ITSBAT WAJAH BAGI ALLAH

June 15, 2014 at 3:43 am | Posted in Syarah Kitab Tauhid Ibnu Khuzaimah | Leave a comment

Imam Ibnu Khuzaimah berkata :

 حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا حَمَّادُ ، يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنَّا جُلُوسًا فِي الْمَسْجِدِ فَدَخَلَ عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ فَصَلِّي صَلاةً أَخَفَّهَا فَمَرَّ بِنَا فَقِيلَ لَهُ يَا أَبَا الْيَقْظَانِ خَفَّفْتَ الصَّلاةَ فَقَالَ أَوَ خَفِيفَةً رَأَيْتُمُوهَا قُلْنَا نَعَمْ قَالَ أَمَا أَنِّي قَدْ دَعَوْتُ فِيهَا بِدُعَاءٍ قَدْ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ مَضَى فَاتَّبَعَهُ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ قَالَ عَطَاءٌ يَرَوْنَهُ أَبِي اتَّبَعَهُ وَلَكِنَّهُ كَرِهَ أَنْ يَقُولَ اتبعته فَسَأَلَهُ عَنِ الدُّعَاءِ ثُمَّ رَجَعَ فَأَخْبَرَهُمْ بِالدُّعَاءِ اللَّهُمَّ بِعِلْمِكَ الْغَيْبِ وَقُدْرَتِكَ عَلَى الْخَلْقِ أَجْمَعِينَ أَحْيِنِي مَا عَلِمْتَ الْحَيَاةَ خَيْرًا لِي وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي اللَّهُمَّ وَأَسْأَلُكَ خَشْيَتَكَ فِي الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ وَكَلِمَةَ الْحَقِّ وَالْعَدْلَ فِي الْغَضَبِ وَالرِّضَا وَأَسْأَلُكَ الْقَصْدَ فِي الْفَقْرِ وَالْغِنَى وَأَسْأَلُكَ نَعِيمًا لا يَبِيدُ وَأَسْأَلُكَ قُرَّةَ عَيْنٍ لا تَنْقَطِعُ وَأَسْأَلُكَ الرِّضَا بَعْدَ الْقَضَاءِ وَأَسْأَلُكَ بَرْدَ الْعَيْشِ بَعْدَ الْمَوْتِ وَأَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ وَأَسْأَلُكَ الشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ فِي غَيْرِ ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ وَلا فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ اللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِينَةِ الإِيمَانِ واجعلنا هُدَاةً مُهْتَدِينَ.

قال أبو بكر ألا يعقل ذوو الحجا ـ يا طلاب العلم ـ أن النبي صلى الله عليه وسلم لا يسأل ربه ما لا يجوز كونه ففي مسألة النبي صلى الله عليه وسلم ربه لذة النظر لى وجهه أبين البيان وأوضح الوضوح أن لله عز وجل وجهًا يتلذذ بالنظر إليه من منّ الله جل وعلا عليه وتفضل بالنظر إلى وجهه.

وللنظر إلى وجهه يوم المعاد باب سيأتي في موضعه منّ الله بهذه الكرامة على من يشاء من عباده المؤمنين.

قد أمليت أخبار النبي صلى الله عليه وسلم من صام يومًا في سبيل الله ابتغاء وجه الله باعد الله وجهه عن النار سبعين خريفًا بعضه في كتاب الجهاد فأغنى ذلك عن تكراره في هذا الموضع.

 

Terjemahan :

Hadits No. 13

Haddatsanaa Ahmah bin ‘Abdah adh-Dhobiy ia berkata, haddatsanaa Hammaad yakni ibnu Zaid dari ‘Athoo’ bin as-Saaib dari Bapaknya ia berkata : “kami sedang duduk-duduk di masjid, lalu masuk ‘Ammaar bin Yaasir rodhiyallahu anhu, kemudian beliau sholat dengan sholat yang sangat ringkas, lalu beliau melewati kami dan dikatakan kepadanya, wahai Abul Yaqdhoon, engkau meringankan sholat? Beliau rodhiyallahu anhu menjawab, atau meringankanya, sebagaimana yang kalian lihat. Kami menjawab, iya benar. Lalu beliau rodhiyallahu anhu berkata, aku telah berdoa dengan suatu doa yang aku pernah mendengarnya dari Rasulullah sholallahu alaihi wa salam. lalu beliau berlalu, kemudian ada seorang dari kami yang mengikutinya

Athoo berkata, kaum tersebut melihat bapakku yang mengikutinya, namun bapakku tidak suka dikatakan, aku mengikutinya, lalu bapakku bertanya kepada ‘Ammaar rodhiyallahu anhu tentang doa tersebut, lalu kembali dan mengabarkan kepada kaumnya doa tersebut yakni :

“Yaa Allah dengan ilmu-Mu yang ghoib dan kemampuan-Mu terhadap seluruh makhluk, hidupkanlah aku dengan apa yang Engkau ajarkan berupa kehidupan yang baik bagiku dan wafatkanlah aku, jika kematian itu baik bagiku. Ya Allah aku memohon kepada-Mu dengan penyingkapan-Mu terhadap yang ghoib dan yang nampak serta dengan kalimat yang hak dan adil dalam kemurkaan dan keridhoan. Aku memohon kepada-Mu maksud daam kafakiran dan kekayaan. Aku memohon kepada-Mu kenikmatan yang tidak sirna. Aku memohon kepada-Mu penyejuk pandangan yang tidak pernah terputus. Aku memohon kepada-Mu keridhoan setelah ditetapkannya takdir. Aku mohon kepada-Mu kesejukan hidup setelah kematian. Aku memohon kepada-Mu kenikmatan memandang Wajah-Mu. Aku memohon kepada-Mu kemudahan berjumpa dengan-Mu tanpa kemudhorotan dan memudhoroti, tanpa fitnah dan kesesatan. Ya Allah hiasilah dengan hiasan iman dan jadikan kami petunjuk dan orang yang memberikan petunjuk”.

Imam Ibnu Khuzaimah berkata: ‘apakah anda tidak memiliki akal wahai dzawul hajjaa –wahai penuntut ilmu- bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam tidak meminta kepada Rabbnya sesuatu yang tidak boleh, maka dengan kenyataan bahwa Beliau sholallahu alaihi wa salam meminta untuk kelezatan memandang Wajah Allah, terdapat didalamnya penjelasan yang sangat jelas dan penerangan yang sangat terang bahwa Allah Azza wa Jalla memiliki wajah yang orang-orang yang masuk surga berlezat-lezat dalam memandang Wajah-Nya dan itu sebagai kelebihan dari kenikmatan surga’.

Untuk masalah memandang Wajah-Nya pada hari kiamat, akan datang penjelasannya dengan hidayah dari Allah kepada hamba mukmin yang dikehendaki-Nya.

Aku telah menampilkan hadits-hadits Nabi sholallahu alaihi wa salam : “Barangsiapa yang berpuasa satu hari di jalan Allah dengan mengharap Wajah Allah, Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 tahun “.

Aku menyebutkan sebagian hadits-hadit tersebut dalam kitab jihad, maka aku merasa cukup untuk mengulanginya lagi di tempat ini.

 

Ta’liq :

Semua perowinya tsiqoh, hanya saja ‘Athoo’ bin as-Saaib telah berubah hapalanya menjelang akhir hayatnya, namun karena yang meriwayatkannya adalah Hammaad bin Zaid yang mendengar sebelum perubahan hapalannya, maka haditsnya shahih. Hadits ini diriwayatkan juga oleh Nasa’i dalam sunannya (no. 1304-cet. Daarul Ma’rifah) lalu dishahihkan oleh Imam Al Albani, kemudian Imam Ibnu Hibban dalam Shahihnya (no. 1971-cet, Muasasah ar-Risalah), lalu dikatakan oleh Syaikh Syu’aib Arnauth sanadnya kuat. Dan juga para Aimah hadits lainnya telah meriwayatkan hadits ini.

Syahid dari hadits ini dalam masalah istbat wajah adalah sabda Nabi sholallahu alaihi wa salam : “Aku memohon kepada-Mu kenikmatan memandang Wajah-Mu”.

Makna hadits diatas adalah dikatakan sendiri oleh Imam Ibnu Khuzaimah kepada orang-orang yang mengingkari bahwa Allah memiliki wajah, yakni beliau berkata : ‘apakah anda tidak memiliki akal wahai dzawul hajjaa –wahai penuntut ilmu- bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam tidak meminta kepada Rabbnya sesuatu yang tidak boleh, maka dengan kenyataan bahwa Beliau sholallahu alaihi wa salam meminta untuk kelezatan memandang Wajah Allah, terdapat didalamnya penjelasan yang sangat jelas dan penerangan yang sangat terang bahwa Allah Azza wa Jalla memiliki wajah yang orang-orang yang masuk surga berlezat-lezat dalam memandang Wajah-Nya dan itu sebagai kelebihan dari kenikmatan surga’.

Kemudian Imam Ibnu Khuzaimah membawakan hadits yang kedua tanpa sanad, yakni tentang orang yang berpuasa di jalan Allah dengan mengharapkan Wajah Allah. Beliau sendiri sebenarnya telah mengisyaratkan bahwa hadits ini disebutkan dalam kitab lainnya dan itu benar yakni Imam Ibnu Khuzaimah telah meriwayatkan hadits ini dengan sanadnya di kitab Shahihnya (no. 2113-cet. Al-Maktab al-Islamiy) dari jalan :

حدثنا محمد بن يحيى حدثنا حجاج بن منهال حدثنا حماد عن سهيل بن أبي صالح عن النعمان بن أبي عياش عن أبي سعيد الخدري : أن النبي صلى الله عليه و سلم قال

Haddatsanaa Muhammad bin Yahya, haddatsanaa Hajjaaj bin Minhaal, haddatsanaa Hammaad dari Suhail bin Abi Shoolih dari an-Nu’maan bin Abi ‘Ayaasy dari Abi Said al-Khudriy rodhiyallahu anhu bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda : al-Hadits.

Syaikh Musthofa al-Adhomiy pentahqiq shahih Ibnu Khuzaimah berkata, al-Albani mengatakan bahwa para perowinya adalah para perowi shahih.

Hadits tersebut diriwayatkan juga oleh Imam Muslim dalam Shahihnya (no. 1153-cet. Daaru Ihyaut Turots) dan para Aimah hadits lainnya.

Makna hadits diatas dikatakan oleh Imam Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim :

فَضِيلَةُ الصِّيَامِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ، وَهُوَ مَحْمُولٌ عَلَى مَنْ لَا يَتَضَرَّرُ بِهِ ، وَلَا يُفَوِّتُ بِهِ حَقًّا ، وَلَا يَخْتَلُّ بِهِ قِتَاله وَلَا غَيْرُهُ مِنْ مُهِمَّاتِ غَزْوِهِ ، وَمَعْنَاهُ : الْمُبَاعَدَةُ عَنْ النَّارِ ، وَالْمُعَافَاة مِنْهَا

Keutamaan berpuasa di jalan Allah dan ini dibawa kepada kondisi puasanya tadi tidak memberatkannya, tidak mengurangi haknya, tidak membuat lemah dalam peperangan dan hal-hal penting lainnya dalam peperangan. Sedangkan makna dijauhkan dari neraka adalah mendapatkan penjagaan dari masuk kedalam neraka.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: