HADITS PALSU DALAM SUNAN TIRMIDZI (HADITS KE-12)

November 4, 2013 at 1:57 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

12. Hadits no. 3684, Imam Tirmidzi berkata :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ المُثَنَّى قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ الوَاسِطِيُّ أَبُو مُحَمَّدٍ قَالَ: حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ ابْنُ أَخِي مُحَمَّدِ بْنِ المُنْكَدِرِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ المُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: قَالَ عُمَرُ لِأَبِي بَكْرٍ: يَا خَيْرَ النَّاسِ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ: أَمَا إِنَّكَ إِنْ قُلْتَ ذَاكَ فَلَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَا طَلَعَتِ الشَّمْسُ عَلَى رَجُلٍ خَيْرٍ مِنْ عُمَرَ»

“Haddatsanaa Muhammad ibnul Mutsana ia berkata, haddatsanaa Abdullah bin Dawud Al Wasithi Abu Muhammad ia berkata, haddatsanaa Abdur Rokhman ibnu Akhi Muhammad bin Al Munkadir dari Muhammad ibnul Munkadir dari Jaabir bin Abdullah Rodhiyallahu anhu ia berkata, Umar Rodhiyallahu anhu berkata kepada Abu Bakar Rodhiyallahu anhu : ‘wahai sebaik-baik manusia setelah Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam’. Abu Bakar Rodhiyallahu anhu menyahuti : ‘adapun engkau (jangan) berkata seperti itu, aku telah mendengar Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “Tidaklah terbit matahari kepada seseorang yang lebih baik dari Umar Rodhiyallahu anhu”.

Langsung saja kita bedah sanadnya :

  1. Muhammad ibnul Mutsana, lahir pada tahun 167 H dan wafat pada tahun 252 H, perowi Bukhori-Muslim, dinilai oleh Al Hafidz dalam “At-Taqriib” : ‘tsiqoh tsabat’.
  2. Abdullah bin Dawud, Imam Bukhori berkata : “فيه نظر” (perlu dipertimbangkan). Imam Abu Hatim menilainya : “ليس بقوى ، حدث بحديث منكر” (tidak kuat, meriwayatkan hadits Mungkar). Imam Ibnu Hibban berkata : “منكر الحديث جدا ، يروى المناكير عن المشاهير ، لا يجوز الإحتجاج بروايته” (haditsnya sangat mungkar, ia meriwayatkan dari para perowi terkenal, tidak boleh berhujjah dengan riwayatnya). Kemudian sebagian ulama lain melemahkannya, penilaian positif diberikan oleh Imam Ibnu ‘Adiy yang berkata : “و هو ممن لا بأس به إن شاء الله” (ia termasuk perowi yang tidak mengapa, Insya Allah).
  3. Abdur Rokhman ibnu Akhi Muhammad ibnul Munkadir, Imam Al Uqoili berkata : “لا يتابع عليه و لا يعرف إلا به” (tidak dikuatkan haditsnya, dan tidak diketahui kecuali darinya). (Adh-Dhoifah).
  4. Muhammad ibnul Munkadir Imam Ahlus Sunnah.

Imam Al Albani dalam tahkiqnya terhadap hadits ini berkata : “موضوع” (hadits palsu). Sementara itu Imam Tirmidzi berkata setelah meriwayatkan hadits ini :

هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الوَجْهِ، وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِذَاكَ وَفِي البَابِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ

“Hadits Ghoriib, tidak diketahui kecuali dari jalan ini, isnadnya tidak seperti itu. Dalam bab ini ada hadits dari Abu Darda Rodhiyallahu anhu”.

Selain Imam Al Albani yang menilai palsu hadits ini, ada juga sebelumnya Imam Ibnul Jauzi yang memasukkan hadits ini dalam kitabnya Al Maudhu’aat, kemudian Imam Adz-Dzahabi juga yang berkata dalam “At-Talkhiish” ketika mengkritik Imam Al Hakim yang mengatakan hadits ini shahih dalam “Al Mustadrok”. Kata beliau : “الحديث شبه موضوع” (Hadits ini menyerupai hadits palsu).

Pada akhir pembahasan hadits ini dalam kitabnya “Adh-Dhoifah”, Imam Al Albani menukil perkataan Imam Ibnul Jauzi dalam “Al Madhu’aat” :

وقال ابن الجوزي: ” هذا الحديث لا يصح عن رسول الله صلى الله عليه وسلم، ولا يتابع عبد الرحمن عليه، ولا يعرف إلا به، وأما عبد الله بن داود فقال ابن حبان: منكر الحديث جدا، يروي المناكير عن المشاهير، لا يجوز الاحتجاج بروايته “. ثم إن الحديث ظاهر البطلان، لمخالفته لما هو مقطوع به: أن خير من طلعت عليه الشمس إنما هو نبينا محمد صلى الله عليه وسلم، ثم الرسل والأنبياء، ثم أبو بكر، وقد جاء من طرق عن ابن جريج عن عطاء عن أبي الدرداء مرفوعا بلفظ: ” ما طلعت الشمس ولا غربت على أحد بعد النبيين والمرسلين أفضل من أبي بكر “. أخرجه جمع من المحدثين منهم عبد بن حميد والخطيب وغيرهما، وهو أصح من الأول سندا ومتنا كما ترى

“Ibnul Jauzi berkata : ‘hadits ini tidak shahih dari Rasullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, Abdur Rokhman tidak dapat dijadikan penguat, tidak diketahui haditsnya kecuali darinya. Adapun Abdullah bin Dawud, Ibnu Hibban berkata : ‘haditsnya mungkar sekali, meriwayatkan hadits-hadits mungkar dari para perowi terkenal, tidak boleh berhujjah dengan haditsnya. Lalu hadits ini dhohirnya batil bertentangan dengan sesuatu yang telah disepakati bahwa manusia yang terbaik ketika matahari terbit adalah Nabi kita Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, lalu para Rasul dan Nabi r, lalu Abu Bakar Rodhiyallahu anhu. Telah datang riwayat dari jalan Ibnu Juraij dari ‘Athoo’ dari Abu Darda Rodhiyallahu anhu secara marfu’ dengan lafadz : ‘tidaklah matahari terbit, tidak juga terbenam kepada seseorang yang lebih baik setelah pada Nabi dan para Rasul daripada Abu Bakar’. Dikeluarkan oleh sekelompok ulama diantara mereka Abdu bin Humaid, Al Khothiib dan selainnya, ini lebih shahih dari hadits yang tadi, secara sanad dan matan sebagaimana engkau lihat”.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: