AKHLAQ MERUPAKAN BAGIAN DARI AJARAN DAN POKOK ISLAM

June 14, 2015 at 1:56 pm | Posted in Aqidah | Leave a comment

AKHLAQ MERUPAKAN BAGIAN DARI AJARAN DAN POKOK ISLAM

 

Imam Ibnu Utsaimin pernah ditanya dengan pertanyaan berikut dalam Liqoo’atil Baabil Maftuuh :

السؤال: ما رأي فضيلتكم في مقالة: الأخلاق الإسلامية ليست من مسائل الاعتقاد؟

الجواب: الأخلاق الإسلامية لاشك أن النبي صلى الله عليه وسلم بعث ليتمم مكارم الأخلاق، وإذا كان بعث لذلك صارت الأخلاق من مضمون الرسالة، ومن أساسياتها، بل قد قال النبي عليه الصلاة والسلام: (البر حسن الخلق) وليعلم أن كل حكم شرعي يفعله الإنسان امتثالاً لأمر الله واتباعاً لرسول الله صلى الله عليه وسلم فإنه عقيدة، بمعنى: بأنك لا تفعله إلا معتقداً أنه قربة وأنك ممتثل فيه لأمر الله، متبع فيه لرسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم، ولولا هذه العقيدة ما كان العمل شيئاً إطلاقاً، والقول بأن الدين عقائد وأحكام إذا أريد أنها أحكام مجردة عن العقيدة فهذا خطأ، أليس من شرط كل عبادة أن تكون خالصة لله، موافقة لشريعة الله؟ بلى. إذاً: هذه حقيقة، لكن العقيدة قد تكون عقيدة إيمانية بحتة كالإيمان بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر والقدر خيره وشره، وقد تكون عملاً بالشريعة وهي لابد أن تكون مصحوبة بعقيدة، ولا شك أن الأخلاق ومكارم الأخلاق من الدين الإسلامي، وأن الإنسان كلما تخلق بها متبعاً بذلك رسول الله صلى الله عليه وسلم كانت عبادة عظيمة.

Soal : apa pendapat engkau terkait ucapan : “akhlak Islamiyyah bukan bagian dari masalah aqidah”?

Jawab :

Akhlak islamiyyah tidak ragu lagi bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam diutus untuk menyempurnakan kemulian akhlak. Jika Beliau diutus untuk itu maka akhlak merupakan misi yang terkadung dalam risalah dan termasuk pokoknya, bahkan Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda : “al-Birru adalah kebagusan akhlaq”.

Dan harap diketahui bahwa seluruh hukum syar’i yang dilakukan oleh seorang sebagai realisasi perintah Allah dan mengikuti Rasulullah maka itu adalah akidah, maksudnya engkaut tidak melakukan amalan tersebut, kecuali berkeyakinan dalam rangka mendekatkan diri dan melaksanakan perintah Allah serta mengikuti Rasulullah sholallahu alaihi wa salam, seandainya tidak ada keyakinan ini, maka engkau tidak akan beramal sedikitpun secara mutlak.

Pendapat yang mengatakan bahwa agama adalah aqidah dan hukum jika sekedar itu hukum saja, tanpa adanya akidah maka ini keliru, bukankah syarat seluruh ibadah adalah harus ikhlas kepada Alla dan sesuai dengan syariat Allah? Tentu saja seperti itu, jika demikan inilah hakikatnya.

Namun akidah terkadang yang dimaksud adalah akidah keimanan dengan hati, seperti beriman kepada Allah, Malaikat-Nya, Rasul-Nya, Kitab-Kitab-Nya, hari akhir dan takdir baik yang baik maupun yang buruk, namun terkadang juga merupakan amalan syariat yang harus dilandasi oleh akidah. Tidak ragu lagi bahwa akhlaq dan kemulian akhlaq adalah bagian agama Islam, seseorang semakin berakhlaq dalam rangka mengikuti Rasulullah, maka itu adalah ibadah yang agung.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: