APA PENYEBAB HABIL DAN QOBIL BERLOMBA UNTUK BERKURBAN

September 6, 2016 at 3:48 pm | Posted in AL QUR'AN | Leave a comment

APA PENYEBAB HABIL DAN QOBIL BERLOMBA UNTUK BERKURBAN
 
Dalam Al Qur’an, Allah Ta’aalaa menyebutkan tentang kisah 2 anak Nabi Adam -‘Alaihi Salam- yakni Habil dan Qobil. Firmannya :
“Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa”(QS. Al Maidah ayat 27).
 
Kira-kira apa yang menyebabkan keduanya berlomba untuk mempersembah kurban kepada Allah Ta’aalaa. Imam Ibnul Jauzi dalam kitab tafsirnya yang berjudul “Zaadul Masiir fii ‘Ilmi Tafsiir” menjelaskan ada 2 pendapat tentang sebab alasan yang melatarbelakangi mereka berdua berkurban :
 

1. pendapat pertama adalah cerita yang sudah masyhur bahwa itsri Adam ketika melahirkan Habil ada saudara kembarnya yang berkelamin perempuan, begitu juga Qobil lahir dibarengi dengan saudara kembar perempuan. setelah dewasa keduanya diminta menikah dengan cara silang, Habil menikahi saudara perempuannya Qobil, dan Qobil menikahi saudara perempuannya Habil. namun Qobil tidak mau meneriwa perintah tersebut, dia merasa berhak menikahi saudara kembarnya sendiri. sehingga akhirnya mereka berdua mempersembahkan kurban, siapa yang diterima kurbannya maka itulah yang berhak, dan ternyata kurban Habil-lah yang diterima, namun ternyata ini memancing hasadnya Qobil, sehingga akhirnya ia membunuh Habil.
 
2. pendapat kedua adalah ketika mereka sedang duduk-duduk, lalu terbesit keinginan mereka berdua untuk berkurban, siapa kurbannya yang diterima oleh Allah, dan ternyata kurban Habil-lah yang diterima, lalu terjadilah apa yang terjadi.
 
Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya merajihkan pendapat yang kedua.
namun Imam Al Albani dalam tahqiqnya terhadap kitab “Bidayatus Suuli fii Tafdhiili ar-Rasuul” (hal. 71 cet. Maktabah Islamiy) beliau setelah menyebutkan riwayat kisah seperti pendapat pertama, kemudian beliau memberi komentar, bahwa sanadnya Jayyid (bagus), para perowinya tsiqoh, para perowi Muslim.
kitab tahqiq-an tersebut dapat di download disini : http://waqfeya.com/book.php?bid=3744
 
Wallahul ‘alam yang mana satu yang rajih. asy-Syaikh Salim bin Ied al-Hilaliy dalam tahqiq “Shahih Qososul Anbiyaa'”, sama sekali tidak menyinggung alasan penyebab Habil dan Qobil berkurban.
 
namun point penting kisah kurban diatas adalah pada Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa :
إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ
“Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa”.
Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: