Kewibawaan Imam Yahya bin Ma’in

November 25, 2013 at 10:45 pm | Posted in Siroh | Leave a comment

Wibawa Imam Yahya Ibnu Ma’in di Hati Para Perawi Hadits

 

Apakah antum pernah mendengar nama diatas, yakni Yahya Ibnu Ma’in? ya, bagi orang-orang yang sibuk dengan hadits dan perawi-perawinya, nama Ibnu Ma’in adalah nama yang sangat familiar dan sering mereka jumpai. Beliau adalah imam ahlu jarh wa ta’dil yang sesungguhnya. Bukan ahlu jarh wa ta’dil yang serampangan, sehingga perkataan beliau menjadi pegangan bagi para peneliti hadits dari dulu sampai sekarang……dan kedudukan beliau sangat tinggi dimata para ulama dan penuntut ilmu.

Simaklah kisah berikut,

Harun bin Ma’ruf mengisahkan :

Kami didatangi seorang Syaikh dari negeri Syam, maka akulah orang pertama yang menyambutnya dan aku memintanya mendiktekan sesuatu riwayat hadits kepadaku. Maka dia mengambil kitab dan mulai mendikte. Tiba-tiba ada ketukan pintu, Syaikh itu pun bertanya,” Siapa?”

“ Ahmad bin Hanbal,” jawab suara dibalik pintu.

Lalu Syaikh memberinya izin, namun dia tetap dalam keadaan semula, yakni dengan kitab yang sama sekali tidak bergerak dari tangannya.

Tiba-tiba ada ketukan pintu lagi, dan Syaikh bertanya kembali,” Siapa?”

“ Ahmad Ad Dauruqi.” Syaikh memberinya izin untuk masuk, namun dia tetap dalam keadaan memegang kitabnya tanpa gerak sedikitpun.

Kembali pintu diketuk, dan Syaikh bertanya,” Siapa?”

“ Abdullah bin Ar Ruumi.” Syaikh memberinya izin untuk masuk, namun seperti sedia kala, dia tetap dalam keadaan memegang kitabnya tanpa bergerak sedikitpun.

Kemudian terdengar ketukan lagi, dan Syaikh bertanya,” Siapa?”

“ Abu Khaitsamah Zuhair bin Harb.” jawab suara dibalik pintu, dan Syaikh memberikan izin untuk masuk namun dia tetap memegang kitabnya tanpa bergerak sedikitpun.

Kembali terdengar sebuah ketukan, dan Syaikh bertanya,” Siapa?”

“Yahya bin Ma’in” jawab orang itu. Tiba-tiba aku melihat Syaikh seperti terkejut, tangannya gemetar dan kitab ditangannya terjatuh.

 

( Al Kaamil, Ibnu ‘Adiy; Taarikh Baghdad, Al Khotib Al Baghdady, Taarikh Madinah Damsyiq )

 

Mahuudzhoh :

  1. Semangat dan antusias para imam ahlul hadits – yang tersebut dalam kisah diatas semuanya adalah para imam ahlul hadits- untuk mendatangi majelis hadits walaupun mereka telah mejadi imam kaum muslimin dalam hadits dan ilmu-ilmu lainnya. Mereka tetap belajar dan belajar. Tidak merasa tinggi hati dengan ilmu yang telah mereka miliki. Tidak pula merasa lebih senior atau lebih ‘alim. Sehingga kita mengenal dalam ilmu hadits periwayatan dari al kabiir (senior) kepada as shighor ( junior ) atau periwayatan dari al ab (bapak) kepada al walad ( anak ).
  2. Tujuan para imam ahlul hadits menghadiri majelis hadits diantaranya adalah memperbanyak jalur periwayatan hadits yang telah dimiliki, menambah hafalan hadits jika belum memilikinya, menguji kredibilitas perawi yang menyampaikan hadits, mengetahui ‘illat ( cacat yang tersembunyi ) dan lain-lain.
  3. Kedudukan Imam Yahya bin Ma’in yang sangat diperhitungkan dalam masalah jarh wa ta’dil. Maka seorang perawi hadits selalu khawatir jika dia terkena jarh ( celaan ) dari beliau, karena hal itu dapat menurunkan kredibilitasnya dimata para ulama hadits dan thullab-nya.
  4. Imam Yahya bin Ma’in adalah orang yang sangat teguh, kokoh dan teliti dalam masalah jarh wa ta’dil, sehingga perkataannya memiliki bobot yang sangat bernilai dibidang hadits. Dengan ucapan orang-orang sekarang yang sangat mudah mengeluarkan celaan tanpa bukti yang kuat.

 

 

(Ditulis Oleh Imam Mu’thi via email dengan sedikit editan)

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: