HADITS PALSU DALAM SUNAN TIRMIDZI (HADITS KE-16)

November 8, 2013 at 11:57 am | Posted in Hadits | Leave a comment

16. Hadits no. 3939, Imam Tirmidzi berkata :

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ زَنْجُوَيْهِ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبِي، عَنْ مِينَاءَ، مَوْلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ: كُنَّا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ – أَحْسَبُهُ مِنْ قَيْسٍ -، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ العَنْ حِمْيَرًا، فَأَعْرَضَ عَنْهُ، ثُمَّ جَاءَهُ مِنْ الشِّقِّ الآخَرِ فَأَعْرَضَ عَنْهُ، ثُمَّ جَاءَهُ مِنَ الشِّقِّ الآخَرِ فَأَعْرَضَ عَنْهُ، ثُمَّ جَاءَهُ مِنَ الشِّقِّ الآخَرِ، فَأَعْرَضَ عَنْهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «رَحِمَ اللَّهُ حِمْيَرًا، أَفْوَاهُهُمْ سَلَامٌ، وَأَيْدِيهِمْ طَعَامٌ، وَهُمْ أَهْلُ أَمْنٍ وَإِيمَانٍ»

“Haddatsanaa Abu Bakar bin Zanjuwaih ia berkata, haddatsanaa Abdur Rozaq ia berkata, akhbaronii Bapakku dari Miinaa’ maula Abdur Rokhman bin Auf ia berkata, aku mendengar Abu Huroiroh Rodhiyallahu anhu berkata : ‘kami sedang bersama Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, lalu datanglah seorang laki-laki, aku menduganya dari Qois, ia berkata : ‘Wahai Rasulullah laknatlah Khimyar, namun Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam enggan melakukannya, lalu mendatangi lagi dari sisi lain, Beliau Sholallahu ‘alaihi wa Salaam tetap enggan, lalu datang lagi dari sisi lain, Beliau tetap enggan, lalu datang lagi dari sisi lain, Beliau tetap enggan, lalu Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “semoga Allah merakhmati Khimyar, ucapanya adalah kedamaian, tangan adalah makanan ia adalah keamaan dan Iman”.

Langsung saja dikupas para perowinya :

  1. Abu Bakar Muhammad bin Abdul Malik bin Zanjuwaih, wafat pada tahun 258 H, dinilai tsiqoh oleh Al Hafidz Ibnu Hajar dalam “At-Taqriib”.
  2. Abdur Rozaq, seorang Imam Ahlu sunnah yang masyhur, penulis kitab mushonaf.
  3. Bapaknya Hamaam bin Naafi’ dinilai maqbul oleh Al Hafidz.
  4. Miinaa’ bin Abi Miinaa’, Al Hafidz dalam “At-Taqriib” berkata : “متروك و رمى بالقدر و كذبه أبو حاتم” (Matruk, tertuduh qodariyyah dan dikatakan pendusta oleh Abu Hatim).

Imam Al Albani dalam tahkiqnya terhadap hadits ini berkata : “موضوع” (hadits palsu). Sementara itu Imam Tirmidzi berkata setelah meriwayatkan hadits ini :

هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ الرَّزَّاقِ. وَيُرْوَى عَنْ مِينَاءَ أَحَادِيثُ مَنَاكِيرُ

“Ini hadits ghorib kami tidak mengenalnya kecuali dari sisi ini dari haditsnya Abdur Rozaq, ia meriwayatkan dari Miinaa’ hadits-hadits mungkar”.

Khimyar adalah nama sebuah kabilah sebagaimana dikatakan Imam Mubarokfuriy dalam “Tuhfatul Ahwadiy” :

هُوَ اِبْنُ سَبَأِ بْنِ يَشْحُبَ بْنِ يَعْرُبَ بْنِ قَحْطَانَ أَبُو قَبِيلَةٍ مِنْ الْيَمَنِ ، وَالْمُرَادُ هُنَا الْقَبِيلَةُ

“yaitu anak Sabaa’ bin Yasyhub bin Ya’rib bin Qohthoon Abu Qobiilah aslinya dari Yaman, yang dimaksud disini adalah kabilahnya”.

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: