SURGA DIBAWAH KAKI IBU

December 1, 2013 at 3:19 am | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS SURGA DIBAWAH TELAPAK KAKI IBU

   Telah beredar ditengah masyarakat kita sebuah hadits yang cukup masyhur yaitu :

الْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الْأُمَّهَاتِ

“Surga dibawah Telapak Kaki Ibu”.

Takhrij Hadits :

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ibnu Syihaab Al Qodho’I dalam “Al Musnad” (no. 119), Imam Al Khothib Al Baghdadiy dalam “Al Jaami’u li Akhlaq” (no. 1714), dan Imam Abu Syaikh Al Ashbahaaniy dalam “Al Fawaaid” (no. 25) semuanya dari jalan :

ثنا مَنْصُورُ بْنُ الْمُهَاجِرِ، عَنْ أَبِي النَّضْرِ الْأَبَّارُ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“haddatsanaa Manshuur Ibnul Muhaajir dari Abun Nadhor Al Abbaar dari Anas bin Malik Rodhiyallahu anhu ia berkata, Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “Al Hadits”.

Hadits ini memiliki cacat yaitu Ibnul Muhaajir dan Abun Nadhor perowi yang tidak dikenal alias majhul. Imam Suyuthi dalam “Jaamiul Kabiir” (no. 468) menukil :

قال العجلونى (1/401) : فيه منصور بن المهاجر وأبو النضر الأبار لا يعرفان

“Al ‘Ajuluuniy (1/401) : ‘didalamnya ada Manshuur ibnul Muhaajir dan Abun Nadhor Al Abbaar, mereka berdua tidak dikenal’”.

Terdapat jalan lain dari sahabat Abdullah bin Abbaas Rodhiyallahu anhu secara marfu’, Imam Suyuthi dalam kitab yang sama diatas, berkata :

حديث ابن عباس : أخرجه ابن عدى (6/347 ، ترجمة 1829 موسى بن محمد بن عطاء أبو طاهر المقدسى) مطولاً ، وقال : هذا حديث منكر

“Hadits Ibnu Abbaas Rodhiyallahu anhu, dikeluarkan oleh Ibnu Adiy (6/347) dalam biografi no. 1829 atas nama Musa bin Muhammad bin Athoo’ Abu Thoohir Al Maqdisiy secara panjang, lalu berkomentar : ‘hadits ini Mungkar’”.

Terdapat jalan lain dari Muawiyah bin Jaahimah Rodhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Nasa’I dalam “Sunannya” (no. 3104) dan Imam Baihaqi dalam “Syu’abul Iman” (no. 7449) dan selainnya dari jalan :

عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ طَلْحَةَ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ طَلْحَةَ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السَّلَمِيِّ أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ فَقَالَ هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا

“dari Ibnu Juraij ia berkata, akhbaronii Muhammad bin Tholhah –ibnu Abdillah bin Abdur Rokhman dari Bapaknya Tholhah dari Mu’awiyah bin Jaahimah As-Salamiy Rodhiyallahu anhu bahwa seorang dari penduduk Jaahimah datang kepada Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, lalu bertanya : ‘wahai Rasulullah, aku ingin berperang dan aku datang ingin bermusyawarah dengan engkau?’. Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bertanya : “apakah engkau memiliki ibu?”, orang tadi menjawab : ‘iya’. Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “tetaplah bersamanya, karena surga itu berada dibawah kedua kakinya”.

Muhammad bin Tholhah dan Bapaknya Tholhah dua orang perowi shoduq, Imam Al Albani dalam tahqiqnya terhadap Sunan Nasa’I memberikan status “حسن صحيح” untuk hadits ini. Imam Al Albani dalam “Irwaul Gholiil” (5/21) berkata :

أخرجه النسائي والحاكم ( 2 / 104 و 4 / 151 ) وأحمد ( 3 / 429 ) وابن أبي شيبة أيضا في ” مسنده ” ( 2 / 7 / 2 ) وقال الحاكم : ” صحيح الإسناد ” . ووافقه الذهبي . قلت : كذا قالا وطلحة بن عبد الله لم يوثقه غير ابن حبان لكن روى عنه جماعة فهو حسن الحديث إن شاء الله وفي ” التقريب ” : ” مقبول ” . وتابعه محمد بن إسحاق بن طلحة به . أخرجه ابن ماجه ( 2781 )

“diriwayatkan oleh Nasa’I dan Al Hakim (2/104 & 4/151), Ahmad (3/429), Ibnu Abi Syaibah juga dalam “Musnadnya” (2/7/2). Al Hakim berkata : ‘shahih sanadnya’, hal ini disetujui oleh Adz-Dzahabi. Aku (Al Albani) berkata : ‘demikian seperti yang mereka berdua katakana, Tholhah bin Abdullah tidak ditsiqohkan, kecuali oleh Ibnu Hibban, namun yang meriwayatkan darinya sejumlah ulama hadits, maka hasan haditsnya –Insya Allah-. Dalam “At-Taqriib” : ‘maqbul’ dan ia dimutaba’akhbaronii oleh Muhammad bin Ishaq bin Tholhah dengannya, dikeluarkan oleh Ibnu Majah (no. 2781)”.

Maka berdasarkan pemaparan diatas, hadits yang masyhur “Surga dibawah Kaki Ibu” adalah hadits yang shahih atau hasan dan makna hadits ini dikuatkan dengan firman Allah Azza wa Jalla agar kita berbakti kepada kedua orang tua, firman-Nya :

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا (23) وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا (24)

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (QS. Al Israa’ : 23-24).

Namun jangan sampai ada yang berpemahaman bahwa kemudian Ibu bisa sekehendak hati menentukan anaknya dapat masuk kedalam surga atau neraka, tetap saja yang berhak memasukkan seorang kepada surga dan neraka Allah adalah Allah Azza wa Jalla sendiri –dan kita berdoa, termasuk para penghuni surga. Amiin-. Artinya ketaatan kepada Ibu harus dibawah ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla. Barangkali karena alasan inilah Imam Al Albani mengatakan palsunya hadits berikut dalam “Adh-Dhoifah” (no. 593) dengan lafadz :

الجنة تحت أقدام الأمهات، من شئن أدخلن، ومن شئن أخرجن

“Surga dibawah telapak kaki Ibu, barangsiapa yang Ibu kehendaki dapat masuk surga dan jika Ibu berkehendak dapat mengeluarkannya dari surga”.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: