DOA BERLINDUNG DARI AKHLAK YANG JELEK

January 30, 2016 at 4:23 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

DOA BERLINDUNG DARI AKHLAK YANG JELEK

 

Nabi sholallahu alaihi wa salam pernah berdoa sebagai berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ، وَالأَعْمَالِ وَالأَهْوَاءِ.

Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kemungkaran-kemungkaran akhlak, amal dan hawa nafsu.

Dalam lafadz lain doa Beliau adalah :

اللَّهُمَّ جَنِّبْنِي مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ، وَالْأَهْوَاءِ، وَالْأَدْوَاءِ

Yaa Allah jauhkanlah aku dari kemungkaran-kemungkaran akhlak, amal, hawa nafsu, dan penyakit.

Lafadz yang pertama diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dalam Sunannya (no. 3591) dari jalan :

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ قَالَ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ بَشِيرٍ، وَأَبُو أُسَامَةَ، عَنْ مِسْعَرٍ، عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ، عَنْ عَمِّهِ، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

Haddatsanaa Sufyan bin Wakii’ ia berkata, haddatsanaa Ahmad bin Basyiir dan Abu Usamah dari Mis’ar, dari Ziyaad bin ‘Ilaaqoh dari Pamannya (Qutbah bin Malik rodhiyallahu anhu) beliau berkata : “Rasulullah sholallahu alaihi wa salam terbiasa berdoa : “Al Hadits”.

Sanadnya Imam Tirmidzi lemah, karena kedhoifan yang ada pada Sufyaan bin Wakii’ ibnul Jarooh. Sedangkan sisa perowinya adalah para perowi tsiqoh.

Adapun lafadz yang kedua diriwayatkan oleh Imam Ibnu Abi ‘Aashim dalam as-Sunah (no. 13), Imam Ibnu Hibban dalam Shahihnya (no. 960), Imam Thabrani dalam Mu’jam Kabiir (no. 36), Imam al-Hakim dalam al-Mustadrok (no. 1949), Imam Abu Nu’aim dalam Hilyatul Aulia (7/237), dan Imam Baihaqi dalam ad-Da’waatul Kabiir (no. 261), semuanya dari Abu Usaamah Hammad bin Usaamah dan seterusnya sama seperti sanadnya Imam Tirmidzi. Namun lafadz kedua ini secara sanad lebih sahih dibandingkan sanadnya lafadz yang pertama, karena Abu Usaamah diriwayatkan dari Imam Ibnu Abi Syaibah, Aimah yang masyhur, kemudian oleh Ahmad bin Abdul Hamiid, yang ditsiqohkan oleh Imam Daruquthni, kemudian juga oleh Muhammad bin Ali bin Muhriiz yang ditsiqohkan oleh Imam al-Khothib Al Baghdadiy, dan oleh Ahmad bin Furoot yang ditsiqohkan oleh Al Hafidz Ibnu Hajar. Maka keshahihan sanad lafadz kedua dirajihkan dibandingkan lafadz yang pertama, sekalipun haditsnya dihasankan oleh Imam Tirmidzi sendiri.

Imam Shon’any dalam Subulus Salam menukil doa yang semakna dengan ini dengan lafadz :

وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ

Berilah petunjuk kepadaku kepada kebagusan akhlak yang tidak ada yang bisa memberikan petunjuk kepada kebagusannya kecuali Engkau, dan palingkan aku dari kejelekan akhlak yang tidak ada yang bisa memalingkan kejelekannya, kecuali Engkau (HR. Muslim).

Itu adalah sepenggal dari doa iftitah Beliau pada waktu sholat malam, dan akhirnya kita aminkan doa-doa diatas agar senantiasa kita berada diatas akhlak yang mulia, yang tidak layak tempatnya kecuali di surga bagian atas, sebagaimana sabda Nabi sholallahu alaihi wa salam :

وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

(jaminan) surga dibagian atas bagi orang yang memiliki akhlah yang bagus (HR. Abu Dawud, dihasankan Al Albani).

 

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: