BAB 2 PERINTAH MENGGENAPKAN AZAN DAN MENGGANJILKAN IQOMAT

March 6, 2015 at 2:53 pm | Posted in Syarah Kitab Sholat min Shahih Muslim | Leave a comment

2 – بَابُ الْأَمْرِ بِشَفْعِ الْأَذَانِ وَإِيتَارِ الْإِقَامَةِ

Bab 2 Perintah Menggenapkan Azan dan Mengganjilkan Iqomat

 

Penjelasan Bab :

Pada bab ini akan dijelaskan tatacara azan dan iqomat yang diperintahkan oleh Nabi sholallahu alaihi wa salam.

 

Imam Muslim berkata :

2 – (378) حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، ح وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، جَمِيعًا عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ: «أُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ» زَادَ يَحْيَى، فِي حَدِيثِهِ عَنِ ابْنِ عُلَيَّةَ، فَحَدَّثْتُ بِهِ أَيُّوبَ فَقَالَ: إِلَّا الْإِقَامَةَ

2). Hadits no. 378

Haddatsanaa Kholaf bin Hisyaam, haddatsanaa Hammaad bin Zaid (ganti sanad)

Haddatsanaa Yahya bin Yahya, akhbaronaa Ismail bin Ulayyah semuanya dari Khoolid al-Khidzaa’a dari Abi Qilaabah dari Anas rodhiyallahu anhu beliau berkata : “Bilaal rodhiyallahu anhu diperintahkan untuk menggenapkan azan dan mengganjilkan iqomah”.

Yahya menambahkan dalam hadistnya dari Ibnu Ulayyah, aku menceritakan Ayyub berkata : “kecuali iqomat”.

 

Imam Muslim berkata :

3 – (378) وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: ذَكَرُوا أَنْ يُعْلِمُوا وَقْتَ الصَّلَاةِ بِشَيْءٍ يَعْرِفُونَهُ فَذَكَرُوا أَنْ يُنَوِّرُوا نَارًا، أَوْ يَضْرِبُوا نَاقُوسًا «فَأُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ»

3). Hadits no. 378

Haddatsanaa Ishaq bin Ibrohiim al-Handholiy, akhbaronaa Abdul Wahhaab ats-Tsaqofiy, haddatsanaa Kholid al-Khidzaa’u dari Abi Qilaabah dari Anas bin Malik rodhiyallahu anhu beliau berkata : “mereka mengetahui waktu sholat dengan sesuatu yang biasanya mereka gunakan dengan menyalakan lampu atau meniup terompet : “lalu Bilaal diperintahkan untuk menggenapkan azan dan mengganjilkan Iqomah”.   

 

Imam Muslim berkata :

4 – (378) وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، حَدَّثَنَا بَهْزٌ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ، بِهَذَا الْإِسْنَادِ لَمَّا كَثُرَ النَّاسُ ذَكَرُوا أَنْ يُعْلِمُوا بِمِثْلِ حَدِيثِ الثَّقَفِيِّ، غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ: أَنْ يُورُوا نَارًا

 

4). Hadits no. 378

Haddatsani Muhammad bin Haatim, haddatsanaa Bahz, haddatsanaa Wuhaib, haddatsanaa Khoolid al-Khidzaa’u dengan sanad ini, ketika kebanyakan manusia menyebutkan mereka mengetahui seperti hadits ats-Tsaqofiy selain perkataan : “mereka melihat api”.

 

Imam Muslim berkata :

5 – (378) وَحَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ سَعِيدٍ، وَعَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ، قَالَا: حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ: «أُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ»

5). Hadits no. 378

Haddatsani Ubaidillah bin Umar al-Qowaariiriy, haddatsanaa Abdul Warits bin Sa’id dan Abdul Wahhaab bin Abdul Majiid mereka berdua berkata, haa Ayyub dari Abu Qilaabah dari Anas rodhiyallahu anhu beliau berkata : “lalu Bilaal diperintahkan untuk menggenapkan azan dan mengganjilkan Iqomah”.  

  1. Bukhori no. 603

 

Penjelasan Hadits :

  1. Para ulama berbeda pendapat apakah lafadz adzan yang pertama Allahu Akbar sebanyak 4 kali atau 2 kali. Dalam hadits Abu Mahdzuuroh dan Abdullah bin Zaid rodhiyallahu anhumaa terdapat penjelasan bahwa lafadz takbir pada awal azan sebanyak 4 kali, sehingga ini adalah tambahan yang diterima jumhur ulama, sedangkan malikiyyah berpendapat takbir sebanyak 2 kali, berdasarkan dhohir hadits Anas rodhiyallahu anhu diatas.
  2. Mereka juga berbeda pendapat apakah orang yang iqomat mengucapkan kalimat “Qod Qoomatish Sholat”, sebanyak 1 kali atau 2 kali sebagaimana yang biasa kita dengarkan di negeri ini. Yang masyhur dalam madzhab malik adalah kalimat iqomat dibaca sebanyak 1 kali, sebagaimana keumuman hadits bahwa Bilaal rodhiyallahu anhu diperintahkan untuk mengganjilkan Iqomat. Imam al-Baaji berkata dalam al-Muntaqoo :

( وَأَمَّا الْمَسْأَلَةُ الْخَامِسَةُ ) فَإِنَّ الْمَشْهُورَ مِنْ الْمَذْهَبِ أَنَّ الْمُقِيمَ يَقُولُ قَدْ قَامَتْ الصَّلَاةُ مَرَّةً وَاحِدَةً وَرَوَى عَنْهُ الْمِصْرِيُّونَ فِي مُخْتَصَرِ ابْنِ شَعْبَانَ يَقُولُ ذَلِكَ مَرَّتَيْنِ وَبِهِ قَالَ الشَّافِعِيُّ وَجْهُ الْقَوْلِ الْأَوَّلِ عُمُومُ قَوْلِ أَنَسٍ أُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ

 

 

Adapun masalah yang kelima, telah masyhur dari madzhab malik bahwa orang yang iqomat mengucapkan “qod qoomatish sholat” sebanyak satu kali, diriwayatkan dari ulama mesir dalam Mukhtashor Ibnu Sya’baan bahwa ucapan Qod Qoomatish Sholat sebanyak dua kali, ini juga pendapatnya Syafi’i.

Alasan pendapat Malikiyyah adalah keumuman ucapan Anas bin Malik rodhiyallahu anhu : “diperintahkan Bilaal rodhiyallahu anhu untuk menggenapkan azan dan mengganjilkan witir”.

Pendapat jumhur adalah yang rajih, berdasarkan tambahan lafadz yang ada dalam Shahihain : “kecuali kalimat iqomat”.

  1. Hadits ini sekalipun mauquf namun memiliki hukum marfu’, karena yang memerintahkan Bilaal rodhiyallahu anhu adalah Rasulullah sholallahu alaihi wa salam.
  2. Keutamaan Bilaal rodhiyallahu anhu yang dulunya adalah manusia yang tidak diperhitungkan karena hanya seorang budak yang berasal dari Ethiopia, namun dengan keimanan yang ada, Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengabadikan namanya sebagai muadzinnya umat ini, sehingga yang dikenal bagi kaum muslimin yang menjadi muadzin disebut sebagai bilaal.
Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: