ILMU MUNASABAH

November 19, 2016 at 4:01 pm | Posted in AL QUR'AN | Leave a comment

ILMU MUNASABAH

 

Sebagaimana kita ketahui bahwa Al Qur’an datang sampai kepada kita dengan urutan surat dan ayat yang semuanya standar dari zaman sahabat sampai kepada kita pada zaman ini. Namun sebagaimana diketahui, khususnya bagi orang-orang yang mendalami Ulumul Qur’an, bahwa turunnya ayat atau surat dalam Al Qur’an tidaklah sama persis dengan urutan yang ada pada mushaf. Contoh yang jelas adalah ayat ke-1 sampai ke-5 surat Al ‘Alaq adalah 5 ayat yang dikatakan oleh sebagian ulama sebagai ayat yang pertama kali diturunkan kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa Salam, namun kalau kita melihat mushaf Al Qur’an, surat Al ‘Alaq berada pada urutan ke-96.

Para ulama telah bersepakat bahwa tertib ayat-ayat yang ada pada mushaf yang sampai kepada kita adalah sifatnya tauqifiyyah, artinya peng-urutan ayat-ayat tersebut berdasarkan perintah dari Nabi sholallahu ‘alaihi wa Salam yang bermakna itu adalah wahyu Ilahiyyah. Asy-Syaikh Manna’ al-Qohthon telah menukil perkataan 3 ulama pakar Ulumul Qur’an, yakni az-Zarkasi, Abu Ja’far Ibnu Zubair, dan Suyuthi yang menegaskan kesepakatan para ulama bahwa urutan ayat-ayat dalam Al Qur’an adalah berdasarkan wahyu Ilahiyyah. Adapun urutan surat, maka asy-Syaikh Manna’ menyebutkan adanya perselisihan pendapat dikalangan ulama, namun kesimpulan akhir beliau, bahwa pendapat yang terpilih bahwa urutan surat dalam Mushaf Al Qur’an juga sifatnya Tauqifiyyah, sebagaimana tertib urutan ayat-ayat Al Qur’an.

 

Jika urutan tersebut berasal dari Dzat yang Al ‘Aliim dan Al Hakiim, maka tentu saja ada hikmah dibalik urutan tersebut atau dengan kata lain, pasti ada keterkaitan antara satu ayat dengan ayat lainnya atau satu surat dengan surat lainnya, karena sesuatu yang berurutan, tentu ada sebuah kesinambungan yang ingin disampaikan oleh pihak yang telah mengurutkannya. Imam Suyuthi sebagai pakar Uluumul Qur’an yang sangat masyhur, tentu tidak melewatkan pembahasan seputar hal ini dalam kitab babonnya Uluumul Qur’an, yang berjudul al-Itqoon fii ‘Uluumil Qur’an.

 

Na’am, kita bisa lihat ulasan beliau seputar tema ini dalam pasal yang ke-62 dibawah judul “fii Munaasabati al-Ayaati wa as-Suwar” (tentang keterkaitan ayat-ayat dan surat-surat (didalam Al Qur’an)). Beliau mengistilahkan ilmu yang membahas keterkaitan antara ayat satu dengan lainnya atau antara surat satu dengan lainnya dengan nama Ilmu Munasabah. Dalam pembahasan pasal tersebut beliau menukil ada 2 ulama yang telah menyusun sebuah karya khusus tentang pembahasan kita ini, yakni al-‘Alamah Abu Ja’far bin az-Zubair, gurunya Abu Hayyan –seorang pakar tafsir yang terkenal, yang memiliki karya tafsir berjudul al-Bahru al-Mukhiith-, yang karyanya berjudul al-Burhaan fii Munaasabati Tartiibi Suwar al-Qur’an, dan asy-Syaikh Burhanuddin al-Biqoo’iy yang menulis buku yang berjudul Nidhom ad-Durror fii Tanaasubi al-Ayyi wa as-Suwar. Kemudian yang membuat saya berdecak kagum kepada Imam Suyuthi –Masya Allah- adalah semangat beliau dalam berkhidmat terhadap Islam, maka beliu pun tidak ketinggalan untuk menorehkan goresan tangannya untuk menulis tema kita ini, dan lahirlah karya tulis, yang beliau beri judul Tanaasuq ad-Durror fii Tanaasubi as-Suwar.

 

Imam Suyuthi mengatakan bahwa Ilmu Munasabah adalah ilmu yang sangat prestisius, sangat sedikit pakar tafsir yang terjun didalamnya, karena butuh ketelitian tingkat tinggi, diantara pakar tafsir yang sering menggunakan ilmu ini dalam karya tafsirnya adalah Fakhruddin ar-Razi, karena memang ilmu ini butuh kepakaran tingkat tinggi dalam bahasa arab terutama ilmu Balaghoh, sebab orang yang membahas ilmu ini harus bisa melihat keterkaitan uslub-uslub bahasa, sehingga dapat menyingkap rahasia dibalik keteraturan atau keberurutan ayat dan surat dalam Al Qur’an.

Semoga kita diberikan rizki oleh Allah Ta’aalaa untuk ditambahkan ilmu oleh-Nya, sehing bisa meraih manfaat dari ilmu Munasabah ini.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: