SURAT AN NISAA’ AYAT 128

September 1, 2014 at 8:50 pm | Posted in Syarah Kitab Tafsir min Shahih Muslim | Leave a comment

Imam Muslim berkata :

13 – (3021) حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ: {وَإِنِ امْرَأَةٌ خَافَتْ مِنْ بَعْلِهَا نُشُوزًا أَوْ إِعْرَاضًا} [النساء: 128] الْآيَةَ، قَالَتْ: ” أُنْزِلَتْ فِي الْمَرْأَةِ تَكُونُ عِنْدَ الرَّجُلِ، فَتَطُولُ صُحْبَتُهَا، فَيُرِيدُ طَلَاقَهَا، فَتَقُولُ: لَا تُطَلِّقْنِي، وَأَمْسِكْنِي، وَأَنْتَ فِي حِلٍّ مِنِّي، فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةَ “

13). Hadits no. 3021

Haddatsanaa Abu Bakar bin Abi Syaibah, haddatsanaa ‘Abdah bin Sulaimaan dari Hisyaam dari Bapaknya dari Aisyah rodhiyallahu anha tentang Firman-Nya : { Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya} (QS. An Nisaa’ : 128). Aisyah rodhiyallahu anha : “diturunkan berkenaan dengan seorang wanita yang mempunyai suami dan sudah lama menikah, suaminya hendak  menceraikannya, maka si istri berkata : “jangan ceraikan aku, tahanlah aku, dan engkau gugur menafkahiku, maka turunlah ayat ini”.

Diriwayatkan juga oleh Imam Bukhori no. 2450.

Imam Muslim berkata :

14 – (3021) حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ: {وَإِنِ امْرَأَةٌ خَافَتْ مِنْ بَعْلِهَا نُشُوزًا أَوْ إِعْرَاضًا} [النساء: 128] قَالَتْ: ” نَزَلَتْ فِي الْمَرْأَةِ تَكُونُ عِنْدَ الرَّجُلِ، فَلَعَلَّهُ أَنْ لَا يَسْتَكْثِرَ مِنْهَا، وَتَكُونُ لَهَا صُحْبَةٌ وَوَلَدٌ، فَتَكْرَهُ أَنْ يُفَارِقَهَا، فَتَقُولُ لَهُ: أَنْتَ فِي حِلٍّ مِنْ شَأْنِي

14). Hadits no. 3021

Haddatsanaa Abu Kuroib, haddatsanaa Abu Usaamah, haddatsanaa Hisyaam dari Bapaknya dari Aisyah rodhiyallahu anha tentang Firman-Nya : { Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya} (QS. An Nisaa’ : 128). Aisyah rodhiyallahu anha : “diturunkan berkenaan dengan seorang wanita yang mempunyai suami dan suaminya sudah tidak berminat dengan istrinya lagi, mereka sudah lama bergaul dan sudah memiliki anak, maka si istri tidak mau kalau diceraikan, maka ia berkata kepada suaminya : “engkau gugur menafkahiku”.

Diriwayatkan juga oleh Imam Bukhori no. 2450.

 

Penjelasan Hadits :

  1. Imam as-Sa’di menafsirkan ayat ini dengan :

ترفعه عنها وعدم رغبته فيها وإعراضه عنها، فالأحسن في هذه الحالة أن يصلحا بينهما صلحا بأن تسمح المرأة عن بعض حقوقها اللازمة لزوجها على وجه تبقى مع زوجها، إما أن ترضى بأقل من الواجب لها من النفقة أو الكسوة أو المسكن، أو القسم بأن تسقط حقها منه، أو تهب يومها وليلتها لزوجها أو لضرتها.

فإذا اتفقا على هذه الحالة فلا جناح ولا بأس عليهما فيها، لا عليها ولا على الزوج، فيجوز حينئذ لزوجها البقاء معها على هذه الحال، وهي خير من الفرقة، ولهذا قال: { وَالصُّلْحُ خَيْرٌ } . [ ص 207 ]

 

Yakni suaminya mengacuhkannya, sudah tidak berminat dengannya dan berpaling darinya, maka dalam kondisi seperti ini, bagusnya mereka saling berdamai, si istri merelakan sebagian hak yang seharusnya diterima dari suaminya agar tetap mempertahankan dirinya, bisa dengan mengurangi sedikit jatah nafkah yang wajib diberikan suaminya atau pakaian atau tempat tinggalnya atau mengurangi hak giliran untuknya atau menghadiahkan hak giliran harinya untuk istri suaminya yang lain.

Jika keduanya sepakat, maka tidak mengapa untuk menunaikan kesepakatan tersebut, tidak masalah bagi istri dan juga bagi suaminya, maka ketika itu sang suami tetap mempertahankannya, ini lebih baik daripada perceraian, oleh karenanya Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa berfirman : “Perdamaian itu lebih baik”.

  1. Karena bagaimana pun terkadang perceraian adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda :

أَبْغَضُ الْحَلَالِ إِلَى اللَّهِ الطَّلَاقُ

Perkara Halal yang paling dibenci Allah adalah perceraian.

Para ulama berbeda pendapat dalam status sanadnya, sebagian ulama peneliti seperti Imam Abu Hatim mengatakan bahwa hadits ini mursal, sehingga termasuk kategori hadits dhoif. Hadits ini didhoifkan juga oleh Imam Al Albani.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: