SYARAH BUKHORI KITAB GHUSUL BAB 7 BERKUMUR KETIKA MANDI

March 28, 2014 at 6:07 am | Posted in Penjelasan Bukhori | Leave a comment

بَابُ المَضْمَضَةِ وَالِاسْتِنْشَاقِ فِي الجَنَابَةِ

Bab 7 Berkumur-Kumur dan Menghirup Air ke Hidung ketika Mandi Janabah

 

Penjelasan :

 

Yakni bab ini menjelaskan hukum berkumur-kumur dan menghirup air ke hidung ketika mandi janabah. Dan yang dimaksud adalah berwudhu ketika mandi janabah.

 

Berkata Imam Bukhori :

259 – حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، قَالَ: حَدَّثَنِي سَالِمٌ، عَنْ كُرَيْبٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: حَدَّثَتْنَا مَيْمُونَةُ قَالَتْ: «صَبَبْتُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غُسْلًا، فَأَفْرَغَ بِيَمِينِهِ عَلَى يَسَارِهِ فَغَسَلَهُمَا، ثُمَّ غَسَلَ فَرْجَهُ، ثُمَّ قَالَ بِيَدِهِ الأَرْضَ فَمَسَحَهَا بِالتُّرَابِ، ثُمَّ غَسَلَهَا، ثُمَّ تَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ، وَأَفَاضَ عَلَى رَأْسِهِ، ثُمَّ تَنَحَّى، فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ، ثُمَّ أُتِيَ بِمِنْدِيلٍ فَلَمْ يَنْفُضْ بِهَا»

12). Hadits no. 259

“Haddatsanaa Umar bin Hafsh bin Ghiyaats ia berkata, haddatsanaa Bapakku, haddatsanaa Al A’masy ia berkata, haddatsani Saalim dari Kuroib dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu, ia berkata, haddatsanaa Maimunah rodhiyallahu anha, beliau berkata : “aku menuangakan air ke Nabi sholallahu alaihi wa salam pada saat mandi, Beliau memasukkan tangan kanannya lalu mengguyurkan air ke tangan kirinya, lalu mencuci keduanya, lalu mencuci kemaluannya, lalu mengusap-usap tangannya ke tanah, lalu mencucinya, lalu berkumur-kumur dan menghirup air ke hidung, lalu membasuh wajahnya dan meratakan basuhan ke kepalanya, lalu Beliau menyingkir (mentas-bs. Jawa), kemudian membasuh kedua kakinya. Kemudian dibawakan handuk, namun Beliau tidak mengeringkan dengannya”.

 

Penjelasan biografi perowi hadits :

 

Semua perowinya telah berlalu keterangannya.

 

Penjelasan Hadits :

  1.     Menurut Imam Ibnu Rajab Hanbali, bahwa dengan judul bab ini, seolah-olah Imam Bukhori berdalil tidak wajibnya berkumur-kumur dan menghirup air ke hidung ketika wudhu, karena wudhu dalam mandi janabah, para ulama bersepakat akan sunnahnya, sehingga perkara berkumur dan menghirup air ke hidung yang merupakan perkara ikutan dalam wudhu, dibawa kepada hukum sunnahnya juga.
  2.     Permasalahan mengeringkan bekas mandi atau wudhu dengan handuk, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan handuk dan boleh juga menggunakannya. Imam Ibnu Majah dalam “Sunannya”, memilki bahasan khusus yang beliau tempatkan dalam bab بَابُ الْمِنْدِيلِ بَعْدَ الْوُضُوءِ، وَبَعْدَالْغُسْلِ(bab sapu tangan/handuk setelah berwudhu dan setelah mandi). Beliau menurunkan 4 buah hadits, namun 1 buah hadits dinilai dhoif oleh Imam Al Albani, sehingga saya akan menurunkan 3 buah hadits saja :
  3.    Dari Ummu Hani binti Abi Tholib rodhiyallahu anha, beliau bercerita :

أَنَّهُ لَمَّا كَانَ عَامُ الْفَتْحِ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى غُسْلِهِ، فَسَتَرَتْ عَلَيْهِ فَاطِمَةُ بِثَوْبٍ، ثُمَّ أَخَذَ ثَوْبَهُ، فَالْتَحَفَ بِهِ

tatkala penaklukan Mekkah, Rasulullah sholallahu alaihi wa salam mandi, maka Fatimah rodhiyallahu anha menutupi Beliau dengan bajunya, lalu Nabi sholallahu alaihi wa salam menggunakan bajunya untuk mengeringkannya”. (dinilai shahih oleh Imam Al Albani).

  1.    Dari Maimunah rodhiyallahu anha, beliau berkata :

أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَوْبٍ، حِينَ اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ، فَرَدَّهُ، وَجَعَلَ يَنْفُضُ الْمَاءَ

aku mendatangi Rasulullah sholallahu alaihi wa salam dengan membawa baju, ketika Beliau sedang mandi janabah, namun Beliau menolaknya dan membiarkan air kering sendiri”. (dinilai shahih oleh Imam Al Albani). 

  1.    Dari Salman rodhiyallahu anhu, beliau berkata :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ، فَقَلَبَ جُبَّةَ صُوفٍ كَانَتْ عَلَيْهِ، فَمَسَحَ بِهَا وَجْهَهُ

bahwa Rasulullah sholallahu alaihi wa salam berwudhu, lalu menggunakan jubah wol yang Beliau kenakan untuk mengusap wajahnya”. (dihasankan oleh Imam Al Albani).

Imam Tirmidzi dalam “Sunannya” juga membahas masalah ini di bab بَابُ الْمِنْدِيلِ بَعْدَ الْوُضُوء(Bab sapu tangan setelah wudhu). Kemudian beliau menurunkan 2 buah hadits, tapi Imam Tirmidzi dan Imam Al Albani mendhoifkan kedua buah hadits tersebut. Setelah menyebutkan hadits yang kedua, Imam Tirmidzi berkomentar :

وَقَدْ رَخَّصَ قَوْمٌ مِنْ أَهْلِ العِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَمَنْ بَعْدَهُمْ فِي التَّمَنْدُلِ بَعْدَ الوُضُوءِ، وَمَنْ كَرِهَهُ إِنَّمَا كَرِهَهُ مِنْ قِبَلِ أَنَّهُ قِيلَ: إِنَّ الوُضُوءَ يُوزَنُ وَرُوِيَ ذَلِكَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ المُسَيِّبِ، وَالزُّهْرِيِّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ، قال: حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، قَالَ: حَدَّثَنِيهِ عَلِيُّ بْنُ مُجَاهِدٍ عَنِّي، وَهُوَ عِنْدِي ثِقَةٌ، عَنْ ثَعْلَبَة، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ: إِنَّمَا كُرِهَ المِنْدِيلُ بَعْدَ الوُضُوءِ لِأَنَّ الوُضُوءَ يُوزَنُ

“sebagian ulama sahabat Nabi sholallahu alaihi wa salam dan ulama setelahnya memberikan keringanan untuk menggunakan handuk/sapu tangan setelah wudhu. Bagi yang memakruhkannya, hanyalah mereka memakruhkannya karena, sesungguhnya (air) wudhu akan ditimbang, hal ini diriwayatkan dari Sa’id ibnul Musayyib dan Az-Zuhri. Haddatsanaa Muhammad bin Humaid ia berkata, haddatsanaa Jariir ia berkata, haddatsani Ali bin Muhammad –menurutku ia tsiqoh- dari Tsa’labah dari Az-Zuhri ia berkata : ‘hanyalah dimakruhkan menggunakan handuk setelah wudhu, karena wudhu akan ditimbang”.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: