MENGGUNAKAN PENUTUP KETIKA MANDI

June 4, 2014 at 11:53 pm | Posted in Penjelasan Bukhori | Leave a comment

بَابُ التَّسَتُّرِ فِي الغُسْلِ عِنْدَ النَّاسِ

Bab 21 Menggunakan Penutup ketika Mandi

Dihadapan Orang-Orang

 

Penjelasan :

 

Yakni penjelasan tentang hukum menggunakan penutup ketika mandi dari pandangan orang lain. Imam Ibnu Bathol dalam “Syarah Bukhori” mengatakan :

أجمع العلماء على وجوب ستر العورة عن أعين الناظرين

“para ulama bersepakat atas wajibnya menutup aurat dari pandangan manusia”.

 

Berkata Imam Bukhori :

280 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي النَّضْرِ، مَوْلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ، أَنَّ أَبَا مُرَّةَ، مَوْلَى أُمِّ هَانِئٍ بِنْتِ أَبِي طَالِبٍ، أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، سَمِعَ أُمَّ هَانِئٍ بِنْتَ أَبِي طَالِبٍ، تَقُولُ: ذَهَبْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الفَتْحِ فَوَجَدْتُهُ يَغْتَسِلُ وَفَاطِمَةُ تَسْتُرُهُ فَقَالَ: «مَنْ هَذِهِ؟» فَقُلْتُ: أَنَا أُمُّ هَانِئٍ

33). Hadits no. 280

“Haddatsanaa Abdullah bin Maslamah bin Qo’nab dari Maalik dari Abin Nadhor –Maula Umar bin Abdullah- bahwa Abu Marroh –Maula Ummu Haani’ binti Abi Thoolib mengabarinya bahwa ia mendengar Ummu Haani’ bintu Abi Thoolib rodhiyallahu anha berkata : “aku hendak menemui Rasulullah sholallahu alaihi wa salam pada waktu penaklukan Mekkah, aku mendapatinya sedang mandi, sedangkan Faathimah rodhiyallahu anhu menutupi Nabi sholallahu alaihi wa salam. Nabi bersabda : “siapa ini?”, aku menjawab : “Ummu Haani'”.    

HR. Muslim no. 336

 

 

Penjelasan biografi perowi hadits :

Semua perowinya telah berlalu biografinya, kecuali :

 

1.  Nama                      : Abu Murroh Yaziid

Kelahiran                : –

Negeri tinggal         : Madinah

Komentar ulama      : Tabi’i wasiith, ditsiqohkan oleh Imam al-‘Ijli, Imam Ibnu Sa’ad dan Imam Ibnu Hibban.   

Hubungan Rowi       : Ummu Haani’ rodhiyallahu anha adalah bekas tuannya dan  salah seorang gurunya, sebagaimana ditulis oleh Imam Al Mizzi.

 

2.  Nama                      : Ummu Haani’ Faakhithoh bintu Abi Tholib rodhiyallahu anha

Kelahiran                : Wafat pada masa kekhalifahan Mu’awiyah rodhiyallahu anhu

Negeri tinggal         : Mekkah

Komentar ulama      : seorang Shohabiyyah yang masuk Islam, setelah penaklukkan Mekkah.   

Hubungan Rowi       : beliau rodhiyallahu anha bertemu dengan Rasulullah sholallahu alaihi wa salam pada saat penaklukkan Mekkah.

 

(Catatan : Semua biografi rowi dirujuk dari kitab tahdzibul kamal Al Mizzi dan Tahdzibut Tahdzib Ibnu Hajar)

 

Penjelasan Hadits :

  1. Hadits ini dalil wajibnya menggunakan penutup ketika mandi dihadapan orang lain.
  2. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh ashabus sunnah dan dihasankan oleh Imam Al Albani, bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda :

احْفَظْ عَوْرَتَكَ إِلَّا مِنْ زَوْجَتِكَ، أَوْ مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ

jagalah auratmu, kecuali kepada istri dan budak milikmu”.

Imam Ibnu Bathol mengatakan :

وأجمع العلماء على أن للرجل أن يرى عورة أهله وترى عورته

“para ulama bersepakat bahwa seorang laki-laki boleh melihat aurat keluarganya dan keluarganya juga boleh melihat auratnya”.

 

Berkata Imam Bukhori :

281 – حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، قَالَ: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الجَعْدِ، عَنْ كُرَيْبٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ مَيْمُونَةَ قَالَتْ: «سَتَرْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَغْتَسِلُ مِنَ الجَنَابَةِ، فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ صَبَّ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ، فَغَسَلَ فَرْجَهُ وَمَا أَصَابَهُ، ثُمَّ مَسَحَ بِيَدِهِ عَلَى الحَائِطِ أَوِ الأَرْضِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلاَةِ غَيْرَ رِجْلَيْهِ، ثُمَّ أَفَاضَ عَلَى جَسَدِهِ المَاءَ، ثُمَّ تَنَحَّى، فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ» تَابَعَهُ أَبُو عَوَانَةَ، وَابْنُ فُضَيْلٍ فِي السَّتْرِ

34). Hadits no. 281

“haddatsanaa Abdaan ia berkata, akhbaronaa Abdullah ia berkata, akhbaronaa Sufyaan dari Al-A’masy dari Saalim bin Abil Ja’di dari Kuroib dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu dari Maimunah rodhiyallahu anha beliau berkata : “aku menutupi Nabi sholallahu alaihi wa salam pada waktu Beliau mandi janabah. Beliau mencuci kedua tangannya, lalu mengguyurkan dengan tangan kanannya ke tangan kiri, lalu mencuci kemaluannya dan yang terkena mani, lalu mengusap tangannya ke dinding atau tanah, lalu berwudhu seperti wudhu untuk sholat, tanpa mencuci kakuinya, lalu mengguyurkan air keseluruh tubuhnya, lalu mentas, kemudian mencuci kedua kakinya”.

Abu ‘Awaanah dan Ibnu Fudhoil memutaba’ahinya dalam lafadz “menutupi”.

HR. Muslim no. 337     

 

Penjelasan biografi perowi hadits :

 

Semua perowinya telah berlalu biografinya. Abu ‘Awaanah dan Ibnu Fudhoil memutabaahi Sufyan dalam meriwayatkan dalam lafadz “aku menutupi Nabi sholallahu alaihi wa salam”.

 

Penjelasan Hadits :

  1. Pada hadits pertama menunjukkan bahwa anak perempuan boleh menutupi ayahnya yang sedang mandi, sedangkan pada hadits yang kedua seorang istri boleh menutupi suaminya yang sedang mandi.
  2. Keutamaan Faathimah dan Maimunah rodhiyallahu anhumaa dalam berkhidmat kepada Nabi sholallahu alaihi wa salam.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: