MALAIKAT SEBELAH KIRI MENUNGGU MENCATAT AMAL KEJELEKAN

January 31, 2016 at 2:43 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

MALAIKAT SEBELAH KIRI MENANGGUHKAN MENCATAT AMAL JELEK KITA BEBERAPA SAAT MENANTI TAUBAT KITA

 

Termasuk perkara yang wajib diimani adalah bahwa Allah mengutus malaikatnya untuk mencatat segala amal yang kita kerjakan, baik itu adalah amal sholih/kebaikan, maupun amal tholih/kejelekan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (QS. Qof : 18). Continue Reading MALAIKAT SEBELAH KIRI MENUNGGU MENCATAT AMAL KEJELEKAN…

MUKADIMAH TAFSIR SURAT AN NABA`

January 31, 2016 at 12:59 pm | Posted in AL QUR'AN | Leave a comment

A. WAKTU DITURUNKANNYA SURAT AN NABA`

 

Para ulama sepakat bahwa surat An Naba` adalah Makiyyah, sebagaimana dikatakan oleh Imam Ibnul Jauzi dalam kitab tafsirnya :

سورة عمّ يتساءلون وهي مكيّة كلّها بإجماعهم

Surat ‘amma yatasaa`aluun adalah makiyyah semuanya berdasarkan kesepakatan para ulama[1].

Selain an-Naba`, surat ini dinamakan juga dengan ‘Amma Yatasaa`luun, atau ‘Amma saja, sebagaimana ini juga dijadikan nama juz yakni juz ke-30 yang dimulai dengan surat ini. Imam Qurthubi mengatakan tentang nama surat ini : Continue Reading MUKADIMAH TAFSIR SURAT AN NABA`…

DURORUL BAHIYYAH : 2C. SYARAT-SYARAT SHOLAT

January 31, 2016 at 9:06 am | Posted in fiqih | Leave a comment

2C. Bab Syarat-Syarat Sholat

(3 – باب شروط الصلاة)

ويجب على المصلي تطهير ثوبه وبدنه

Wajib bagi orang yang sholat untuk mensucikan pakaian[1], badan[2], dan tempat

ومكانه من النجاسة، وستر عورته؛ ولا يشتمل الصَّمَّاء،

sholatnya dari najis[3]. Wajib juga menutup aurat[4], jangan memakai pakaian ash- Continue Reading DURORUL BAHIYYAH : 2C. SYARAT-SYARAT SHOLAT…

PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARIY (3)

January 31, 2016 at 2:01 am | Posted in Siroh | Leave a comment

C. Dibawah Dekapan Madzah Mu’tazilah

 

Sebagaimana telah disinggung diawal, setelah ibunya menikah lagi dengan Abu Ali al-Juba`i, maka Imam Abul Hasan al-Asy’ari yang pada waktu itu masih kecil, otomatis berada dibawah pengasuhan bapak tirinya ini. Seandainya bapak aslinya beliau tidak meninggal dunia pada waktu beliau masih kecil, tentu akan lain ceritanya. Imam Abul Hasan akan mendapatkan pengajaran sunnah dan madzhab ahli hadits, karena bapaknya adalah teman dekat Al Hafidz Zakariya bin Yahya as-Saajiy, Imam ahlu hadits pada waktu itu. Continue Reading PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARIY (3)…

DOA BERLINDUNG DARI AKHLAK YANG JELEK

January 30, 2016 at 4:23 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

DOA BERLINDUNG DARI AKHLAK YANG JELEK

 

Nabi sholallahu alaihi wa salam pernah berdoa sebagai berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ، وَالأَعْمَالِ وَالأَهْوَاءِ.

Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kemungkaran-kemungkaran akhlak, amal dan hawa nafsu.

Dalam lafadz lain doa Beliau adalah : Continue Reading DOA BERLINDUNG DARI AKHLAK YANG JELEK…

DURORUL BAHIYYAH : 2B. BAB ADZAN

January 30, 2016 at 3:00 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

2B. BAB ADZAN

 

(2 – باب الأذان)

يُشرع لأهل كل بلد أن يتخذوا مؤذنا؛

Disyariatkan bagi setiap negeri untuk mengangkat seorang mudzin[1] yang

يُنادي بألفاظ الأذان المشروعة عند دخول وقت الصلاة،

mengumandangkan adzan dengan lafadz-lafadz adzan yang disyariatkan ketika Continue Reading DURORUL BAHIYYAH : 2B. BAB ADZAN…

TAKHRIJ HADITS WANITA RAJIN IBADAH TAPI TIDAK BISA MENJAGA SIKAPNYA TERHADAP ORANG LAIN

January 30, 2016 at 6:12 am | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS WANITA RAJIN IBADAH TAPI TIDAK BISA MENJAGA SIKAPNYA TERHADAP ORANG LAIN

 

Pada suatu hari Abu Huroiroh rodhiyallahu anhu memberitahukan bahwa ada salah seorang sahabat yang bertanya kepada Nabi sholallahu alaihi wa salam sebagai berikut :

يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ فُلَانَةً تَقُومُ اللَّيْلَ وَتَصُومُ النَّهَارَ، وَتَفْعَلُ، وَتَصَّدَّقُ، وَتُؤْذِي جِيرَانَهَا بِلِسَانِهَا؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا خَيْرَ فِيهَا، هِيَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ» ، قَالُوا: وَفُلَانَةٌ تُصَلِّي الْمَكْتُوبَةَ، وَتَصَّدَّقُ بِأَثْوَارٍ، وَلَا تُؤْذِي أَحَدًا؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «هِيَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ»

Wahai Rasulullah, si fulanah adalah orang yang rajin sholat malam, dan rajin berpuasa pada siang hari, rajin beramal, serta rajin bershodaqoh, namun ia sering menyakiti tetangganya (bagaimana ini)?, Rasulullah sholallahu alaihi wa salam menjawab : “tidak ada kebaikan padanya, ia termasuk penduduk neraka”. Mereka berkata lagi : ‘ada fulanah lain yang sholatnya hanya sholat wajib, dan sedekahnya juga sesekali saja, namun tidak menyakiti seorang pun?’, Rasulullah sholallahu alaihi wa salam menjawab : “ia termasuk penduduk surga”.

Takhrij Hadits : Continue Reading TAKHRIJ HADITS WANITA RAJIN IBADAH TAPI TIDAK BISA MENJAGA SIKAPNYA TERHADAP ORANG LAIN…

DURORUL BAHIYYAH : 2A. WAKTU-WAKTU SHOLAT

January 29, 2016 at 4:05 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

2. KITAB SHOLAT

 

2A. Bab Waktu-Waktu Sholat

 

(2 – كتاب الصلاة)

(1 – باب مواقيت الصلاة)

أول وقت الظهر

Awal waktu dhuhur adalah zawal[1] (tergelincirnya matahari pada saat tengah hari –

وآخره مصير ظل الشيء مثله –

pent.), dan akhir waktu sholat dhuhur ketika bayangan matahari setinggi bendanya –

سوى فيء الزوال -، وهو أول وقت العصر،

selain bayangan zawal- dan ini adalah awal waktu bagi sholat Ashar, sedangkan Continue Reading DURORUL BAHIYYAH : 2A. WAKTU-WAKTU SHOLAT…

DURORUL BAHIYYAH : G. BAB HAIDH

January 29, 2016 at 1:48 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

G. BAB HAIDH

 

لم يأت في تقدير أقله وأكثره

Tidak ada batasan sedikit maupun banyaknya waktu haidh, sebuah dalil yang dapat

ما تقوم به الحجة، وكذلك الطُّهر، فذات العادة المتقرِّرة

dijadikah hujjah, demikian juga masa suci. Oleh karenanya kebiasan haidh

تعمل عليها، وغيرها Continue Reading DURORUL BAHIYYAH : G. BAB HAIDH…

UBAIDILLAH BIN JAHSY MATI DALAM KEADAAN MURTAD?

January 26, 2016 at 2:48 pm | Posted in Siroh | 2 Comments

UBAIDILLAH BIN JAHSY MATI DALAM KEADAAN MURTAD?

 

Imam Muslim dalam Mukadimah kitab Shahihnya (1/15) meriwayatkan dengan sanadnya sampai kepada Imam Abdullah ibnul Mubarok, sebuah perkataan yang layak ditulis dengan tinta emas, yaitu beliau berkata :

الْإِسْنَادُ مِنَ الدِّينِ، وَلَوْلَا الْإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ

Sanad adalah termasuk agama, kalau tidak ada sanad, maka setiap orang dapat mengatakan apa yang dikehendakinya.

Continue Reading UBAIDILLAH BIN JAHSY MATI DALAM KEADAAN MURTAD?…

Next Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: