HADITS PALSU DALAM SUNAN IBNU MAJAH (HADITS KE-31)

November 24, 2013 at 3:45 am | Posted in Hadits | Leave a comment

31. Hadits no. 2780, Imam Ibnu Majah berkata :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عُمَرَ الْعَدَنِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ زَيْدٍ الْعَمِّيُّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَدْرَكَ رَمَضَانَ بِمَكَّةَ، فَصَامَهُ، وَقَامَ مِنْهُ مَا تَيَسَّرَ لَهُ، كَتَبَ اللَّهُ لَهُ مِائَةَ أَلْفِ شَهْرِ رَمَضَانَ، فِيمَا سِوَاهَا، وَكَتَبَ اللَّهُ لَهُ، بِكُلِّ يَوْمٍ عِتْقَ رَقَبَةٍ، وَكُلِّ لَيْلَةٍ عِتْقَ رَقَبَةٍ، وَكُلِّ يَوْمٍ حُمْلَانَ فَرَسٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَفِي كُلِّ يَوْمٍ حَسَنَةً، وَفِي كُلِّ لَيْلَةٍ حَسَنَةً»

 “Haddatsanaa Muhammad bin Abi Umar Al ‘Adaniy ia berkata, haddatsanaa Abdur Rokhim bin Zaid Al ‘Umaiy dari Bapaknya dari Said bin Jubari dari Ibnu Abbas Rodhiyallahu anhu ia berkata : ‘Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “Barangsiapa yang menjumpai bulan Romadhon di Mekkah, lalu ia berpuasa dan melaksanakan sholat yang mudah baginya, Allah akan menuliskan pahala 100 ribu kali lipat disbanding puasa di negeri lainnya, Allah akan memberikan ganjaran tiap harinya seperti pahala membebaskan budak, pasukan berkuda yang berjihad di jalan Allah, setiap harinya akan mendapatkan kebaikan dan setiap malamnya akan mendapatkan kebaikan”.

Mari kita bedah para perowinya :

  1. Ibnu Abi Umar, wafat pada tahun 243, perowi Muslim, Imam Adz-Dzahabi menyebutnya : “Al Hafidz”.
  2. Abdur Rokhman bin Zaid, wafat pada tahun 184 H, dinilai oleh Al Hafidz dalam “At-Taqriib” : “متروك ، كذبه ابن معين” (matruk, didustakan oleh Ibnu Ma’in).
  3. Bapaknya Zaid, dinilai dhoif oleh Al Hafidz.
  4. Said bin Jubair, salah satu Aimah Tabi’in.

Imam Al Albani dalam tahkiqnya terhadap hadits ini berkata : “موضوع” (hadits palsu).

Imam Al Albani dalam “Adh-Dhoifah” (no. 832) berkata :

قلت: وهذا موضوع، ولوائح الوضع عليه ظاهرة، وآفته عبد الرحيم هذا، فقد قال ابن معين فيه: ” كذاب خبيث “. وقال النسائي: ” ليس بثقة ولا مأمون “. وقال ابن حبان (2 / 152) : ” يروي عن أبيه العجائب مما لا يشك من الحديث صناعته أنها معمولة أو مقلوبة كلها “. ثم رأيت الحديث في ” العلل ” لابن أبي حاتم، وقال (1 / 250) : ” هذا حديث منكر، وعبد الرحيم بن زيد متروك الحديث “

 “hadits ini palsu, cacat kepalsuannya sangat Nampak. Kesalahan ada pada Abdur Rokhim ini, Ibnu Ma’in berkata tentangnya : ‘pendusta jelek’. Nasa’I berkata : ‘tidak tsiqoh dan tidak bisa dipercaya’. Ibnu Hibban (2/152) berkata : ‘meriwayatkan dari bapaknya hal-hal aneh yang tidak ragu lagi ini adalah hadits buatannya atau ia adalah hadits yang terbalik. Lalu aku (Al Albani) melihat dalam “Al Illal” Ibnu Abi Hatim (1/250) beliau berkata : ‘ini hadits mungkar, Abdur Rokhim bin Zaid matrukul hadits’”.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: