MAKNA HIJRAH YANG APLIKATIF

October 16, 2015 at 11:18 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

MAKNA HIJRAH YANG APLIKATIF

 

Rasulullah sholallahu alaihi wa salam bersabda :

وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى الله عَنْهُ

Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan hal-hal yang dilarang oleh Allah.

Takhrij Hadits :

Hadits diatas diriwayatkan oleh beberapa Aimah berikut :

  1. Imam Ahmad (w. 241 H) dalam al-Musnad (no. 6515) –penerbit : Muasasah ar-Risalah, Beirut, cet. 1, 1421 H.
  2. Imam Bukhori (w. 256) dalam ash-Shahih (no. 10) –penerbit : Daaru Thuuqin Najaah, cet. 1, 1422 H.
  3. Imam Abu Dawud (w. 275 H) dalam as-Sunan (no. 2481)-penerbit : Maktabah al-‘Ishriyyah, Beirut, tanpa tahun.
  4. Imam Nasa`i (w. 303 H) dalam as-Sunan al-Kubro (no. 8648) penerbit : Muasasah ar-Risalah, Beirut, cet. 1, 1421 H.

Semuanya melalui jalan sahabat Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash rodhiyallahu anhumaa, secara marfu’ dari Nabi sholallahu alaihi wa salam.

 

Dalam lafadz lain :

وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ الذُّنُوبَ وَالْخَطَايَا

Orang yang berhijrah adalah orang yang berpindah dari (perbuatan-perbuatan) dosa dan kesalahan.

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abdullah ibnul Mubarok (w. 181 H) dalam az-Zuhud war Roqoiq (no. 826 –penerbit : Daarul Kutubil ‘Ilmiyyah, tanpa tahun), dari jalan :

أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا أَبُو هَانِئٍ الْخَوْلَانِيُّ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَالِكٍ الْجَنْبِيِّ قَالَ: حَدَّثَنَا فَضَالَةُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ

Semua perowinya adalah para perowi tsiqoh, Fadhoolah bin ‘Ubaid rodhiyallahu anhu adalah veteran perang Uhud, sehingga sanad ini shahih dan marfu kepada Nabi sholallahu alaihi wa salam.

 

Lafadz Lain, Nabi sholallahu alaihi wa salam mengatakan :

وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ السُّوءَ

Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan kejelakan.

Haditsnya dikeluarkan oleh Imam al-Humadiy (219 H) dalam al-Musnad (no. 606 –penerbit : Daarus Saqoo, Damaskus, cet. 1, 1996) dari jalan :

ثنا سُفْيَانُ، قَالَ: ثنا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدَ، قَالَ: سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ، يَقُولُ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَأَنَا عِنْدَهُ، فَجَعَلَ يَتَخَطَّى رِقَابَ النَّاسِ حَتَّى جَلَسَ بَيْنَ يَدَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: حَدِّثْنِي بِشَيْءٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا تُحَدِّثْنِي عَنِ الْعَدْلَيْنِ، فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ

Semua perowinya adalah para perowi tsiqoh, sehingga sanad ini juga bernilai shahih.

 

Berdasarkan sabda Nabi sholallahu alaihi wa salam diatas, kita mendapatkan faedah bahwa semangat hijrah adalah berubah dari hal-hal yang dimurkai Allah kepada hal-hal yang diridhoi-Nya, bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik di mata Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ini adalah hijrah yang senantiasa aplikatif sepanjang waktu dan zaman.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: