PERJALANAN PANJANG MENCARI HADITS

November 22, 2013 at 3:01 pm | Posted in Siroh | Leave a comment

Bismillahirrohmaanirrahiim,

          Sebagai nasehat, pengingat, penggugah motivasi yang mudah surut, penyejuk hati orang-orang yang masih bersemangat dalam membela agamanya, maka terbetik dalam hati saya untuk menuangkan sebagian kisah kesungguhan para ulama dalam menuntut ilmu. Saya nukil dari Min Qashash A’immatul Hadits Al Mutaqoddimiin.

Kisah mereka adalah kisah yang mengharukan sekaligus kisah yang luar biasa yang sangat sulit tandingannya. Sebuah kisah perjalanan para pemilik pena dan pemilik debu jalanan, kisah orang-orang yang senantiasa kelaparan dan diliputi kemiskinan, kisah manusia penjelajah sejati yang melalanglang buana tanpa takut mati….semangat mereka, tawadlu’ mereka, keteguhan mereka, kesabaran dan ketinggian akhlaq mereka adalah hiasan dan bahan pembicaraan yang sangat manis bagi generasi berikutnya yang mengaku sebagai thullabul ‘ilmi….

Subhanallah

 Perjalanan Panjang Yang Menakjubkan untuk Membuktikan Riwayat Sebuah Hadits

Nashr bin Hammad Al Warraq menceritakan : “Kami duduk-duduk bersama beberapa teman didepan rumah Syu’bah, kami sedang memperbincangkan sebuah riwayat hadits. Aku mengatakan bahwa Isra’il menceritakan sebuah hadits dari Abu Ishaq dari Abdullah bin ‘Atha’ dari Uqbah bin ‘Amir yang menceritakan bahwa semasa Rasulullah hidup, dia ( Uqbah ) bersama para sahabat silih berganti menggembalakan unta. Pada suatu hari dia mendatangi Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam yang sedang dikelilingi para sahabat dan dia mendengar beliau bersabda :

“ Barangsiapa yang berwudlu’ dengan bagus lalu dia sholat dua rakaat lalu dia meminta ampunan kepada Allah, niscaya Allah akan mengampuninya .”

Uqbah berkomentar, “ Hebat! Hebat!” . tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menariknya dari belakang, maka dia menoleh kepadanya. Ternyata laik-laki itu adalah Umar bin Khaththab. Kemudian Umar berkata “ Hadits sebelumnya adalah lebih baik.”

“ Hadits yang mana ?” Tanya Uqbah.

Umarpun menjawab :

“ Barangsiapa yang bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah maka akan dikatakan kepadanya, “ Masuklah kedalam surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki.”

          Nashr bin Hammad meneruskan ceritanya : Syu’bah keluar dari rumahnya, dia menamparku, lalu dia kembali masuk kerumahnya. Aku pun meringsek ke sudut. Kemudian Syu’bah keluar lagi dan berkata , “  Apalagi yang akan membuatnya menangis setelah ini ?”

Abdullah bin Idris berkata, “ Sesungguhnya engkau telah berlaku buruk kepadanya.”

“ Perhatikanlah riwayat hadits yang kamu bacakan. Sesungguhnya Abu Ishaq menceritakan riwayat hadits itu kepadaku dari Abdullah bin ‘Atha’ dari Uqbah bin Amir,” ujar Syu’bah kepadaku.

Kami bertanya kepada Abu Ishaq, “ Siapakah Abdullah bin ‘Atha’ ?”

Syu’bah marah, dan ketika itu Mis’ar bin Kidam berada disampingnya. Maka aku berkata kepada Syu’bah,“ Sungguh kamu akan mengoreksi riwayat hadits ini untukku atau aku akan membakar apa yang aku tulis darimu!”. Mis’ar berkata bahwa Abdullah bin ‘Atha’ berada di Makkah.

 Syu’bah mengisahkan :

Aku segera berangkat ke Makkah bukan untuk melaksanakan haji akan tetapi aku menginginkan kebenaran hadits itu. Aku berhasil menemui Abdullah bin ‘Atha’ dan bertanya kepadanya dan diapun menjawab ,” Sa’ad bin Ibrahim telah menceritakan riwayat hadits itu kepadaku.”

Malik bin Anas mengatakan kepadaku bahwa Sa’ad bin Ibrahin tinggal di Madinah dan tahun ini dia tidak menunaikan ibadah haji. Maka aku segera meneruskan perjalanan menuju Madinah dan berhasil bertemu dan bertanya kepadanya, dia memeberi jawaban,” Hadits itu telah sampai kepada kalian? Ziyad bin Mikhraq telah membacakan riwayat itu kepadaku.”

Ketika aku mendengar nama Ziyad dituturkan, aku bergumam,” Sebenarnya hadits ini darimana? Mulanya dia diriwayatkan di Kufah, setelah itu dia menjadi hadits riwayat orang Makkah, lalu menjadi riwayat orang Madinah dan sekarang ia menjadi riwayat Bashrah?”

Namun aku tetap melanjutkan perjalananku untuk menemui dan bertanya kepada Ziyad, dia memberikan jawaban kepadaku,” Riwayat hadits ini bukan berasal dari kelompokmu.”

Aku pun menimpalinya, “ Namun demikianlah aku mendapat riwayat tersebut.”

“ Syahr bin Hausyab menceritakan riwayat ini kepadaku dari Abu Raihanah dari Uqbah bin ‘Amir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam” ujar Ziyad. Saat dia menyebutkan Syahr bin Hausyab, aku berkata,” Hadits ini telah menjadi rusak. Seandainya hadits seperti ini benar-benar diriwayatkan dari Rasulullah tentulah ini lebih aku sukai daripada keluargaku, hartaku dan seluruh manusia. “

( Adl Dlu’afaa’ Al Kabiir, Taqdimah Al Jarh wa Ta’dil, Al Majruuhiin, Al Kamil, Al ‘Ilal, Ad Daruquthny, Al Hilyah,, At Tamhiid, Ar Rihlah fii Thallabil Hadits, Al Kifayah fii Ilmi Ar Riwayah, Al Qira’ah Khalf Al Imam, Tarikh Dimasyq dan Jami’ Tahshil ).

Malhudzhoh :

–      Kesungguhan Imam Syu’bah yang waktu itu berada di Kufah untuk mengejar jalur riwayat sebuah hadits yang terdengar oleh beliau ketika ada beberapa orang duduk-duduk didepan rumahnya. Luar biasa bukan….hanya dari sebuah acara duduk-duduk, membuat beliau harus menempuh perjalanan ribuan kilo dari Kufah ke Makkah lanjut ke Madinah balik lagi ke Bashrah.

–      Keteguhan para ulama inilah yang akhirnya mampu menjaga keaslian agama Islam sampai saat ini.

–      Hadits tersebut ternyata hadits yang rusak ( dhoif ) padahal penelusuran telah dilakukan sejak dari Kufah..dan hasilnya hanyalah hadits dhoif belaka.

–      Kita ingin mencontoh?, maka pada zaman merekalah zaman keemasan ilmu-ilmu Islamiyyah

(ditulis oleh Imam Mu’thi via email dengan sedikit editan)

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: