AKHLAK SUDAH DIBAGI-BAGI

January 24, 2016 at 7:30 am | Posted in Hadits, Nasehat | Leave a comment

AKHLAK SUDAH DIBAGI-BAGI

 

Sebagaimana rezeki, maka masing-masing manusia mendapatkan jatah sesuai dengan yang Allah tetapkan, begitu juga dengan akhlak, Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi-bagi, sehingga ada yang akhlaknya tinggi, sebagaimana juga ada orang yang hartanya banyak, dan ada yang akhlaknya rendah, sebagaimana juga ada orang yang hartanya sedikit.

Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda :

إِنَّ اللَّهَ قَسَمَ بَيْنَكُمْ أَخْلَاقَكُمْ، كَمَا قَسَمَ بَيْنَكُمْ أَرْزَاقَكُمْ، وَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُعْطِي الدُّنْيَا مَنْ يُحِبُّ وَمَنْ لَا يُحِبُّ، وَلَا يُعْطِي الدِّينَ إِلَّا لِمَنْ أَحَبَّ، فَمَنْ أَعْطَاهُ اللَّهُ الدِّينَ، فَقَدْ أَحَبَّهُ،

Sesungguhnya Allah membagi kepada kalian akhlak kalian sebagaimana Dia membagi harta kepada kepada kalian. Allah Azza wa Jalla memberikan dunia kepada orang yang dicintai dan kepada yang tidak dicintai, namun tidak memberikan agama, kecuali kepada orang yang dicintai-Nya, maka barangsiapa yang Allah berikan agama, maka berarti Allah mencintainya.

Takhrij Hadits :

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushonaf (no. 344), Imam Ahmad dalam al-Musnad (no. 3672), Imam Abu Said asy-Syaasyi (w. 335 H) dalam al-Musnad (no. 877) semuanya dari jalan :

أَبَانُ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ الصَّبَّاحِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُرَّةَ الْهَمْدَانِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

Abaan bin Ishaq, dari ash-Shobbaah bin Muhammad, dari Murroh al-Hamdaaniy, dari Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu anhu beliau berkata, Rasulullah sholallahu alaihi wa salam bersabda : “Al Hadits”.

Abaan dinilai Imam al-Azdiy sebagai perowi yang matruk, namun Al Hafidz Ibnu Hajar mengingkari penilaian ini, beliau berkata dalam at-Taqriib :

ثقة تكلم فيه الأزدى بلا حجة

Tsiqoh, al-Azdiy mengkritiknya tanpa dalil.

Abaan ini ditsiqohkan oleh Imam al-‘Ijli dan Imam Ibnu Hibban, sedangkan Imam Yahya bin Ma’in berkata, “Laa ba’sa bih” (tidak mengapa).

Ash-Shobbaah, adalah perowi dhoif, sebagaimana dikatakan oleh Al Hafidz Ibnu Hajar. Adapun Murroh adalah perowi tsiqoh, dipakai oleh Imam Bukhori dan Muslim.

Berdasarkan keterangan sanad diatas hadits diatas dhoif, karena kedhoifan yang ada pada ash-Shobbaah bin Muhammad. Namun Imam Bukhori dalam Adabul Mufrod (no. 275), dan Imam Thabrani dalam Mu’jam Kabiir (no. 8990) meriwayatkan dari jalan lain mutaba’ah untuk ash-Shobbaah yaitu dari Zubaid bin al-Harits daru Murroh dari Abdullah bin Mas’ud secara mauquf.

Zubaid adalah perowi yang tsiqoh dan tsabat, dipakai oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim. Kelihatannya Imam Bukhori merajihkan bahwa yang shahih hadits diatas adalah mauquf kepada Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu anhu, pe-marfu’annya kepada Nabi sholallahu alaihi wa salam tidak shahih, karena melalui jalan ash-Shobbaah, seorang perowi dhoif, ditambah lagi Imam al-Uqoily mengomentari ash-Shobbaah : “haditsnya lemah, dan ia memarfu’kan hadits yang mauquf”.

Namun Imam al-Hakim dalam al-Mustadrok (no. 94) menyebutkan dengan sanadnya sampai kepada :

ثنا أَحْمَدُ بْنُ جَنَابٍ الْمِصِّيصِيُّ، ثنا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ، عَنْ زُبَيْدٍ، عَنْ مُرَّةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Haddatsanaa Ahmad bin Janaab al-Mushiishiy, haddatsanaa Isa bin Yunus, dari Sufyan ats-Tsauriy dari Zubaid, dari Murroh, dari Abdullah beliau berkata, Rasulullah sholallahu alaihi wa salam bersabda : “Al Hadits”.

Semua perowinya tsiqoh para perowi Bukhori Muslim, kecuali Ahmad bin Janaab, hanya dinilai shoduq oleh Al Hafidz Ibnu Hajar, dan hanya dipakai oleh Imam Muslim. Imam adz-Dzahabi menilai sanadnya tersebut shahih dalam Talkhiisnya terhadap al-Mustadrok.

Timbul pertanyaan seandainya akhlak sudah dibagi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana harta, lalu bagaimana jawaban terhadap pertanyaan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pahala kepada orang yang bagus akhlaknya, maka Imam Ibnu Bathol dalam Syarah Bukhori (9/233) menjawab :

لم يثبت على خلقه ما خلق، وإنما أثابه على استعماله ما خلق فيه من ذلك فيما أمره باستعماله فيه، نظير الشجاعة التى خلقها فيه وأمره باستعمالها عند لقاء عدوه وأثابه على ذلك، وإن استعملها فى غير لقاء عدوه عاقبه على ذلك، فالثواب والعقاب على الطاعة والمعصية لا هى ما خلق فى العبد

Tidaklah diberi pahala atas ciptaan yang telah Allah ciptakan, hanyalah yang diberi pahala ketika memanfaatkan pada yang diciptkan untuknya, ketika diperintahkan untuk dimanfaatkan, misalnya keberanian yang Allah telah ciptakan untuknya dan diperintahkan untuk menggunakannya ketika menghadapi musuh, maka ini dipahalai ketika melakukan hal tersebut, namun jika digunakan bukan karena bertemu musuh (namun untuk kejahatan misalnya) maka akan diberikan siksa karenanya. Sehingga pahala dan siksa diberikan atas ketaatan dan kemaksiatan bukan karena itu adalah sesuatu yang diciptakan untuk hamba.

Barangkali pemahaman mudahnya seperti harta, ada orang yang diberikan rizki oleh Allah dengan harta yang melimpah, maka ketika ia mampu mengalokasikan hartanya di jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ia akan mendapatkan pahala, namun sebaliknya jika ia bakhil dengan hartanya, maka ia layak mendapatkan kemurkaan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karenanya setiap pribadi memiliki potensi akhlak sesuai dengan yang Allah berikan kepadanya, ada yang mudah ramah kepada orang lain, ada yang pemberani, ada yang mudah berdiplomasi, dan akhlak-akhlak bagus lainnya. Jika seseorang mampu mengoptimalkan potensi dirinya untuk kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala, sebaliknya jika potensi tadi digunakan untuk bermaksiat kepada Allah, maka siksa layak ditimpakan kepadanya. Wallahu A’lam.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: