HUKUM TIDUR DALAM KONDISI JUNUB

June 17, 2014 at 11:27 pm | Posted in Penjelasan Bukhori | Leave a comment

بَابُ نَوْمِ الجُنُبِ

Bab 26 Tidurnya Orang yang Junub

 

Penjelasan :

 

Yakni penjelasan tentang hukum apakah orang yang junub boleh tidur, tanpa mandi janabah terlebih dahulu?. Sebagian ulama mengatakan hendaknya ia wudhu terlebih dahulu sebelum tidur dan pada bab berikutnya, Imam Bukhori akan membahas masalah berwudhu sebelum tidur. Namun jika muncul pertanyaan lagi, apakah seorang yang junub, ia belum mandi dan wudhu, bolehkan baginya tidur?, maka yang rajih adalah boleh baginya tidur, tanpa mandi atau berwudhu terlebih dahulu.

Imam Ibnu Bathool dalam Syarah Bukhori menukil beberapa perkataan ulama yang membolehkan orang yang junub tidur, tanpa berwudhu terlebih dahulu, kata beliau :

وروى عن سعيد بن المسيب أنه قال: إن شاء أن ينام قبل أن يتوضأ، وإليه ذهب أبو يوسف، فقال: لا بأس أن ينام الجنب قبل أن يتوضأ، لأن الوضوء لا يخرجه من حال الجنابة إلى حال الطهارة

“diriwayatkan dari Sa’id ibnul Musayyib bahwa beliau berkata : ‘jika ia mau dapat tidur, sebelum berwudhu’. Dan ini juga pendapat Abu Yusuf, beliau berkata : ‘tidak mengapa orang yang junub tidur, sebelum berwudhu, karena wudhu tidak merubah dari kondisi janabah menjadi suci’.   

Hujjah para ulama yang berpendapat bahwa tidak wajib bagi orang yang mau tidur untuk berwudhu terlebih dahulu adalah sebuah hadits dari Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu anha, dimana beliau berkata :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «يُجْنِبُ ثُمَّ يَنَامُ وَلَا يَمَسُّ مَاءً حَتَّى يَقُومَ بَعْدَ ذَلِكَ فَيَغْتَسِلَ»

Rasulullah sholallahu alaihi wa salam pernah junub lalu tidur dan belum menyentuh air, sampai Beliau bangun, kemudian baru mandi janabah” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Imam al-Albani).

 

Berkata Imam Bukhori :

287 – حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الخَطَّابِ، سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَرْقُدُ أَحَدُنَا وَهُوَ جُنُبٌ؟ قَالَ: «نَعَمْ إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ، فَلْيَرْقُدْ وَهُوَ جُنُبٌ»

 

40). Hadits no. 287

“Haddatsanaa Qutaibah ia berkata, haddatsanaa al-Laits dari Naafi’ dari Ibnu Umar rodhiyallahu anhu bahwa Umar bin Khothob rodhiyallahu anhu pernah bertanya kepada Rasulullah sholallahu alaihi wa salam : “apakah kami boleh tidur dalam kondisi junub?”, Nabi sholallahu alaihi wa salam menjawab : “iya, jika kalian telah berwudhu, maka silakan tidur dalam kondisi junub”.

HR. Muslim no. 306    

 

Penjelasan biografi perowi hadits :

Semua perowinya telah berlalu biografinya.

 

Penjelasan Hadits :

  1. Dianjurkannya berwudhu sebelum tidur dan kami memiliki artikel pembahasan tersendiri mengenai bab ini.
  2. Bolehnya seorang yang junub tidur, sekalipun dalam kondisi janabah.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: