HADITS PALSU DALAM SUNAN IBNU MAJAH (HADITS KE-9)

November 10, 2013 at 11:32 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

9. Hadits no. 896, Imam Ibnu Majah berkata :

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الصَّبَّاحِ قَالَ: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ: أَنْبَأَنَا الْعَلَاءُ أَبُو مُحَمَّدٍ، قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، يَقُولُ: قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا رَفَعْتَ رَأْسَكَ مِنَ السُّجُودِ، فَلَا تُقْعِ كَمَا يُقْعِي الْكَلْبُ، ضَعْ أَلْيَتَيْكَ بَيْنَ قَدَمَيْكَ، وَأَلْزِقْ ظَاهِرَ قَدَمَيْكَ بِالْأَرْضِ»

 “Haddatsanaa Al Hasan bin Muhammad ibnus Shobbaah ia berkata, haddatsanaa Yaziid bin Haaruun ia berkata, anbaanaa Al ‘Alaa Abu Muhammad ia berkata, aku mendengar Anas bin Maalik Rodhiyallahu anhu ia berkata : ‘Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam berkata kepadaku : “jika engkau bangkit dari sujud, dan janganlah duduk, seperti duduknya anjing, letakkan pantatmu diatas kedua telapak kaki, dan lekatkan bagaian atas kedua telapak kakimu di tanah”.

Mari kita bedah para perowinya :

  1. Al Hasan, wafat pada tahun 260 H atau 259 H, perowi Bukhori, dinilai tsiqoh oleh Al Hafidz dalam “At-Taqriib”.
  2. Yaziid, lahir pada tahun 117 atau 118 H, perowi Bukhori-Muslim, dinilai oleh Al Hafidz : “ثقة متقن عابد” (tsiqoh, kokoh dan ahli ibadah).
  3. Al ‘Alaa’, Imam Ali ibnul Madiniy berkata : “كان يضع الحديث” (ia memalsukan hadits). Imam Ibnu Hibban berkata : “روى عن أنس نسخة موضوعة لا يحل ذكره إلا تعجبا” (meriwayatkan dari Anas Rodhiyallahu anhu naskah palsu, tidak halal meriwayatkannya, kecuali untuk takjub saja). Imam Al Hakim berkata : “يروى عن أنس أحاديث موضوعة” (meriwayatkan dari Anas, hadits-hadits palsu). Imam Uqoiliy berkata : “نسبه أبو الوليد الطيالسى إلى الكذب” (Abul Waliid Ath-Thoyaalisiy menisbahkannya kepada kedustaan). (Tahdzibain).

Imam Al Albani dalam tahkiqnya terhadap hadits ini berkata : “موضوع” (hadits palsu).

Imam Al Albani dalam “Adh-Dhoifah” (2615) berkata :

وقوله: ” وألزق ظاهر قدميك بالأرض ” باطل مخالف لسنة نصب اليمنى كما هوظاهر.

“ucapannya “dan lekatkan bagian atas kedua telapak kakimu di tanah” hal ini batil menyelisihi sunah yang mensyariatkan menegakkan kaki kanan, sebagaimana hal ini jelas”.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: