HADITS PALSU DALAM SUNAN IBNU MAJAH (HADITS KE-14)

November 16, 2013 at 12:41 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

14. Hadits no. 1388, Imam Ibnu Majah berkata :

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ: أَنْبَأَنَا ابْنُ أَبِي سَبْرَةَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا، فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا، فَيَقُولُ: أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا، حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ “

“Haddatsanaa Al Hasan bin Ali Al Kholaal ia berkata, haddatsanaa Abdur Rozaq ia berkata, anba’anaa Ibnu Abi Sabroh dari Ibrohim bin Muhammad dari Muawiyyah bin Abdullah bin Ja’far dari Bapaknya dari Ali bin Abi Tholib Rodhiyallahu anhu ia berkata : ‘Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “Jika telah sampai malam pertengahan bulan sya’ban (nisfu Sya’ban), sholatlah kalian pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, karena Allah turun pada saat matahari terbenam ke langit dunia, Dia berkata : “Ketahuilah siapa yang meminta ampun kepadaku akan aku ampuni, ketahuilah siapa yang meminta rizki kepadaku akan aku berikan rizki, ketahuilan siapa yang terkena musibah akan aku hilangkan (musibahnya), ketahuilah dan seterusnya”. (turunnya Allah) sampai terbit fajar”.

Mari kita bedah para perowinya :

  1. Al Hasan Al Kholaal, wafat tahun 242 H, Perowi Bukhori-Muslim, dinilai tsiqoh hafidz oleh Al Hafidz dalam “At-Taqriib”.
  2. Abdur Rozaq Ash-Shon’aniy, Imam Ahlus Sunnah yang masyhur, penulis kitab mushonaf.
  3. Abu Bakar bin Abdullah bin Abi Sabroh, wafat pada tahun 162 H, Imam Ahmad berkata : “ليس بشىء ، كان يضع الحديث و يكذب” (tidak ada apa-apanya, ia pemalsu hadits dan pendusta). Imam Al Hakim berkata : “يروى الموضوعات عن الأثبات” (meriwayatkan hadits-hadits palsu dari para perowi kokoh). (Tahdzibain).
  4. Ibrohim bin Muhammad, dinilai shoduq oleh Al Hafidz.
  5. Mu’awiyah, dinilai tsiqoh oleh Imam Adz-Dzahabi.
  6. Bapaknya, Abdullah bin Ja’far, lahir pada tahun 1 H dan wafat pada tahun 80 H, perowi Bukhori-Muslim, memiliki persahabatan dengan Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam.

Imam Al Albani dalam tahkiqnya terhadap hadits ini berkata : “موضوع” (hadits palsu).

Imam Al Albani dalam “Adh-Dhoifah” (no. 2132) mengatakan :

قلت : و هذا إسناد مجمع على ضعفه ، و هو عندي موضوع ; لأن ابن أبي سبرة رموه بالوضع كما في ” التقريب ” . و قال البوصيري في ” الزوائد ” : ” إسناده ضعيف لضعف ابن أبي سبرة ، و اسمه أبو بكر بن عبد الله بن محمد بن أبي سبرة . قال فيه أحمد بن حنبل و ابن معين : يضع الحديث ” . و قال ابن رجب في ” لطائف المعارف ” ( ص 143 ) : ” إسناده ضعيف ” .

“Sanad ini disepakati dhoif, dan menurutku adalah palsu, karena Ibnu Abi Sabroh para ulama menuduhnya sebagai pemalsu hadits, sebagaimana dalam “At-Taqriib”. Bushiri berkata dalam “Az-Zawaid” : ‘sanadnya lemah, karena kelemahan Ibnu Abi Sabroh, namanya Abu Bakar bin Abdullah bin Muhammad bin Abi Sabroh, dikatakan oleh Ahmad bin Hanbal dan Ibnu Ma’in sebagai pemalsu hadits. Ibnu Rojab dalam “Lathoiful Ma’aarif (h. 143) berkata : ‘sanadnya dhoif’”.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: