WAJIB TAAT KEPADA PEMIMPIN MUSLIM

September 3, 2016 at 2:38 am | Posted in fiqih | Leave a comment

WAJIB TAAT KEPADA PEMIMPIN MUSLIM

 

Setiap kaum muslimin wajib taat kepada pemimpinnya yang Muslim, namun apakah ini secara mutlak? Atau ada syarat dan ketentuan yang berlaku?. Allah subhanahu wa ta’aalaa telah mengisyaratkan adanya syarat dan ketentuan tersebut didalam ayat-Nya yang berbicara tentang kewajiban untuk mentaati ulil amri. Allah subhanahu wa ta’aalaa berfirman :

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا (58) يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا (59)

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

 

Dalam ayat ke-59 dari surat An Nisaa’ diatas oleh memerintahkan kepada kaum mukminin untuk mentaati Allah, mentaati Rasul dan ulil amri yang memerintah kalian. Namun dalam ayat sebelumnya yaitu ayat ke-58 nya, terdapat isyarat bahwa pemimpin yang wajib ditaati adalah mereka yang memiliki kriteria amanah dan menetapkan hukum Allah subhanahu wa ta’aalaa kepada wilayah yang dipimpinnya.

Az-Zamakhsyariy (w. 538) –rahimahullah- menegaskan hal tersebut dalam kitab tafsirnya yang berjudul “al-Kasyaf” :

لما أمر الولاة بأداء الأمانات إلى أهلها وأن يحكموا بالعدل، أمر الناس بأن يطيعوهم وينزلوا على قضاياهم. والمراد بأولى الأمر منكم: أمراء الحق لأن- أمراء الجور- اللَّه ورسوله بريئان منهم، فلا يعطفون على اللَّه ورسوله في وجوب الطاعة لهم

 “tatkala Waliyyul amri diperintahkan menunaikan amanat-amanat kepada yang berhak dan menghukum manusia dengan adil, maka manusia (rakyatnya) diperintahkan untuk mentaati mereka dan mematuhi keputusan-keputusan mereka. Dan yang dimaksud dengan ulil amri kalian adalah ulil amri yang benar, karena ulil amri yang jahat, Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari mereka, sehingga tidak disandingkan dengan kewajiban taat kepada Allah dan Rasul-Nya, didalam mentaati mereka” –selesai-.

 

Tapi az-Zamakhsyariy seorang mu’taziliy, sehingga tidak menyenangkan bagiku untuk mengambil pendapatnya. Namun pernyataan ini disepakati juga oleh Imam al-Baidhowiy (w.685 H) yang berkata dalam kitab tafsirnya yang berjudul “Anwarul Tanziil wa Asrorut Ta’wil”, kata beliau :

أمر الناس بطاعتهم بعد ما أمرهم بالعدل تنبيهاً على أن وجوب طاعتهم ما داموا على الحق

“manusia diperintahkan mentaati mereka (para pemimpin), setelah Allah subhanahu wa ta’aalaa memerintahkan para pemimpin tersebut berbuat adil, ini sebagai penjelasan bahwa kewajiban taat kepada mereka, selama mereka diatas kebenaran”.

Setali tiga uang dengan 2 ulama diatas, Imam abul Barakat an-Nasafiy (w. 710 H) juga mengatakan dalam kitab tafsirnya :

لما أمر الولاة بأداء الأمانات والحكم بالعدل أمر الناس بأن يطيعوهم

“tatkala para pemimpin diperintahkan untuk menunaikan amanat dan memutuskan hukum dengan adil, maka rakyatnya diperintahkan untuk mentaati mereka”.

Imam Ibnu Hayyan al-Andalusi melalui kitab tafsirnya yang terkenal yang berjudul “al-Bahrul Mukhiith” juga membuat statemen yang serupa :

وَمُنَاسَبَتُهَا لِمَا قَبْلَهَا أَنَّهُ لَمَّا أَمَرَ الْوُلَاةَ أَنْ يَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ أَمَرَ الرَّعِيَّةَ بِطَاعَتِهِمْ،

“kesesuaian ayat ini (ayat ke-59) dengan ayat sebelumnya (ayat 68) adalah tatkala para pemimpin diperintahkan untuk memutusakan hukum dengan adil, maka rakyat diperintahkan untuk mentaati mereka”.

Dan masih banyak qoul ulama tafsir yang semakna dengan pendapat para ulama diatas, bahkan pakar tafsir klasik Imam at-Thobari juga mengisyaratkan akan makna diatas. Kata beliau dalam kitab tafsirnya :

فإذ كان معلومًا أنه لا طاعة واجبة لأحد غير الله أو رسوله أو إمام عادل،

“jika telah diketahui bahwa tidak ada ketaatan yang wajib kepada seorang pun, selain kepada Allah atau Rasul-Nya atau Imam yang adil”.

 

Bahkan pernyataan ini mendapatkan penguat dari atsar Ali bin Abi Tholib radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh para Aimah tafsir, dan ulama lainnya, dari jalan Mush’ab bin Sa’ad beliau berkata :

قَالَ عَلِيٌّ كَلِمَاتٍ أَصَابَ فِيهِنَّ: «حَقٌّ عَلَى الْإِمَامِ أَنْ يَحْكُمَ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ، وَأَنْ يُؤَدِّيَ الْأَمَانَةَ، فَإِذَا فَعَلَ ذَلِكَ كَانَ حَقًّا عَلَى الْمُسْلِمِينَ أَنْ يَسْمَعُوا، وَأَنْ يُطِيعُوا، وَيُجِيبُوا إِذَا دُعُوا»

“Ali radhiyallahu anhu berkata sebuah kalimat yang terkait hal tersebut : “kewajiban seorang pemimpin adalah memutuskan hukum sesuai dengan apa yang diturunkan oleh Allah, dan menunaikan amanah. Jika ia telah melakukan hal tersebut, maka kewajiban kaum Muslimim adalah mendengar dan mentaatinya, serta menjawab (panggilannya) jika diseru kepadanya”.

Atsar mauquf ini diriwayatkan juga oleh Imam Abu Bakar al-Kholaal (w. 311 H) dalam kitabnya “as-Sunah” (vol. 1/hal. 109 no. 51 cetakan Daar Royah). Pentahqiq kitab ini, asy-Syaikh DR. ‘Athiyyah az-Zahroniy mengatakan bahwa semua perowinya tsiqoh. Kemudian DR. Sa’ad bin Abdullah bin Abdul Aziz, pentahqiq kitab “at-Tafsir min Sunan Sa’id bin Manshuur” mengatakan sanad atsar diatas shahih.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: