ALLAH MENYUKAI PERBUATAN YANG TER-MANAJEMEN

August 11, 2016 at 4:09 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS BERBUAT SECARA TERARAH

 

Diriwayatkan bahwa Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa Salam bersabda :

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ

Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla suka jika kalian ketika beramal / bekerja melakukan pekerjaan tersebut dengan itqan (terarah, jelas dan bersungguh-sungguh).

Takhrij Hadits :

Hadits diatas telah ditakhrij oleh Imam Al Albani dalam Silsilah Ahaadits Ash-Shahihah (no. 1113) diriwayatkan oleh Imam Thabrani dalam Mu’jam Ausath dan selainnya dari jalan Aisyah radhiyallahu ‘anha secara marfu’. Imam Al Albani menilai sanad hadits diatas kuat dengan adanya penguat dari jalan-jalan lainnya.

Faedah Hadits :

  1. Hadits diatas sesuai dengan teori manajemen modern bahwa sebuah pekerjaan itu harus dilakukan dengan terencana dan terprogram dengan baik.
  2. Dalam pandangan ajaran Islam, segala sesuatu harus dilakukan secara rapi, benar, tertib, dan teratur. Proses-prosesnya harus diikuti dengan baik. Hal ini merupakan prinsip utama dalam ajaran Islam[1].
  3. Arah pekerjaan yang jelas, landasan yang mantap, dan cara-cara mendapatkannya yang transparan merupakan amal perbuatan yang dicintai Allah Ta’aalaa[2].
  4. Asbabul Wurud hadist ini adalah apa yang diriwayatkan dalam kitab al-Isti’aab  :

أَن كليبا الْجرْمِي خرج مَعَ أَبِيه شهَاب إِلَى جَنَازَة شَهِدَهَا النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم قَالَ وَأَنا غُلَام أفهم وأعقل وانْتهى بالجنازة إِلَى الْقَبْر وَلم تمكن فَجعل رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم يَقُول سدوا فِي هَذَا حَتَّى ظن النَّاس أَنه سنة فَالْتَفت إِلَيْهِم فَقَالَ إِن هَذَا لَا ينفع الْمَيِّت وَلَا يضرّهُ وَلَكِن إِن الله فَذكره

Bahwa Kulaib al-Jurmiy keluar bersama bapaknya Syihaab menghadiri pengebumian jenazah yang dihadiri oleh Nabi sholallahu ‘alaihi wa Salam, beliau berkata : “saya adalah remaja yang sudah paham dan dapat memahami pembicaraan..kemudian ketika (sebagian sahabat) ketika menguburkan jenazah tidak kokoh/lurus, maka Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa Salam bersabda : “luruskanlah jenazah tersebut, hingga jangan sampai orang-orang menyangka bahwa itu adalah sunnah, lalu mereka pun ikut melakukannya, sesungguhnya ini memang tidak bermanfaat dan tidak memudhorotkan si jenazah, namun Allah menyukai jika seorang mengerjakan sesuatu hendaknya ia mengerjakannya dengan itqon / sempurna[3].

 

=========================================================

[1] Manajemen Syariah dalam Praktik, hal. 1. GIP cet-1, 2003.

[2] Ibid.

[3] Al-Bayaan wa ta’riif fii Asbaabil Wuruudil Hadits asy-Syariif, Burhanuddin ibnu Hamzah hal. 191-cet, DKI, Beirut.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: