Bab Niat – Hadits Inamal Amalu bin Niyaat

May 6, 2014 at 10:17 pm | Posted in Taliq Riyadhus Shoolihin | Leave a comment

Hadits No. 1

(1)- وعن أمير المؤمِنين أبي حَفْصٍ عمرَ بنِ الخطابِ بنِ نُفَيْلِ بنِ عبدِ العُزّى بن رياحِ بنِ عبدِ اللهِ بن قُرْطِ بن رَزاحِ بنِ عدِي بنِ كعب بنِ لُؤَيِّ بنِ غالبٍ القُرشِيِّ العَدويِّ – رضي الله عنه – ، قالَ : سَمِعتُ رَسُولَ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – ، يقُولُ : (( إنّمَا الأَعْمَالُ بالنِّيّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امرِىءٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هجرته إلى الله ورسوله ، فهجرته إلى الله ورسوله ، ومن كانت هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصيبُهَا ، أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكَحُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلى مَا هَاجَرَ إِلَيْه )) . مُتَّفَقٌ عَلَى صِحَّتِهِ . رَوَاهُ إمَامَا الْمُحَدّثِينَ ، أبُو عَبْدِ الله مُحَمَّدُ بْنُ إسْمَاعيلَ بْن إبراهِيمَ بْن المُغيرَةِ بنِ بَرْدِزْبهْ الجُعْفِيُّ البُخَارِيُّ ، وَأَبُو الحُسَيْنِ مُسْلمُ بْنُ الحَجَّاجِ بْنِ مُسْلمٍ الْقُشَيريُّ النَّيْسَابُورِيُّ رضي اللهُ عنهما فِي صحيحيهما اللَّذَيْنِ هما أَصَحُّ الكُتبِ المصنفةِ .

“dari Amirul Mukminin Abi Hafsh Umar bin Khothob bin Nufail bin Abdil Uzzaa bin Riyaah bin Abdillah bin Qurthi bin Rozaah bin ‘Ady bin Ka’ab bin Luai bin Ghoolib al-Qurosyi al-‘Adawy rodhiyallahu anhu, ia berkata : “aku mendengar Rasulullah sholallahu alaihi wa salam bersabda : “Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai dengan niatnya, barangsiapa yang niatnya berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Sedangkan barangsiapa yang hijrahnya kepada dunia yang diinginkannya atau kepada wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya kepada apa yang ia hijrahkan tersebut”.

Disepakati atas kesahihannya, diriwayatkan oleh 2 Imam Muhadits yakni Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrohim bin al-Mughiroh bin Bardizbah al-Ju’fiy al-Bukhori dan Abul Husain Muslim bin al-Hajjaaj bin Muslim al-Qusyairiy an-Naisabury rodhiyallahu anhumaa dalam kedua kitab shahihnya yang mana kitab tersebut adalah kitab hadits yang paling shahih.

Faedah :

  1. Niat ikhlas adalah separuh dasar agama, barangsiapa yang tidak mengikhlaskan niatnya, maka tidak akan diterima amalannya. Sedangkan separuh dasar agama lainnya adalah mutaba’ah, mengikuti Nabi sholallahu alaihi wa salam. Barangsiapa yang tidak merealisasikan kedua dasar ini, yakni niat yang ikhlas dan petunjuk dari Nabi sholallahu alaihi wa salam, maka amalannya niscaya seperti fatamorgana.
  2. Hijrah kepada dunia dan perhiasannya adalah perkara yang rendah dalam Islam.

 

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: