SIAPA YANG ULAMA MUTAQODIMIN YANG MEN-SYADZ-KAN HADITS TAHRIK DALAM TASYAHUD?

September 9, 2014 at 3:58 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

SIAPA YANG ULAMA MUTAQODIMIN YANG MEN-SYADZ-KAN HADITS TAHRIK DALAM TASYAHUD

 

Tahrik yakni menggerak-gerakkan jari telunjuk pada saat tasyahud awal dan akhir telah terjadi perbedaan pandangan ulama dalam mengamalkannya dan telah datang riwayat dari Zaidah ibnu Qudamah dari ‘Aashim bin Kulaib dari Bapaknya dari Wail bin Hujr rodhiyallahu anhu yang menyaksikan bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam sholat dengan menggerak-gerakkan (tahrik) telunjuknya pada saat tasyahud. Telah masyhur penilaian para pengkaji hadits kontemporer terhadap hadits ini, sebagian ada yang mengatakan bahwa riwayat tahrik adalah tambahan dari Zaidah ibnu Qudamah yang Syadz (ganjil), artinya haditsnya menyelisihi perowi yang lebih tsiqoh dan kuat darinya.

Saya disini tidak akan mengkaji haditsnya tersebut –barangkali pada kesempatan lain, In Syaa Allah-. Namun ada satu hal yang menarik yang menggelitk rasa penasaran ketika saya membaca kata pengantar al-Ustadz al-Fadhil Abdul Hakim Abdat terhadap buku karya al-Ustadz Ibnu Saini –Rahimahullah- yang berjudul “petunjuk bagi mereka yang menolak untuk menggerakkan jari Telunjuk ketika Tasyahud”. Ust. Abdul Hakim berkata dalam pengantaranya :

Keempat : sebagian mereka telah melemahkan hadits Waa-il bin Hujr dari jalan Zaa-idah bin Qudamah. Mereka mengatakan bahwa riwayat Zaa-idah ini syadz!? Alasan mereka sangat lemah, lebih lemah dari sarang laba-laba! Bantahan untuk mereka ini banyak sekali dari beberapa jalan, diantaranya :

  1. Tidak ada seorang pun ulama ahli hadits yang dahulu maupun sekarang yang melemahkan hadits Waa-il dari jalan Zaa-idah kecuali para pemula….

Yang menarik bagi saya adalah perkataan Ustadz Abdul Hakim bahwa tidak ada ulama mutaqodimin yang mengatakan syadz terhadap hadits ini. Benarkah itu? Lalu saya mendapati secara kebetulan dalam website resmi asy-Syaikh al-Muhaddits Muqbil bin Hadi, beliau pernah ditanya dengan sebuah pertanyaan –yang saya tidak tahu apakah pernyataan Ust. Abdul Hakim barangkali sampai ke Yaman atau memang kebetulan ada yang bertanya seperti itu, Wallahu A’lam-  yakni asy-Syaikh Muqbil ditanya :

نص السؤال: هل من أهل العلم المتقدمين من تلفظ بأن تحريك الأصبع في التشهد بأنه شاذ وهل يوجد ضابط يفرق بين الضابط والشذوذ ؟

Soal : siapakah ulama mutaqodimin yang menyatakan bahwa menggerak-gerakkan jari dalam tasyahud adalah hadits Syadz dan apa ada batasan yang membedakan antara hadits yang kuat dan yang syadz?

فيه إشارات إلى أنّه تفرّد بها زائدة بن قُدامة ، ولكن مثل هذا يخالف بَضعة عشر رجلاً ، بعضهم أثبت من زائدة بن قدامة ، وإن كان زائدةُ _ رحمه الله _ ثقةً ثبتاً ، لكن بعضهم أثبت منه ، فعلى هذا يُعدُّ شاذّاً ، وأنا أقول إذا لم يكن المخالفة ثلاثة عشر رجلاً منهم السّفيانان ومنهم شُعبة ومنهم يحيى بن سعيد القطّان وجماعة ، إذا لم تكن مخالفتهم شُذوذاً فما في الدنيا شاذ ! ، نعم ، فعلى هذا ما كتبه أخونا الفاضل أحمد بن سعيد في شذوذ التحريك صواب ، وجزاه الله خيراً .

Jawab : didalamnya ada isyarat kesendirian Zaidah bin Qudamah, namun yang seperti ini yang menyelisihi lebih dari belasan perowi, sebagian mereka lebih tsabit dari Zaidah bin Qudamah, sekalipun Zaidah sendiri adalah perowi tsiqoh tsabat. Namun sebagian (yang menyelisihi beliau-pent.) lebih atsbat darinya, oleh karenanya maka terhitung sebagai syadz. Ana katakan jika penyelisihan 13 perowi –diantaranya 2 orang Sufyan, Syu’bah dan Yahya bin Sa’id al-Qohthoon serta jamaah, jika perselisihan ini bukan syadz, maka tidak ada di dunia ini hadits syadz!. Na’am berdasarkan ini akhuunaa al-Faadhil Ahmad bin Sa’id telah menulis syadznya hadits tahriik, Jazaahullah khoir.

(http://muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=1241)

Lihat! dalam jawaban tersebut, Syaikh Muqbil tidak menyebutkan siapa ulama mutaqodimin yang mengatakan hadits ini syadz, beliau hanya menyatakan “bahwa jika hadits ini tidak syadz, maka tidak ada lagi hadits syadz di dunia ini”.

So.. saya masih mencari atau memang tidak ada ulama mutaqodimin yang mengatakan hadits ini Syadz?.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: