APAKAH DISYARIATKAN MENGANGKAT TANGAN KETIKA SUJUD TILAWAH?

December 16, 2014 at 3:32 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

APAKAH MENGANGKAT TANGAN KETIKA SUJUD TILAWAH?

 

Soal : bagaimana hukum mengangkat tangan ketika takbir untuk sujud Tilawah, baik didalam sholat, maupun diluar sholat?

Jawab :

Ba’da tahmid. Sesungguhnya orang yang sujud tilawah tidak mengangkat kedua tangannya ketika turun untuk sujud, dengan kesepakatan 4 madzhab, baik didalam sholat, maupun diluarnya.

Adapun terkait didalam sholat, maka diqiyaskan dengan turun untuk melakukan sujud sebagai salah satu rukun sholat, dimana tidak disyariatkan untuk mengangkat tangan. Namun kebanyakan Syafi’iyyah –berbeda dengan jumhur- berpendapat bahwa diluar sholat terdapat 2 kali takbir, takbir Ihrom dalam posisi berdiri, sambil mengangkat kedua tangannya sejajar dengan bahu, sebagaimana takbirotul ihrom dalam sholat, lalu ia takbir yang kedua untuk turun sujud tilawah, tanpa mengangkat kedua tangannya, sebagaimana dalam sholat.

Jumhur ulama dari kalangan Hanafiyyah, Malikiyyah, Hanabilah dan sebagian Syafi’iyyah berpendapat tidak adanya takbirotul ihrom ketika melakukan sujud tilawah, hanyalah takbir ketika akan turun sujud, tanpa disertai mengangkat kedua tangannya. Mereka berdalil dengan hadits Abu Dawud dari Ibnu Umar Rodhiyallahu ‘anhu :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ عَلَيْنَا الْقُرْآنَ، فَإِذَا مَرَّ بِالسَّجْدَةِ كَبَّرَ، وَسَجَدَ وَسَجَدْنَا مَعَهُ

Bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa salaam membacakan Al Qur’an kepada kami, jika melewati ayat sajadah, beliau takbir, lalu sujud dan kamipun sujud bersama Beliau Sholallahu ‘alaihi wa salaam.

Abdur Rozaq berkata : ‘ats-Tsauri takjud dengan hadits ini’. Abu Dawud berkata : ‘beliau takjub karena disebut takbir dalam hadits ini-selesai-. Para ulama berkata : ‘yang Nampak bahwa ia takbir dengan satu kali takbir, yaitu ketika turun sujud tilawah’.

Ibnu Taimiyyah berkata : ‘tidak disunahkan oleh Nabi Sholallahu ‘alaihi wa salaam, tidak disebutkan dengan sanad yang shahih, begitu yang dhoifnya, bahkan hal tersebut adalah bid’ah. Tidak ada takbir pembukan, hanyalah diriwayatkan dari Nabi Sholallahu ‘alaihi wa salaam takbir ketika berdiri dan ketika turun sujud, haditsnya terdapat dalam sunan –selesai-.

Kesimpulannya, tidak disyariatkan mengangkat tangan ketika sujud, berdasarkan kesepakatan ulama. Mereka berselisih apakah diluar sholat terdapat takbirotul Ihrom atau tidak?, bagi yang berpendapat adanya takbirotul ihrom –ini adalah pendapatnya kebanyakan Syafi’iyyah- maka disunahkan mengangkat tangan ketika takbirotul ihrom, bukan ketika turun sujud. Pendapat yang rajih adalah pendapatnya jumhur (yang mengatakan tidak adanya takbirotul ihrom). Wallahu A’lam.

 

Mufti : tim fatwa islam web

Sumber : http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=269125

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: