TAFSIR SURAT AL ISRAA’ AYAT 57

December 11, 2014 at 2:18 pm | Posted in Syarah Kitab Tafsir min Shahih Muslim | Leave a comment

4 – بَابٌ فِي قَوْلِهِ تَعَالَى: {أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ} [الإسراء: 57]

Bab 4 Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa : {Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka} (QS. Al Israa’ : 57)

 

Imam Muslim berkata :

28 – (3030) حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ إِدْرِيسَ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ، فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ: {أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ} [الإسراء: 57] قَالَ: «كَانَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ أَسْلَمُوا، وَكَانُوا يُعْبَدُونَ، فَبَقِيَ الَّذِينَ كَانُوا يَعْبُدُونَ عَلَى عِبَادَتِهِمْ، وَقَدْ أَسْلَمَ النَّفَرُ مِنَ الْجِنِّ»

28). Hadits no. 3030

Haddatsanaa Abu Bakar bin Abi Syaibah, haddatsanaa Abdullah bin Idris dari al-A’masy dari Ibrohim dari Abi Ma’mar dari Abdillah, tentang firman Allah Azza wa Jalla : {Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka} (QS. Al Israa’ : 57).

Beliau rodhiyallahu anhu berkata : “dulu ada sekelompok jin masuk Islam, yangmana orang-orang arab jahiliyyah menyembah para jin tersebut. Mereka tetap menyembah para jin tersebut, padalah sekelompok jin tadi sudah masuk Islam”.

 

Imam Muslim berkata :

29 – (3030) حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ الْعَبْدِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ، {أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ} [الإسراء: 57] قَالَ: ” كَانَ نَفَرٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعْبُدُونَ نَفَرًا مِنَ الْجِنِّ، فَأَسْلَمَ النَّفَرُ مِنَ الْجِنِّ وَاسْتَمْسَكَ الْإِنْسُ بِعِبَادَتِهِمْ، فَنَزَلَتْ: {أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ} [الإسراء: 57] “،

29 – وحَدَّثَنِيهِ بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ، أَخْبَرَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ

29). Hadits no. 3030

Haddatsani Abu Bakar bin Naafi’ al-‘Abdiy, haddatsanaa Abdur Rokhman, haddatsanaa Sufyaan dari al-A’masy dari Ibrohim dari Abi Ma’mar dari Abdullah : {Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka} (QS. Al Israa’ : 57).

Beliau rodhiyallahu anhu berkata : “dulu ada sekelompok manusia yang menyembah sekelompok jin, lalu para jin tersebut masuk Islam, namun sekelompok manusia masih tetap menyembah mereka, maka Allah menurunkan ayat : {Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka} (QS. Al Israa’ : 57).

Haddatsani Bisyir bin Khoolid, akhbaronaa Muhammad yakni ibnu Ja’far dari Syu’bah dari Sulaimaan dengan sanad ini.

 

Imam Muslim berkata :

30 – (3030) وحَدَّثَنِي حَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَعْبَدٍ الزِّمَّانِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُتْبَةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ، {§أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ} [الإسراء: 57] قَالَ: ” نَزَلَتْ فِي نَفَرٍ مِنَ الْعَرَبِ كَانُوا يَعْبُدُونَ نَفَرًا مِنَ الْجِنِّ، فَأَسْلَمَ الْجِنِّيُّونَ وَالْإِنْسُ الَّذِينَ كَانُوا يَعْبُدُونَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ، فَنَزَلَتْ: {أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ} [الإسراء: 57] “

30). Hadits no. 3030

Haddatsani Hajjaaj ibnusy Syaa’ir, haddatsanaa Abdus Shomad bin Abdil Waarits, haddatsani Bapakku, haddatsanaa Husain dari Qotadah dari Abdullah bin Ma’bad az-Zumaaniy dari Abdullah bin ‘Utbah dari Abdillah bin Mas’ud : {Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka} (QS. Al Israa’ : 57).

Beliau rodhiyallahu anhu berkata : “ turun berkaitan dengan sekelompok orang Arab jahiliyyah yang menyembah sekelompok jin, lalu para jin tersebut masuk Islam, namun sekelompok manusia yang menyembah mereka, tidak merasa sadar, maka Allah menurunkan ayat : {Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka} (QS. Al Israa’ : 57).

HR. Bukhori no. 4715

 Penjelasan Hadits :

  1. Al Hafidz dalam al-Fath menyebutkan ada pendapat lain tentang siapa “mereka” yang dimaksud dalam ayat ini, kata beliau ada perkataan lain dari Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Thobari dalam Tafsirnya bahwa asbabun nuzul ayat ini adalah :

كَانَ قَبَائِل الْعَرَب يَعْبُدُونَ صِنْفًا مِنْ الْمَلَائِكَة يُقَال لَهُمْ الْجِنّ ، وَيَقُولُونَ هُمْ بَنَات اللَّه ، فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَة

Dulu ada kabilah bangsa Arab yang menyembah sekelompok Malaikat yang dikatakan oleh mereka dengan sebutan Jin, mereka mengatakan bahwa Malaikat adalah anak perempuan Allah, maka Allah menurunkan ayat ini.

Namun Al Hafidz tidak memastikan keshahihan sanadnya, oleh karenanya ketika kami melihat sanad yang ditampilkan oleh Imam Thobari untuk riwayat ini, kami dapati bahwa didalamnya ada seorang perowi yang bernama Yahya bin as-Sakaan, dikatakan oleh Imam Al Albani dalam adh-Dhoifah (no. 1653) sebagai perowi yang dhoif jiddan (sangat dhoif) sebagaimana beliau nukil dari Majmuz Zawaaid, karya al-Haitsami. Sehingga riwayat tersebut sangat lemah.

Kemudian Al Hafidz menukil pendapat lain dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu, kata beliau :

وَكَذَا مَا أَخْرَجَهُ مِنْ طَرِيق أُخْرَى ضَعِيفَة عَنْ اِبْن عَبَّاس أَنَّ الْمُرَاد مَنْ كَانَ يَعْبُد الْمَلَائِكَة وَالْمَسِيح وَعُزَيْرًا

Demikian juga apa yang diriwayatkan dari jalan lain yang lemah dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu bahwa yang dimaksud (mereka dalam ayat diatas) adalah mereka beribadah kepada Malaikat, Isa al-Masiih dan Uzair alaihi salam.

  1. Al-‘Alamah Abdul Muhsin al-‘Abbad berkata dalam Syarah Sunan Abu Dawud :

فالملائكة والأنبياء وغيرهم الذين يدعونهم من دون الله، هؤلاء كلهم يتنافسون في التقرب إلى الله، ويعملون الأعمال التي تقربهم من الله سبحانه وتعالى، فلا يصرف إليهم شيء من العبادة، ولا تصرف العبادة إلا لله عز وجل.

Maka para malaikat, para Nabi dan selain mereka yang diseru selain Allah, mereka itu semua berlomba-lomba siapa yang paling dekat kepada Allah, mereka mengerjakan amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa, maka jangan memalingkan sedikitpun peribadatan kepada mereka, jangan palingkan ibadah, kecuali hanya kepada Allah Azza wa Jalla semata.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: