BAB NIAT – HADITS PAHALA ORANG YANG UDZUR BERJIHAD

May 7, 2014 at 11:13 pm | Posted in Taliq Riyadhus Shoolihin | Leave a comment

Orang yang Berniat Berjihad, namun Terhalangi Udzur maka Tetap akan Mendapatkan Pahala

 

Hadits No. 4

وعن أبي عبدِ اللهِ جابر بن عبدِ اللهِ الأنصاريِّ رَضي اللهُ عنهما ، قَالَ : كُنَّا مَعَ النَّبيِّ – صلى الله عليه وسلم – في غَزَاةٍ ، فَقالَ : (( إِنَّ بالمدِينَةِ لَرِجَالاً ما سِرْتُمْ مَسِيراً ، وَلاَ قَطَعْتُمْ وَادِياً ، إلاَّ كَانُوا مَعَكمْ حَبَسَهُمُ الْمَرَضُ )) . وَفي روَايَة : (( إلاَّ شَرَكُوكُمْ في الأجْرِ )) رواهُ مسلمٌ .

“dari  Abu Abdillah Jaabir bin Abdillah al-Anshory rodhiyallahu anhumaa ia berkata : “Kami bersama Nabi sholallahu alaihi wa salam dalam sebuah peperangan, Beliau sholallahu alaihi wa salam bersabda : “sesungguhnya di Madinah ada beberapa orang yang tidaklah kalian berjalan menempuh suatu perjalanan dan melewati lembah, kecuali mereka bersama kalian, (hanyalah) yang menghalangi mereka sakit”.

Dalam riwayat lain : “kecuali mereka berserikat dengan kalian dalam mendapatkan pahala”.

HR. Muslim.

ورواهُ البخاريُّ عن أنسٍ – رضي الله عنه – ، قَالَ : رَجَعْنَا مِنْ غَزْوَةِ تَبُوكَ مَعَ النَّبيِّ – صلى الله عليه وسلم – ، فقال : (( إنَّ أقْواماً خَلْفَنَا بالْمَدِينَةِ مَا سَلَكْنَا شِعْباً وَلاَ وَادياً ، إلاّ وَهُمْ مَعَنَا ؛ حَبَسَهُمُ العُذْرُ ))

Dalam riwayat Bukhori dari Anas rodhiyallahu anhu ia berkata : “kami kembali dari perang Tabuuk  bersama Nabi sholallahu alaihi wa salam, Beliau bersabda : “Sesungguhnya ada suatu kaum yang kita tinggalkan di Madinah, yang tidaklah kita berjalan melewati celah bukit atau lembah, kecuali mereka bersama kita, yang menghalangi mereka adalah udzur”.

 

Faedah :

  1. Seorang yang biasa beramal sholih kemudian karena ada suatu udzur, sehingga tidak bisa mengerjakan amal tersebut, maka tetap akan mendapatkan pahala, sebagaimana hadits diatas. Yang menguatkan hal ini juga adalah hadits Bukhori dari Abu Musa rodhiyallahu anhu bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda :

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

“Jika seorang hamba sakit atau bersafar, maka akan ditulis pahala seperti yang biasa ia lakukan ketika mukim dan sehat”.

  1. Niat sholih dapat pahala seperti orang yang mengerjakan amalan sholih tersebut, sekalipun ia tidak mengerjakannya karena adanya udzur.
  2. Hal ini dorongan agar kita senantiasa berniat untuk berjihad, dimana jihad adalah amalan yang memiliki pahala yang sangat besar, semoga udzurlah yang menghalangi kita untuk tidak terjun berjihad/berperang selama ini.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: