkar sekali haditsnya, meriwayatkan dari para perowi tsiqoh, sesuatu yang jika seorang mendengarnya, ia akan bersaksi bahwa itu adalah hadits palsu”.

Imam Abu Said An-Nuqoosy berkata : “يروى عن مجاهد أحاديث موضوعة” (meriwayatkan dari Mujahid hadits-hadits palsu).

5. Imam Mujahid, Imam Ahlus sunnah yang masyhur.

Imam Al Albani dalam tahkiqnya terhadap hadits ini berkata : “موضوع” (hadits palsu). Sementara itu Imam Tirmidzi berkata setelah meriwayatkan hadits ini :

هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَلَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ الوَلِيدِ بْنِ مُسْلِمٍ

“ini hadits ghorib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari sisi ini dari haditsnya Al Waliid bin Muslim”.

Diriwayatkan juga hadits yang senada oleh Imam Thobrani dalam “Mu’jam Kabiir” (no. 1076) dengan lafadz :

مَا عُبِدَ اللَّهُ بِشَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ فِقْهٍ فِي دِينٍ، وَلَفَقِيهٌ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ أَلْفِ عَابِدٍ، وَلِكُلِّ شَيْءٍ عِمَادٌ، وَعِمَادُ هَذَا الدِّينُ الْفِقْهُ

“Tidaklah Allah diibadahi dengan sesuatu yang lebih utama daripada mempelajari agama, sungguh satu orang faqih lebih ditakuti syaithon daripada 1000 orang ahli ibadah. Segala sesuatu memiliki tiang dan tiangnya agama ini adalah fiqih”.

Imam Al Haitsami dalam “Majmuz Zawaaid” (no. 487) mengomentari hadits ini :

رواه الطبراني في الأوسط وفيه يزيد بن عياض وهو كذاب

“diriwayatkan oleh Thabrani dalam Al Ausath didalam sanadnya ada Yaziid bin ‘Iyaadh ia seorang pendusta”.

Sebenarnya banyak sekali variasi lafadz-lafadz haditsnya, namun semuanya lemah, kami akan tampilkan variasi hadits ini dari kitabnya Imam Al Albani “Adh-Dhoifah” :

A. Hadits no. 2651

إن لكل شىء دعامة، ودعامة هذا الدين الفقه، ولفقيه واحد أشد على الشيطان من ألف عابد

“Sesungguhnya segala sesuatu terdapat tiang dan tiangnya agama ini adalah Fiqih, sungguh satu orang Faqih lebih ditakuti syaithon daripada 1000 orang ahli ibadah”.

Imam Al Abani berkata :

أخرجه الخطيب في ” التاريخ ” (2/402) من طريق خلف بن يحيى: حدثنا إبراهيم بن محمد عن صفوان بن سليم (عن عطاء) بن يسار عن أبي هريرة مرفوعا.

قلت: وهذا إسناد هالك، آفته خلف بن يحيى، وهو الخراساني، قال ابن أبي حاتم (1/2/372) عن أبيه: ” متروك الحديث، كان كذابا، لا يشتغل به ولا بحديثه “

“Dikeluarkan oleh Al Khothiib dalam “Tarikh” (2/402) dari jalan Kholaf bin Yahya, haddatsanaa Ibrohim bin Muhammad dari Shofwaan bin saliim dari ‘Athoo’ bin Yasaar dari Abu Huroiroh t secara marfu’. Aku (Al Albani) berkata : ‘sanad ini binasa, kesalahan ada pada Kholaf bin Yahya penduduk Khurosan. Ibnu Abi Hatim berkata (1/2/372) dari Bapaknya (Imam Abu Hatim) ia berkata : ‘Kholaf matruk haditsnya, ia pendusta, jangan menyibukan diri dengannya dan juga haditsnya’’”.

B. Hadits no. 3273

المتقون سادة، والفقهاء قادة، والجلوس إليهم زيادة، وعالم ينتفع بعلمه أفضل من ألف عابد

“orang-orang yang bertakwa bahagia, para ahli fiqih itu pemimpin dan bermajelis dengan mereka adalah tambahan. Orang alim yang bermanfaat ilmunya lebih utama dari 1000 orang ahli ibadah”.

Imam Al Albani berkata :

رواه الرافعي في “تاريخ قزوين” (2/ 47) تعليقاً عن الخليلي بإسناده عن محمد بن إسماعيل بن موسى بن جعفر بن محمد: حدثني عم أبي: إسحاق بن موسى عن أبيه عن جده عن محمد بن علي عن علي بن الحسين عن الحسين بن علي عن علي بن أبي طالب قال: قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم -: … فذكره.

قلت: وهذا إسناد ضعيف مظلم. ومتن منكر موضوع؛ من دون موسى بن جعفر بن محمد لم أعرفهم.

“diriwayatkan oleh Rofi’I dalam “Tarikh Qozawain” (2/47) taliq Al Kholiiliy dengan sanad dari Muhammad bin Ismail bin Musa bin Ja’far bin Muhammad,  haddatsanii paman Bapakku Ishaq bin Musa dari Bapaknya dari Kakeknya dari Muhammad bin Ali dari Ali bin Hasan dari Hasan bin Ali dari Ali bin Abi Tholib t ia berkata, Rasulullah r bersabda : “Al hadits”. Aku (Al Albani) berkata : ‘sanad ini dhoif dan gelap, matannya mungkar dan palsu, selain Musa bin Ja’far bin Muhammad, aku tidak mengenalnya”.

C. Hadits no. 3850

عالم ينتفع بعلمه خير من ألف عابد

“Orang alim yang bermanfaat ilmunya, lebih baik dari 1000 orang ahli ibadah”.

Imam Al Albani berkata :

أخرجه الديلمي (2/ 290) عن عمرو بن جميع، عن جعفر بن محمد، عن أبيه، عن جده، عن علي مرفوعاً.

قلت: وهذا موضوع؛ آفته عمرو بن جميع؛ كذبه ابن معين. وقال ابن عدي: “كان يتهم بالوضع”، وقال البخاري: “منكر الحديث”

“dikeluarkan oleh Ad-Dailamiy (2/290) dari ‘Amr bin Jamii’ dari Ja’far bin Muhammad dari Bapaknya dari Kakeknya dari Ali t secara marfu’. Aku (Al Albani) berkata : ‘ini hadits palsu, kekeliruan ada pada ‘Amr bin Jamii’, dikatakan pendusta oleh Ibnu Ma’in. ibnu Adiy berkata : ‘ia tertuduh memalsukan hadits’. Bukhori berkata : ‘mungkarul hadits’’”.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: