JASAD PARA NABI TETAP UTUH

April 12, 2015 at 12:28 am | Posted in Hadits | 1 Comment

JASAD PARA NABI ALAIHIMUS SALAM UTUH TIDAK RUSAK OLEH TANAH

 

Para Nabi dan Rasul adalah sama seperti manusia biasa, mereka makan, minum, tidur dan hal-hal lain yang merupakan kebiasaan manusia pada umumnya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الْأَسْوَاقِ

Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar (QS. Al Furqoon : 20).

Namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan karunia kepada para Nabi alaihimus salam, ketika mereka dikebumikan jasad mereka masih tetap utuh. Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi alaihimus salam. Informasi ini kita dapatkan dari Nabi kita sholallahu alaihi wa salam, melalui sabdanya :

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ حَرَّمَ عَلَى الأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الأَنْبِيَاءِ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ

Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi alaihimus salam.

Takhrij Hadits :

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Nasa’i dalam Sunannya (no. 1734 –cet. Maktab al-Mathbu’at al-Islamiyyah), Imam Abu Dawud dalam Sunannya (no. 1047 & 1531 –cet. Al-Maktabah al-‘Ishriyyah), Imam Ibnu Majah dalam Sunannya (no. 1085 & 1636 –cet. Darul Ihyaa Kutubil ‘Arobiyyah), Imam Ahmad dalam al-Musnad (no. 16162 –cet. Ar-Risalah), Imam Darimiy dalam Sunannya (no. 1613 –cet. Daarul Mughni), dan selain mereka. Semuanya dari jalan al-Husain bin Ali dari Abdur Rokhman bin Yaziid bin Jaabir dari Abil As’ats ash-Shon’aaniy dari Aus bin Aus rodhiyallahu anhu secara marfu’.

Kedudukan Perowi :

  • Husain bin Ali (w. 203/204 H), dinilai tsiqoh ‘Aabid (ahli ibadah) oleh Al Hafidz dalam at-Taqriib. Digunakan oleh Bukhori-Muslim.
  • Abdur Rokhman (w. 150-an H), dinilai tsiqoh oleh Al Hafidz, dijadikan hujjah oleh Bukhori-Muslim.
  • Abil As’ats nama aslinya Syarohiil bin Adah, seorang Tabi’i senior, dinilai tsiqoh oleh Al Hafidz, dipakai oleh Imam Muslim.
  • Aus bin Aus rodhiyallahu anhu, sahabat Nabi sholallahu alaihi wa salam yang wafat di Damaskus. Haditsnya ditulis oleh 4 ahli hadits (Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Berdasarkan keterangan diatas hadits ini shahih, dishahihkan oleh Imam Al Hakim, lalu disetujui oleh Imam adz-Dzahabi, dishahihkan juga oleh Imam Nawawi dan Imam Al Albani.

Advertisements

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Jazakumullahu khoiron telah menjawab pertanyaan saya di buku tamu

    Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: