TENTANG KESOMBONGAN (TA’LIQ AL KABAIR)

August 3, 2014 at 7:17 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

” ٣ ” باب ذكر الكبر

وقول الله تعالى : { إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا } [النساء : ٣٦] .

وقول الله تعالى : { إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ } [لقمان : ١٨] .

وقول الله تعالى : { فَلَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ } [النحل : ٢٩] .

٤ – عن ابن مسعود – رضي الله عنه – قال : قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم : – «لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ» قَالَ رَجُلٌ: إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً، قَالَ: «إِنَّ اللهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ، الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ، وَغَمْطُ النَّاسِ»

رواه مسلم .

٥ – روى البخاري عن حارثة بن وهب رضي الله عنه أن رسول الله – صلى الله عليه وسلم – قال : أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ: كُلُّ عُتُلٍّ، جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ

٦ – ولأحمد وصححه ابن حبان من حديث أبي سعيد رضي الله عنه رفعه : مَنْ تَوَاضَعَ لِلَّهِ دَرَجَةً رَفَعَهُ اللهُ دَرَجَةً، حَتَّى يَجْعَلَهُ فِي عِلِّيِّينَ، وَمَنْ تَكَبَّرَ عَلَى اللهِ دَرَجَةً، وَضَعَهُ  اللهُ دَرَجَةً، حَتَّى يَجْعَلَهُ فِي أَسْفَلِ السَّافِلِينَ “

٧ – وللطبراني عن ابن عمر – رضي الله عنهما – رفعه : إِيَّاكُمْ وَالْكِبْرَ ، فَإِنَّ الْكِبَرَ يَكُونُ فِي الرَّجُلِ وَإِنَّ عَلَيْهِ الْعَبَاءَةَ .رواته ثقات .

  • TENTANG KESOMBONGAN

 Allah I berfirman :

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. {QS. An Nisaa (4) : 36}

Dan firman-Nya :

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. {QS. Luqman (31) : 18}

Dan firman-Nya :

“Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu”. {QS. An Nahl (16) : 29}

 4. Dari Ibnu Mas’ud t ia berkata bahwa Rasulullah r bersabda :

“Tidak masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat sebesar biji dzarrah sifat sombong”. Maka berkata seorang laki-laki, ‘Ya Rasulullah, sesungguhnya seseorang itu menyukai berpakaian yang bagus-bagus dan sandal yang bagus pula’ Beliau r bersabda : “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong itu menolak kebenaran dan merendahkan sesama manusia”. (HR. Muslim)

Tahqiqiy : diriwayatkan oleh Imam Muslim (no. 91).

Penjelasan : Imam Ibnu Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Sholihin menjelaskan bahwa kesombongan ada dua yaitu sombong dari kebenaran dan membenci kebenaran, maka ini kafir, orang tersebut akan kekal didalam neraka, karena mati dalam kekafiran. Sedangkan sombong yang kedua adalah sombong kepada orang lain, namun tidak sombong dalam masalah ibadah, maka orang ini tidak masuk surga secara sempurna dalam artian tidak didahului adzab neraka terlebih dahulu, jika masih ada ketauhidan dalam dirinya. Namun perkara terserah Kehendak Allah, akan dimaafkan atau dimasukkan ke neraka terlebih dahulu –Na’udzubillahi min Dzalik- baru dimasukkan kedalam surga.

Apakah anda memiliki tubuh yang kuat sehingga anda dapat menembus bumi atau tubuh anda bisa menjadi tinggi setinggi gunung? Jika tidak bisa, kenapa anda harus sombong, padahal Allah Subhanahu wa Ta’alaa berfirman :

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. (QS. Al Israa’ : 37).

 5. Imam Bukhari meriwayatkan dari Haritsah bin Wahab t bahwa Rasulullah r bersabda:

“Maukah kalian aku kabarkan tentang penghuni neraka? Yaitu setiap orang yang berlaku kejam, rakus dan sombong”.

Tahqiqiy : diriwayatkan oleh Imam Bukhori (no. 4918) dan Imam Muslim (no. 2853).

Penjelasan : ini adalah ciri-ciri penghuni neraka –na’udzu billahi min dzalik-.

 6. Dari Imam Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban dari hadits Abu Sa’id t, ia memarfu’kannya. Nabi r bersabda :

“Barangsiapa yang tawadhu’ kepada Allah I satu derajat maka Allah I akan mengangkat derajatnya hingga ditempatkan pada tempat yang paling tinggi. Barangsiapa yang takabur kepada Allah I satu derajat maka Allah I akan merendahkannya beberapa derajat hingga ditempatkan pada tempat yang paling rendah”.

Tahqiqiy : diriwayatkan oleh Imam Ahmad (no. 11724), Imam Ibnu Hibban (no. 5678) dan selainnya semuanya dari jalan Darrooj dari Abul Haitsaim dari Abu Sa’id al-Khudriy Rodhiyallahu ‘anhu secara marfu’. Sanad hadits ini lemah, karena Darrooj haditsnya dhoif jika meriwayatkan dari Abul Haitsam. Hadits ini didhoifkan oleh Imam Al Albani dan Syaikh Syu’aib Arnauth.

 7. Dari Ath Thabrani, dari Ibnu ‘Umar t, ia memarfu’kannya. Nabi r bersabda :

“Hati-hatilah kalian dari sifat sombong karena kesombongan terjadi pada setiap orang sekalipun ia adalah orang yang paling dungu”. (Perowinya para perowi tsiqoh).

Tahqiqiy : diriwayatkan oleh Thabrani dalam Mu’jam Kabiir (no. 865) dan Mu’jm Ausath (no. 554) dari Suwaid bin Abdul Aziz, dari Abdullah bin Humaid dari Thawus bin Kaisaan dari Ibnu Umar Rodhiyallahu ‘anhu secara marfu. Sanad ini lemah, dengan sebab Suwaid seorang perowi yang dhoif. Perkataan Imam Muhammad bin Abdul Wahhab, bahwa para perowinya tsiqoh adalah kekeliruan, mungkin beliau mengikuti Al Hafidz Ibnu Hajar yang mengatakan hal seperti itu dalam Fathul Bari (10/491-cet. Darul Ma’rifah) dan Imam Haitsami dalam Majmu’uz Zawaaid (11/112-cet. Darul Fikr). Namun Imam Al Albani telah menyanggah mereka semua, kata beliau dalam adh-Dhoifah (no. 6667) :

وهو ضعيف متروك، ضعفه الجمهور، وتركه أحمد والبخاري

 Suwaid dhoif matruk, didhoifkan oleh mayoritas ulama, Ahmad dan Bukhori mematrukkanya.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: