TIPS MEMPELAJARI FIQIH SYAFI’IYYAH

December 18, 2016 at 4:48 am | Posted in fiqih | Leave a comment

TIPS MEMPELAJARI FIQIH SYAFI’IYYAH

 

Khusus mengenai kitab pengantar dalam memahami madzhab Imam Asy-Syaafi’i, maka disana terdapat disertasi doktoral yang diuji pada tahun 2002, yang ditulis oleh Akram Yusuf Umar Al-Qowaasimiy, di Universitas Yordania,  jurusan Fiqih dan Ushul Fiqih. aku telah mendengar bahwa kitab ini telah dicetak oleh Daar An-Nafaais dengan judul “Al-Madkhol ilaa Madzhabi Asy-Syaafi’i”.

Adapun kitab yang dijadikan referensi dalam mempelajari fiqih Syafi’iyyah secara bertahap adalah sebagai berikut : Mukhtashor Abii Sujaa’, lalu Al-Iqnaa’, lalu Minhaaj Ath-Thulaab, lalu dilanjutkan Syarah Al-Minhaaj. Jika engkau telah mapan dengan pembahasan di kitab-kitab tersebut, engkau dapat merujuk kepada kitab-kitab karya Imam Nawawi, Al-Ghozaaliy dan Asy-Syairooziy, bersama syarah-syarahnya.

Adapun jika ingin menghapal ringkasan-ringkasan fiqih Syafi’i, maka kami tidak begitu menganjurkannya, namun cukup dengan diulang-ulang, maka akan mapan dengan sendirinya point-point pembahasannya, dimana penuntut ilmu janganlah menjauhkan diri dari me-muroja’ahi kitab-kitab berulang kali.

Adapun terkait bagaimana cara memulai mempelajari fiqih Syafi’iyyah, maka penjelasannya sebagai berikut, bahwa mendapatkan fiqih itu bisa melalui 2 jalan :

  1. Metode At-Ta’abud, intinya adalah penuntut ilmu dalam madzhab Syafi’i mengikuti madzhab muftinya.
  2. Metode At-Ta’alum, intinya penuntut ilmu mempelajari madzhab tersebut, tanpa harus fanatik padanya.

Berdasarkan hal ini, maka bagi pemula dalam mempelajari madzhab ini, janganlah ia  mempelajari madzhab lain, karena selayaknya bagimu memulai dengan sesuatu yang mudah dalam mempelajari madzhab ini.

Ketika kondisinya tidak ada guru yang bisa mengajarkan madzhab ini, maka engkau bisa mengadakan perjalan ke guru (yang mengajarkan madzhab Syafi’i) –jika hal itu mudah bagimu- atau mendengarkan rekaman kajian para ulama madzhab ini dan para ulama banyak sekali –walhamudulillah-. Kemudian setelah itu baru engkau melakukan perjalanan kepada ulama yang dirasa mudah bagimu untuk me-muroja’ahi apa yang telah engkau dapatkan dari hasil belajarmu.

 

Disadur dari jawaban yang ditulis oleh DR. Ahmad Manshuur Sibaalik

Sumber :

http://www.drahmedsbalek.com/newver/?omary=lesson&shaikh=1&group=4&leson=208&monaspa=0

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: