WASIAT RASULULLAH SHOLALLAHU ALAIHI WA SALAM YANG ABADI

June 27, 2015 at 4:32 am | Posted in Aqidah, Hadits | Leave a comment

WASIAT RASULULLAH SHOLALLAHU ALAIHI WA SALAM YANG ABADI

 

Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu anhu berkata :

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَقْرَأَ وَصِيَّةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلْيَقْرَأْ هَذِهِ الْآيَاتِ: {قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ} [الأنعام: 151] إِلَى قَوْلِهِ: {ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ} [الأنعام: 153] »

Barangsiapa yang senang untuk membaca wasiat Rasulullah sholallahu alaihi wa salam, maka hendaknya membaca ayat ini : {Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar.” Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya). Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat. dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.} (QS. Al An’aam : 151-153).

Takhrij Atsar : Continue Reading WASIAT RASULULLAH SHOLALLAHU ALAIHI WA SALAM YANG ABADI…

PENGANTAR ILMU ASBABUL WURUD HADITS

June 26, 2015 at 12:00 am | Posted in Hadits | Leave a comment

dapat diunduh dalam format PDF dibawah ini :

PENGANTAR ILMU ASBAABUL HADITS

SESEORANG ITU DILIHAT DARI AGAMA TEMAN DEKATNYA

June 25, 2015 at 12:15 am | Posted in Hadits | Leave a comment

SESEORANG ITU DILIHAT DARI AGAMA TEMAN DEKATNYA

 

Dulu saya pernah mendengar hiwar dua orang ustadz, salah satu ustadz tersebut beberapa kali membawakan hadits Nabi sholallahu alaihi wa salam yang sudah masyhur :

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

Seseorang itu dilihat dari agama kawan dekatnya, maka kalian lihat siapa kawan akrabnya tersebut.

Kemudian ustadz yang menjadi lawan hiwarnya, menanyakan –yang sebetulnya mengetesnya- bagaimana status hadits tersebut?, lalu dijawab oleh ustadz yang bersangkutan bahwa hadits tersebut “Shahih nemen” atau bahasa lainnya sangat shahih. Oleh karena itu mari kita lihat jalan-jalan periwayatan hadits tersebut agar dapat mengetahui bagaimana statusnya.

Continue Reading SESEORANG ITU DILIHAT DARI AGAMA TEMAN DEKATNYA…

RIDHO ALLAH TERKAIT RIDHO ORANG TUA

June 24, 2015 at 9:17 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

RIDHO ALLAH TERKAIT RIDHO ORANG TUA

 

Terdapat sebuah hadits yang masyhur yang dinisbatkan kepada Nabi sholallahu alaihi wa salam :

رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَا الْوَالِدِ وَسَخِطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

Ridho Rabb terkait ridho orang tua, kemarahan Rabb terkait juga dengan kemarahan orang tua.

Takhrij Hadits :

Hadits ini diriwayatkan oleh beberapa ulama dengan lafadz yang hampir mirip yaitu :

  1. Imam Bukhori dalam Adabul Mufrod (no. 2 –pen. Maktabah al-Maa’arif, Riyadh).
  2. Imam Tirmidzi dalam as-Sunan (no. 1899 –pen. Maktabah Baabil Halabiy, Mesir).
  3. Imam al-Hakim dalam al-Mustadrok (no. 7249 –p. Daarul Kutubil ‘Ilmiyyah, Beirut).
  4. Imam Baihaqi dalam Syu’abul Iman (no. 7446 & 7447–pen. Maktabah Rusydi, India).
  5. Imam Thabrani dalam Mu’jam Kabiir (no. 14367 & 14368).
  6. Imam Ibnu Hibban dalam Shahihnya (no. 429 –pen. Muasasah Risalah, Beirut).
  7. Imam al-Baghowi dalam Syarhus Sunnah (no. 3423 & 3424 –pen. Maktabul Islamiy, Beirut).
  8. Imam Ibnu Bathoh dalam al-Ibaanah al-Kubro (no. 99 –pen. Daarur Royaah, Riyadh).
  9. Imam Ibnu Syahiin dalam at-Targhiib fii Fadhoilul Amal (no. 299 –pen. Daarul Kutubil ‘Ilmiyyah, Beirut).
  10. Imam al-Bazar dalam al-Musnad (no. 2394 –pen. Maktabah al-‘Uluum wal Hikam, Madinah).
  11. Imam Abu Syaikh al-Asbahaani dalam al-Fawaaid (no. 28 –pen. Daarus Shuma’iy, Riyadh).

Continue Reading RIDHO ALLAH TERKAIT RIDHO ORANG TUA…

WAKTU MULAI DAN BERBUKA PUASA

June 21, 2015 at 11:23 pm | Posted in fiqih | 2 Comments

WAKTU MULAI DAN BERBUKA PUASA

 

Para ulama sepakat bahwa rukun puasa adalah menahan diri dari yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari, sebagaimana dikatakan oleh asy-Syaikh Muhammad bin Sholih al-Munajid dalam fatwanya :

اتفق الفقهاء على أن الإمساك عن المفطرات من طلوع الفجر الصادق إلى غروب الشمس ، ركن من أركان الصوم .

واختلفوا في النية : فذهب الحنفية والحنابلة إلى أنها شرط في صحة الصوم وذهب المالكية والشافعية إلى أنها ركن يضاف إلى الإمساك وسواء اعتُبرت النية ركنا أو شرطا ، فلا يصح الصوم – كغيره من العبادات – إلا بنية ، مع الإمساك عن المفطرات

[ البحر الرائق 2/276، مواهب الجليل 2/378 ، نهاية المحتاج 3/149 ، نيل المآرب شرح دليل الطالب 1/274

Para Fuqoha sepakat bahwa menahan diri dari yang membatalkan mulai dari terbitnya Fajar Shodiq sampai tenggelammnya Matahari, adalah rukun dari rukun-rukun puasa. Mereka berselisih pendapat tentang niat, Hanafiyyah dan Hanabilah berpendapat bahwa itu adalah syarat sahnya puasa, sedangkan Malikiyyah dan Syafi’iyyah berpendapat bahwa itu adalah rukun yang disandarkan kepada menahan diri, sama saja diungkapkan dengan rukun atau syarat, maka tidak sah puasa –sebagaimana juga ibadah lain- tanpa niat, bersama dengan menahan diri dari yang membatalkan (sumber : http://islamqa.info/ar/38927). Continue Reading WAKTU MULAI DAN BERBUKA PUASA…

HUKUMAN BAGI ORANG YANG TIDAK BERPUASA TANPA UDZUR

June 21, 2015 at 5:26 am | Posted in fiqih, Hadits | Leave a comment

HUKUMAN BAGI ORANG YANG TIDAK BERPUASA TANPA UDZUR

 

Tidak ada perselisihan dikalangan kaum Muslimin, orang yang tidak mengerjakan puasa tanpa ada udzur (alasan) syar’i pada bulan Romadhon, telah melakukan dosa yang besar dan perkara yang sangat berbahaya bagi keimanannya. Namun bukan berarti harus gelap mata dalam membawakan hadits-hadits tentang ancaman bagi orang yang meninggalkan puasa tanpa ada udzur. Tentunya hadits-hadits shahih saja yang perlu disampaikan kepada mereka orang-orang yang meninggalkan puasa tanpa udzur.

Continue Reading HUKUMAN BAGI ORANG YANG TIDAK BERPUASA TANPA UDZUR…

HUBUNGAN AMAL DENGAN IMAN

June 21, 2015 at 3:04 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

HUBUNGAN AMAL DENGAN IMAN

 

Penanya berkata : Apakah penafian amal terutama 4 rukun Isalm, disebut dengan penafian Jinsul Amal, dan pelakunya adalah murji’ah? Apakah Jinsul Amal terbatas hanya pada 4 rukun, selain syahadatain?

Jawab :

Orang-orang yang mengatakan Jinsul Amal sampai sekarang tidak bisa menjelaskan kepada kami apa yang dimaksud dengannya, maksud mereka tidak jelas. Sesungguhnya ahlus sunnah wal jamaah berselisih pendapat tentang pengkafiran terhadap 4 rukun diatas (Rukun Islam, selain Syahadatain, yaitu sholat, puasa, zakat, dan haji –pent.).

Diantara ahlus sunnah ada yang mengkafirkan orang yang meninggalkan salah satu dari 4 rukun diatas, seandainya ada yang tidak mengerjakan haji, maka menurut mereka orang tersebut kafir, seandainya tidak menunaikan zakat, menurut mereka kafir –yakni meninggalkannya dengan sengaja, tanpa Juhud ( pengingkaran kewajibannya –pent.)-, Barokallahu Fiikum. Seandainya ia meninggalkan sholat, maka ini lebih utama untuk dikafirkan, sekalipun tidak mengingkari kewajibannya. Ini adalah perincian madhzab ahlus sunnah.

Mereka tidak mengkafirkan, selain 4 rukun tersebut. Mereka tidak mengkafirkan sebuah amalan dari amalan-amalan selain 4 rukun ini, tidak amalan kemaksiatan dan juga amalan wajib, selain 4 amalan ini. Mereka tidak mengkafirkan, kecuali 4 rukun ini, diantara mereka ada yang mengkafirkan sholat saja, namun tidak mengkafirkan orang yang tidak menunaikan zakat, sholat dan haji. Dikafirkan orang yang tidak menunaikan sholat, namun jika tidak menunaikan haji, tidak kafir menurut mereka. Jika seorang enggan membayar zakat, maka tidak kafir, namun itu adalah perbuatan haram yang dipaksa untuk diambil zakat dan setengah hartanya sebagai hukuman kepadanya, namun bersamaan hal tersebut, mereka (sebagian ulama) memandang ia tidak kafir.

Continue Reading HUBUNGAN AMAL DENGAN IMAN…

TAFSIR AT-TIGHOLIY : QS. AL BAQOROH AYAT 16-20

June 20, 2015 at 10:14 pm | Posted in Tafsir, Tafsir Al Baqoroh | Leave a comment

Tafsir Al Baqoroh 16-20

TAFSIR AT-TIGHOLIY : AL BAQOROH AYAT 11 – 15

June 15, 2015 at 10:58 pm | Posted in Tafsir, Tafsir Al Baqoroh | Leave a comment

Tafsir Surat Al Baqoroh ayat 11 – 15 :

Tafsir Al Baqoroh ayat 11-15

TAFSIR AT-TIGHOLIY : AL BAQOROH 6-10

June 15, 2015 at 10:06 pm | Posted in Tafsir, Tafsir Al Baqoroh | Leave a comment

Berikut tafsir surat Al Baqoroh ayat 6-10 :

Tafsir Al Baqoroh 6-10

Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: