OBAT FUTUR BAGI PENUNTUT ILMU

December 10, 2014 at 10:56 pm | Posted in Nasehat | Leave a comment

 OBAT FUTUR BAGI PENUNTUT ILMU

 

Soal : ketika para penuntut ilmu awal menuntut ilmu, biasanya mereka memiliki semangat dan motivasi yang tinggi. Namun setelah melewati beberapa waktu, mereka ditimpa futur dan lemah semangat, apakah hal ini merupakan sebab dari kurang ikhlasnya ia? Dan apa penyebab lemah semangat?

Jawab :

Futur ini adalah bala dan ujian dari Allah Azza wa Jalla, ketika penuntut ilmu awal menuntut ilmu, Allah akan menguji kesabarannya, maka ia akan merasa futur dan lemah semangatnya. Allah dengan hikmahnya menjadikan ilmu pada awalnya lezat dan manis, hingga penuntut ilmu berangan-angan menjadi ulama dalam sehari atau setengah hari, karena ia merasa cinta akan ilmu. Namun Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa mesti menguji kesabaranmu, keimananmu dan kejujurannmu dalam meraih dan bersemangat mendapatkan apa yang ada disisi Allah Azza wa Jalla, maka engkau diuji dengan futur.

Bisa jadi futur ini disebabkan dosa dan kemaksiatan –kita memohon kepada Allah keselamatan dan ‘Afiyah-. `maka jika seorang penuntut ilmu ditimpa hal ini, ia segera merendahkan diri dengan berdoa kepada Allah Azza wa Jalla agar menolongnya, memberinya taufiq dan mengkokohkannya. Betapa banyak penuntut ilmu yang ditimpa ujian-ujian seperti ini, lalu ia bersabar, maka Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa membalasnya dengan balasan yang sangt baik.

Aku menasehatkan dalam menghadapi futur dengan melakukan hal sebagai berikut :

  1. Beristighfar, karena Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa berfirrman : {Dia berkata: “Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat.” } (QS. An Naml : 46). mohon kepada Allah keselamatan dan maksiatan -kita apa yang ada disisi Allah aza  ilmu berangan-angan menjadi ulama tnya. jika seorang penuntut ilmu ingin agar Allah menjauhkan futur pada dirinya dan kesempitan jiwa yang dirasakannya, maka hendaknya ia memperbanyak beristighfar, karena ia sedang diadzab dan adzab tidak bisa dihilangkan kecuali dengan taubat dan rakhmat dari Allah Azza wa Jalla.
  2. Ia berdiskusi dengan ulama yang dapat memotivasi semangatnya, sehingga ulama akan memberikan wejangan yang dapat menyentuh kedalam relung hatimu, dengan memberikan kisah-kisah yang datang dari Rasulullah sholallahu alaihi wa salam berupa perkara-perkara yang menghidupkan jiwa untuk mencintai kebaikan dan menerimanya, sehingga bangkit lagi semangatnya untuk menuntut ilmu lebih dari sebelumnya.
  3. Aku menasehatkan untuk banyak membaca perjalanan para Salafus Sholih. Karena jika engkau mengalami patah semangat atau futur dalam menuntut ilmu, lalu engkau membaca biografi ulama, maka akan khusyu’ hatimu, naik semangatmu dan engkau menginginkan untuk menjadi seperti mereka. Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa mengkokohkan hati orang-orang yang baik untuk mencintai dan rindu kepada kebaikan. Jika engkau membaca perjalanan ulama, hal tersebut akan membekas dalam hatimu. Jika engkau tidak mendapatkan buku yang membahas biografi ulama, engkau bisa mendatangi majelis ilmu yang bercerita tentang perjalanan para ulama, bagaimana mereka menghadapi ujian, bersafar dan menjadi perantauan, meninggalkan negeri, keluarga dan kedua orang tuanya. Kita sekarang menghadapi fitnah yang lain, berupa sarana permainan, penipuan dan hal-hal yang menyibukkan. Setiap masa ada bala masing-masing, oleh karenanya wajib bagi penuntut ilmu dalam menghadapi semua ini agar senantiasa berbaik sangka kepada Allah Azza wa Jalla dan membaca sikap para ulama yang jujur, karena hal ini akan melanggengkan dan menguatkan semangat, sebagaimana Firman Allah Azza wa Jalla : {Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu} (QS. Huud : 20). Ulama berkata : ‘didalamnya terdapat dalil bahwa kisah-kisah dapat mengkokohkan hati. Maka baiknya bagi penuntut ilmu, ketika hatinya mulai melemah semangatnya, agar meneguhkannya kembali dengan membaca perjalanan orang-orang sholih dan ulama yang merupakan Imam dalam petunjuk, sehingga akan naik semangatnya menuju kebaikan dan kokoh diatas kebaikan.
  4. Diantara yang dapat menguatkan semangat adalah mengingat akibat yang baik. Sebagian ulama berkata : ‘sedikit engkau mendapati seorang Imam yang sampai kepada derajat tinggi dalam ilmu, kecuali engkau akan mendapati kelapangan dada mereka, lebih sempurna dari apa yang terjadi, jika datang ujian, maka engkau akan menjadi kuat, ketahuilah bahwa engkau sabar dengan kekuatan, maka Allah akan membukakan kekuatan dan lebih banyak lagi, sebagaimana firman-Nya : {Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar} (QS. As-Sajdah : 24). Maka setiap orang yang sabar, ia akan menjadi imam petunjuk dan dai kepada kebaikan tergantung tingkat kesabarannya. Makna ayat adalah jika sempurna kesabaran, maka sempurna juga Allah membukakannya kepada seorang hamba, sesuai dengan kelelahan, ujian yang menimpa, kesungguhan, ijtihadmu dan kekokohanmu. Lalu Allah akan membukakan untukmu, lalu ia bersabar –Alhamdulillah-. Lihatlat ahlu maksiat, mereka senantiasa berbuat maksiat dan mereka bersabar diatasnya, sampai mereka mengetahui kejelakan dan ketergelinciran, maka bagaimana dengan engkau yang berada diatas ketaatan? Engkau mendapati sebagian orang yang rusak, mereka meninggalkan dan berjauhan dengan keluarganya, mereka menempuh kesulitan, namun mereka tetap bermaksiat dan berbuat mungkar –kita memohon keselamatan dan ‘afiyat-. Adapun engkau, sedang mengharapkan rakhmat Allah, maka wajib bagimu mengetahui kadar kenikmatan yang sedang engkau rasakan.

Yang jadi permasalahan, kebanyakan penuntut ilmu, mendapatkan lemah semangat karena jiwa-jiwa mereka sendiri, maka ini adalah ujian. Seandainya setiap penuntut ilmu memperhatikan jiwanya, lalu berkata : ‘aku ketika keluar dari rumah untuk menuju majelis ulama ini, bukankah Allah Azza wa Jalla akan menuliskan pahala untuk setiap langkah, gerakan, ketenangan dan kesungguhanku?. Seandainya ia membayangkan hal ini, maka akan mudahlah urusan dunianya dan apa-apa yang menimpanya berupa kelemahan dan kelelahan. Maka apapun ketaatan atau pendekatan diri yang engkau maksudkan agar Allah mengkokohkanmu, maka rasakanlah bahwa Allah mendengar dan melihatmu dan Dia meridhoi apa yang engkau lakukan. Jika engkau duduk di majelis ilmu dan engkau mengetahui bahwa Allah ridho dengan dudukmu dan menyukai apa yang terjadi antara ulama dan penuntut ilmu, maka sesungguhnya Allah menyukai melihatmu berkecimpung dalam ilmu, mengingat manfaat yang akan didapatkan. Jika engkau mengetahui bahwa Allah menyukai apa yang engkau lakukan semuanya, engkau akan menyukai ilmu dan bersabar dalam meraihnya.

Apa penyebab salafus sholih yangmana mereka bergadang, pecah kaki mereka karena safar dan kesulitan serta musibah-musibah yang dialami, mereka meninggalkan negerinya dan mereka melihat kematian, mereka mengarungi lautan demi mencari hadits?. Tidak lain, mereka melakukan semua itu karena mereka melihat kesulitan dan kelelahan tersebut, semuanya akan menjadi timbangan kebaikan.

Jika engkau merasa bosan dan jenuh, maka apa yang engkau rasakan tersebut, tidak lain karena kelalaianmu, karena orang yang lalai dari berhubungan dngan Allah, ia tidak akan mampu untuk berjalan dan bersabar. Kita memohon kepada Allah yang Maha Agung, Rabb Arsy yang mulia, agar tidak menyesatkan hati kita setelah mendapatkan petunjuk.

Ya Allah, berika kepada kami dari sisimu rahkmat, sesungguhnya engkau Maha Pemberi. Ya Allah jadikan untuk kami petunjuknya orang yang mendapatkan petunjuk, bukan kesesatan orang yang sesat, keselamatan untuk para aulia-Mu, kecelakaan atas musuh-Mu. Kami menyukai dengan kecintaan-Mu orang-orang yang Engkau cintai, kami memusuhi dengan permusuhan-Mu orang-orang yang Engkau musuhi. Akhiru dakwana Alhamdulillahir Robbil ‘Alamiin. Sholawat, salam dan keberkahan kepada Nabi-Nya, keluarganya dan para sahabatnya semuanya.

 

Mufti : asy-Syaikh Muhammad al-Mukhtaar asy-Syinqithi

Sumber : http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=293865

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: