BERSERIKAT DALAM HEWAN KURBAN

September 11, 2014 at 4:54 pm | Posted in fiqih | 2 Comments

BERSERIKAT DALAM HEWAN KURBAN

 

Yang masyhur bahwa untuk Unta dan Sapi dapat ditanggung oleh 7 orang untuk dijadikan kurban. Jadi ada 7 orang yang urunan untuk membeli satu ekor Sapi atau Unta untuk dijadikan hewan kurban. Bahkan jika dari 7 orang tersebut meniatkan bagian dari Sapi atau Unta yang disembelih tersebut untuk selain kurban, misalnya ada yang meniatkan untuk bayar fidyah atau untuk kurban karena haji (al-Hadyu) atau malah sekedar ingin menikmati dagingnya, karena kedudukannya seolah-olah masing-masing mereka membeli seekor kambing, sehingga masing-masing dapat meniatkan bagian dari Sapi atau Unta yang disembelih, sebagaimana jika mereka masing-masing menyembelih Kambing. Ini adalah faedah dari perkataan Imam al-Muzani dalam Mukhtashornya (hal 392-Daarul Ma’rifah, Beirut dengan cetakan yang digabungkan bersama al-Umm Imam Syafi’i dan kitab Mukhtashor berada di Juz yang ke-8 nya). Beliau berkata :

وَإِذَا نَحَرَ سَبْعَةٌ بَدَنَةً أَوْ بَقَرَةً فِي الضَّحَايَا أَوْ الْهَدْيِ كَانُوا مِنْ أَهْلِ بَيْتٍ وَاحِدٍ أَوْ شَتَّى فَسَوَاءٌ وَذَلِكَ يُجْزِي وَإِنْ كَانَ بَعْضُهُمْ مُضَحِّيًا وَبَعْضُهُمْ مُهْدِيًا أَوْ مُفْتَدِيًا أَجْزَأَ؛ لِأَنَّ سُبُعَ كُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ يَقُومُ مَقَامَ شَاةٍ مُنْفَرِدَةٍ، وَكَذَلِكَ لَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ يُرِيدُ بِنَصِيبِهِ لَحْمًا لَا أُضْحِيَّةً وَلَا هَدْيًا

Jika 7 orang menyembelih seekor Unta atau Sapi untuk korban atau al-Hadyu (korban kerena haji) baik mereka dari satu anggota keluarga atau lain keluarga, maka sama saja sah kurbannya, sekalipun sebagian ada yang meniatkan untuk kurban, sebagian lagi ada yang untuk hadyu atau fidyah, maka itu cukup. Karena 7 orang tersebut seolah-olah masing-masingnya berkurban seekor Kambing sendiri-sendiri. Demikian juga seadainya ada sebagian yang menginginkan dagingnya, bukan sebagai kurban atau hadyu, (maka sah kurban temannya yang lain –pent.).

Kemudian Imam Nawawi menegaskan bahwa berserikatnya 7 orang untuk berkurban satu ekor Unta atau Sapi adalah pendapatnya mayoritas ulama, kata beliau dalam al-Majmu Syarah al-Muhadzdzab (8/398-Cet. Daarul Fikr) :

يَجُوزُ أَنْ يَشْتَرِكَ سَبْعَةٌ فِي بَدَنَةٍ أَوْ بَقَرَةٍ لِلتَّضْحِيَةِ سَوَاءٌ كَانُوا كُلُّهُمْ أَهْلَ بَيْتٍ وَاحِدٍ أَوْ مُتَفَرِّقِينَ أَوْ بَعْضُهُمْ يُرِيدُ اللَّحْمَ فَيُجْزِئُ عَنْ المتقرب وسواء كان أضحية منذورة أو تَطَوُّعًا هَذَا مَذْهَبُنَا وَبِهِ قَالَ أَحْمَدُ وَدَاوُد وَجَمَاهِيرُ الْعُلَمَاءِ إلَّا أَنَّ دَاوُد جَوَّزَهُ فِي التَّطَوُّعِ دُونَ الْوَاجِبِ وَبِهِ قَالَ بَعْضُ أَصْحَابِ مَالِكٍ  وَقَالَ أَبُو حَنِيفَةَ إنْ كَانُوا كُلُّهُمْ مُتَفَرِّقِينَ جَازَ وَقَالَ مَالِكٌ لَا يَجُوزُ الِاشْتِرَاكُ مُطْلَقًا كَمَا لَا يَجُوزُ فِي الشَّاةِ الْوَاحِدَةِ

Boleh untuk berserikat 7 orang untuk satu ekor Unta atau Sapi, sama saja apakah mereka dari satu keluarga atau beda keluarga atau sebagian hanya menginginkan dagingnya, semua itu sah dan sama saja apakah sembelihan ini nadzar atau sunnah. Ini adalah madzhab kami (Syafi’ iyyah-pent.) dan pendapatnya Ahmad, Dawud dan mayoritas ulama, kecuali Dawud hanya membolehkan jika itu adalah sembelihan sunnah bukan wajib.

Sebagian Malikiyyah dan Abu Hanifah berpendapat jika yang berserikat tadi beda keluarga maka baru sah. Adapun Malik berpendapat tidak boleh berserikat secara mutlak, sebagaimana tidak bolehnya berserikat dalam satu ekor Kambing.

Dalil madzhab kami (syafi’iyyah) adalah :

  1. Hadits Jaabir bin Abdillah Rodhiyallahu ‘anhu dalam Shahih Muslim (no. 1318-cet. Daaru Ihyaa’ it Turots) bahwa beliau Rodhiyallahu ‘anhu berkata :

نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ الْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ، وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ

Kami menyembelih bersama Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa salaam pada tahun Hudaibiyyah, satu ekor unta dari 7 orang dan satu ekor Sapi dari 7 orang.

  1. Masih dari Jaabir Rodhiyallahu ‘anhu dalam Shahih Muslim juga, bahwa beliau Rodhiyallahu ‘anhu berkata :

خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ: «فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَشْتَرِكَ فِي الْإِبِلِ وَالْبَقَرِ، كُلُّ سَبْعَةٍ مِنَّا فِي بَدَنَةٍ»

Kami pergi bersama Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa salaam dalam keadaan bertalbiyyah untuk haji, lalu Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa salaam memerintahkan kami untuk berserikat dalam satu ekor Unta atau Sapi, setiap 7 orang satu ekor Unta.

  1. Kemudian Imam Nawawi menukil perkataan Imam Baihaqi yang berkata :

وَرَوَيْنَا عَنْ عَلِيٍّ وَحُذَيْفَةَ وَأَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ وَعَائِشَةَ رضى الله عنهم أَنَّهُمْ قَالُوا (الْبَقَرَةُ عَنْ سَبْعَةٍ)

Kami meriwayatkan dari Ali, Khudzaifah, Abu Mas’ud al-Anshoriy dan Aisyah Rodhiyallahu ‘anhum bahwa mereka berkata : “sapi dari 7 orang”.

Imam Syafi’I dalam al-Umm (2/244-cet. Daarul Ma’ rifah) mengatakan :

وَلَا تُجْزِئُ عَنْ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعَةٍ وَإِذَا كَانُوا أَقَلَّ مِنْ سَبْعَةٍ أَجْزَأَتْ عَنْهُمْ

Tidak sah (satu ekor Unta atau Sapi-pent.) untuk lebih dari 7 orang, adapun jika kurang dari 7 orang maka tetap sah.

Bahkan Imam Shon’ani dalam Subulus Salam menukil klaim Ibnu Rusydi bahwa terjadi ijma tidak boleh berserikat lebih dari 7 orang, ash-Shon’ani berkata :

وَادَّعَى ابْنُ رُشْدٍ الْإِجْمَاعَ عَلَى أَنَّهُ لَا يَجُوزُ أَنْ يَشْتَرِكَ فِي النُّسُكِ أَكْثَرُ مِنْ سَبْعَةٍ

Ibnu Rusydi mengklaim bahwa telah terjadi ijma (kesepakatan ulama) bahwa tidak boleh berserikat dalam penyembelihan lebih dari 7 orang.

Namun klaim Ijma ini batil, karena telah dinukil bahwa untuk Unta bisa disembelih dari urunan 10 orang. Dalilnya adalah sebagai berikut :

  1. Hadits Ibnu Abbas Rodhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dalam Sunannya (1501) dan selainnya dengan sanad yang dishahihkan oleh Imam Al Albani bahwa Ibnu Abbas Rodhiyallahu ‘anhu berkata :

كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَحَضَرَ الأَضْحَى فَاشْتَرَكْنَا فِي البَقَرَةِ سَبْعَةً، وَفِي البَعِيرِ عَشَرَةً

Kami bersama Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa salaam dalam sebuah perjalan, lalu kami menjumpai hari raya kurban, maka kami berserikat 7 orang untuk satu ekor sapi dan 10 orang untuk satu ekor Unta.

  1. Hadits Rufa’I bin Khudaij Rodhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dalam Shahihnya (no. 2507) dan Imam Muslim juga dalam Shahihnya (no. 1968) bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa salaam  :

ثُمَّ عَدَلَ عَشْرًا مِنَ الْغَنَمِ بِجَزُورٍ

Lalu Nabi Sholallahu ‘alaihi wa salaam menyamakan 10 ekor kambing dengan satu ekor Unta.

Imam Syaukani ketika menjelaskan sabda Nabi Sholallahu ‘alaihi wa salaam bahwa untuk Unta bisa 10 orang, beliau berkomentar :

فِيهِ دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ الْبَدَنَةَ تُجْزِئُ فِي الْأُضْحِيَّةِ عَنْ عَشَرَةٍ

Ini dalil bahwa Unta dalam penyembelihan bisa untuk 10 orang.

Sebelum Imam Syaukani, salah satu pembesar ulama pada zamannya yaitu Imam Ishaq bin Rohawiyyah juga berkata yang sama, sebagaimana dinukil oleh Imam Tirmidzi dalam Sunannya, kata Imam Tirmidzi :

وقَالَ إِسْحَاقُ: يُجْزِئُ أَيْضًا البَعِيرُ عَنْ عَشَرَةٍ وَاحْتَجَّ بِحَدِيثِ ابْنِ عَبَّاسٍ

Ishaq berkata : ‘sah juga kurban satu ekor sapi dari 10 orang berhujjah dengan hadits Ibnu Abbas Rodhiyallahu ‘anhu’.

Adapun Kambing maka yang rajih hanya berlaku untuk satu orang tidak boleh lebih. Imam Nawawi dalam al-Majmu berkata :

تُجْزِئُ الشَّاةُ عَنْ وَاحِدٍ وَلَا تُجْزِئُ عَنْ أَكْثَرَ مِنْ وَاحِدٍ

Kambing sah untuk satu orang dan tidak sah untuk lebih dari satu orang.

Begitu juga apa yang dikatakan Imam Tirmidzi dalam Sunannya, kata beliau :

وَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ العِلْمِ: لَا تُجْزِي الشَّاةُ إِلَّا عَنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ، وَهُوَ قَوْلُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ المُبَارَكِ، وَغَيْرِهِ مِنْ أَهْلِ العِلْمِ

Sebagian ulama berkata : ‘tidak sah kambing, kecuali untuk satu orang saja, ini adalah pendapatnya Abdullah bin Mubarok dan selainnya.

 

 

Advertisements

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Rencanakan ibadah qurban di Idul adha yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW ini dengan memilih sapi dan kambing kurban yang terbaik

    Like

  2. bus pariwisata subur jaya terima kasih atas infromasinya

    Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: