KEKALNYA SURGA DAN NERAKA

August 28, 2016 at 12:05 pm | Posted in Aqidah | Leave a comment

QOUL AIMAH SUNAH TENTANG KEKALNYA SURGA DAN NERAKA

salah satu pokok daripada pokok-pokok Ahlus Sunah adalah keyakinan bahwa Surga dan Neraka adalah 2 Makhluk Allah swt yang kekal abadi, tidak akan mengalami fana selama-lamanya.
berikut adalah nukilan Aimah Sunah tentang keyakinan mereka dalam masalah ini :
1. Imam Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad bin Salaamah ath-Thahawi (w. 321H) dalam kitabnya yang dikenal dengan Aqidah ath-Thahawiyyah, beliau berkata :

وَالْجَنَّةُ وَالنَّارُ مَخْلُوقَتَانِ لَا تَفْنَيَانِ أَبَدًا وَلَا تبيدان

“Surga dan neraka 2 makhluk yang tidak akan binasa, kekal selama-lamanya” (syarah Aqidah ath-Thahawiyyah, Ibnu Abil Izz al-Hanafiy, hal. 440, cetakan ad-Daarul ‘Alamiyyah).
2. Imam al-Hasan bin Ali bin Kholaf yang ma’ruf dengan sebutan al-Barbahaariy (w. 329 H) dalam kitabnya Syarh as-Sunah, beliau berkata :

لا تفنيان أبدا

“Surga dan neraka tidak akan fana/binasa” (hal. 15, cetakan Daarul Furqoon).
3. Imam ibnu Abi Zaid al-Qoiruwaaniy al-Maliki (w. 386 H) dalam mukadimah kitabnya ar-Risalah, beliau berkata :

وأنَّ اللهَ سبحانه قد خَلَقَ الجَنَّةَ فأَعَدَّها دارَ خُلُود لأوليائِه….
وخَلَق النَّارَ فأعَدَّها دَارَ خُلُود لِمَن كَفَرَ به وألْحَدَ في آياتِه وكتُبه ورُسُلِه

“Sesungguhnya Allah swt menciptakan surga dan menyediakannnya sebagai negeri kekal bagi para walinya….
dan menciptakan neraka, lalu menyediakannya sebagai negeri kekal bagi orang-orang yang kafir dan menyimpang terhadap ayat, kitab-kitab-Nya, dan para Rasul-Nya” (Qothful Janadaaniy Syarah Muqodimah Risaalah Ibnu Abi Zaid al-Qoiruwaaniy, oleh asy-Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbad, hal. 117, cetakan Daarul Furqoon).
4. Imam Abu Utsman Ismail ash-Shobuniy (w. 449) dalam kitabnya Aqidah Salaf Ashhabul Hadits, beliau berkata :

ويعتقدون أن الجنة والنار مخلوقتان وأنهما باقيتان لا تفنيان أبداً

“ahlu Sunnah berkeyakinan bahwa Surga dan Neraka adalah 2 makhluknya yang kekal, tidak akan binasa selama-lamanya (Syarah Aqidah Salaf Ashhabul Hadits, oleh asy-Syaikh Robii’ bin Hadi, hal. 213, cetakan Daar al-‘Alamiyyah).

kemudian ustadz kita Yazid bin Abdul Qodir Jawas -Hafidzhahullah- menegaskan hal tersebut dalam karya beliau yang berjudul Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, beliau berkata :
“Sesungguhnya Surga dan Neraka sudah diciptakan oleh Allah azza wa Jalla. keduanya adalah makhluk yang kekal abadi tidak akan binasa” (Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, hal. 331, cetakan Pustaka Imam asy-Syafi’i).

Imam Taqiyyuddin as-Subki bahkan beliau berkata :

وبعد فإن اعتقاد المسلمين أن الجنة والنار لا تفنيان وقد نقل أبو محمد بن حزم الإجماع على ذلك وأن من خالفه كافر بإجماع

“Sesungguhnya keyakinan kaum Muslimin bahwa Surga dan Neraka adalah tidak akan binasa. Abu Muhammad bin Hazm (Imam Ibnu Hazm) telah menukil adanya ijma/kesepakatan ulama tentang hal tersebut. dan barangsiapa yang menyelisihinya maka dia kafir berdasarkan ijma” (al-‘Itibaar bi baqoo’i al-Jannah wa an-Naar, hal. 60, dicetak bersama risalah ad-Durorrul Madhiyyah fii Rodd ‘alaa ibni Taimiyyah).

Catatan : pernyataan Imam Ibnu Hazm via Imam Taqiyyuddin as-Subki adanya Ijma dalam masalah kekalnya surga dan neraka adalah tidak tepat, karena terkait kekalnya neraka ada second opinion dari Aimah kita. Insya Allah akan saya nukil pada pembahasan berikutnya.
Wallahul a’lam

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: