SEKILAS TENTANG KITAB ASY-SYAMAIL AL-MUHAMMADIYYAH

January 29, 2017 at 2:37 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

SEKILAS TENTANG KITAB ASY-SYAMAIL AL-MUHAMMADIYYAH

Umat Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa Salaam tentu harus mengenal lebih dekat dengan Nabinya tersebut. Diantara kitab yang sangat layak untuk dipelajari adalah kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyyah karya Imam Tirmidzi, salah seorang ulama hadits kenamaan yang karyanya dalam bidang hadits yang dikenal dengan nama Sunan Tirmidzi menjadi kitab induk hadits yang selayaknya dipelajari oleh seorang Muslim.

Kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyyah terdiri dari 56 bab dan berupa hadits-hadits yang bersanad yang jumlahnya sebanyak 417 buah. Membahas mulai dari fisik Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, pakaian, sepatu, cara berjalan, cara makan, cara tidur, ibadah dan akhlak-akhlak luhur Beliau lainnya. Kemudian Imam Tirmidzi menutup kitabnya dengan sebuah bab yang berjudul, mimpi melihat Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, seolah-olah Imam Tirmidzi mengisyaratkan ketika seseorang mempelejari, membahas dan meresapi kitab ini, maka kerinduannya akan memuncak ingin bertemu dengan Beliau dan bagi orang-orang yang tidak sezaman dengan beliau, setidak-tidaknya di dunia ini, bisa bermimpi berjumpa dengan Beliau dengan sifat dan ciri-ciri yang sesungguhnya sebagaimana telah dikabarkan dalam riwayat-riwayat yang shahihah. Continue Reading SEKILAS TENTANG KITAB ASY-SYAMAIL AL-MUHAMMADIYYAH…

JUMLAH HADITS DALAM SUNAN IBNU MAJAH

January 29, 2017 at 1:12 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

JUMLAH HADITS DALAM SUNAN IBNU MAJAH

 

Sunan Ibnu Majah adalah salah satu dari kitab yang masyhur dikenal dengan nama Kutubus Sitah (6 kitab induk hadits) yakni : Shahih Bukhori, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan Nasa`i, dan Sunan Ibnu Majah. Asy-Syaikh Muhammad Fuad Abdul Baqi telah menghitung jumlah hadits yang tertera dalam kitab Sunan Ibnu Majah, dengan rincian sebagai berikut :

  • Jumlah total haditsnya adalah 4341 buah
  • Jumlah hadits yang tertera di kutub khomsah (Bukhori, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i) berjumlah 3002 buah
  • Jumlah hadits yang hanya diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah yang tidak diriwayatkan oleh salah satu Kutub Khomsah adalah 1339 buah, ini disebut dengan az-Zawaid (tambahan)
  • Dari 1339 buah hadits, berdasarkan status haditsnya menurut beliau adalah sebagai berikut :
  • 428 buah hadits shahih
  • 199 buah hadits hasan
  • 613 buah hadits dhoif
  • 99 buah hadits yang parah kelemahannya bahkan sampai derajat palsu.

 

Saya (Abu Said) pernah menghitung penilaian Imam Al Albani dalam ta’liqnya terhadap sunan Abu Dawud, beliau menilai ada 43 buah hadits palsu dalam sunan Abu Dawud. Sedangkan berdasarkan informasi dari Imam Suyuthi dalam kitabnya Tadribur Rawi, bahwa Imam Ibnul Jauzi dalam kitabnya Al-Maudhu’aat beliau menghitungnya ada 16 hadits palsu dalam sunan Ibnu Majah. Wallahul a’lam.

HUKUM BERAMAL DENGAN HADITS DHOIF

January 29, 2017 at 12:43 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

HUKUM BERAMAL DENGAN HADITS DHOIF

 

Prof. DR. Rif’at Fauzi Abdul Mutholib dalam kitabnya “Al-Madkhol ilaa Manaahiji Al-Mukhadditsiin” (hal. 103-104. penerbit Daar As-Salaam, cet. Ke-3, 1432 H) beliau menyebutkan ada 3 madzhab ulama didalam menerima atau tidak menerima pengamalan hadits dhoif, yaitu :

  1. Tidak diamalkan secara mutlak, baik dalam masalah hukum maupun fadhoilul amal (keutamaan amal). Pendapat ini dinukil dianut oleh Imam Yahya bin Ma’in, Imam Bukhori, Imam Muslim, dan imam Ibnu Hazm –Rahimahumullah-.
  2. Diamalkan secara mutlak, baik dalam masalah hukum dan adab. Imam Suyuthi menukil bahwa ini adalah madzhabnya Imam Ahmad dan Abu Dawud, alasannya hadits dhoif lebih kuat daripada pendapat seseorang.
  3. Hanya diamalkan dalam masalah keutamaan ilmu. Pendapat ini dianut oleh Imam Abu Hatim Ar-Raziy, Imam Ibnu Mahdi, Imam Ahmad menurut pendapat yang telah diverifikasi, dan kata Al-‘Alamah Al-Qosimiy, ini adalah pendapat yang dipegang oleh para Aimah.

 

 

IMAM SYAFI’I SALAH MENULIS AYAT?

January 28, 2017 at 8:57 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

IMAM SYAFI’I SALAH MENULIS AYAT?

 

Al-‘Alamah Ahmad Syaakir –Rahimahulah- telah menghasilkan banyak karya didalam berkhidmat men-tahqiq kitab-kitab yang bisa dianggap sebagai ­At-Turats Islami (warisan Islam). Diantara kerja keras beliau adalah mempersembahkan tahqiq terhadap kitab Ar-Risalah karya Imam Asy-Syafi’i (w. 204 H), yang dianggap sebagai kitab pertama yang membicarakan tema seputar ushul Fiqih. Diantara point yang ingin saya tampilkan, bahwa asy-Syaikh Ahmad Syakir menemukan kesalahan Imam Asy-Syafi’i, dalam berdalil dengan Kitabullah di kitab Ar-Risalah tersebut. Kemudian beliau sangat bersemangat sekali didalam menjelaskan masalah ini.

 

Koreksi Asy-Syaikh Ahmad Syakir tersebut, bisa kita lihat di kitab Ar-Risaalah (hal. 73-75 pada catatan kaki, cetakan Matba’ah Musthofa Al-Baabi Al-Halabiy, edisi pertama tahun 1357 H). Pada pembahasan bab “Fardhullahi fii Kitaabihi Ittibaa’a Sunatiy Nabiyihi”. Imam Asy-Syafi’i berdalil dengan surat An Nisa` ayat 171, ketika beliau berkata : Continue Reading IMAM SYAFI’I SALAH MENULIS AYAT?…

ASAL KATA LAFDHUL JALALAH

January 28, 2017 at 2:32 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

ASAL KATA LAFDHUL JALALAH

 

Para ulama ketika menafsirkan perkataan “اللَّهُ” (Allah) menurut tinjauan bahasa, yakni dari apakah dia isim Jaamid atau isim musytaq?. Isim jamid adalah isim yang tidak terbentuk dari kata lain, sedangan isim mustaq adalah isim yang terbentuk dari kata lain. Sebagian ulama mengatakan bahwa Allah adalah isim Jaamid, Imam Ibnu Katsir menukil dari Imam Qurthubi, daftar nama-nama ulama yang berpendapat bahwa lafadz Allah adalah isim Jamid, yaitu Imam Syafi’i, Al-Khothobiy, Imamul Haromain, Al-Ghozali, dan selainnya. Imam Ibnu Katsir juga menyebutkan bahwa Fakhruddin Ar-Razi termasuk ulama yang berpendapat seperti itu.

Continue Reading ASAL KATA LAFDHUL JALALAH…

APA LAFADZ TA’AWUD YANG PALING UTAMA?

January 16, 2017 at 3:45 pm | Posted in AL QUR'AN | Leave a comment

APA LAFADZ TA’AWUD YANG PALING UTAMA?

 

Imam Abu Ishaq Ahmad bin Muhammad bin Ibrohim yang lebih dikenal dengan nama Ats-Tsa’labiy (w. 427 H) dalam kitab tafsirnya yang berjudul “Al-Kasyaaf wa Al-Bayaan ‘an Tafsiir Al-Qur’an” mengatakan bahwa lafadz Ta’awudz yang paling utama adalah :

أعُوذُ بِاللهِ مِن الشَّيطانِ الرَّجِيم

“aku memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk”.

 

Alasan beliau mengatakan lafadz ta’awudz diatas sebagai yang paling utama adalah yang pertama, hal tersebut ternashkan didalam Al Qur’an –yakni Allah Subhanahu wa Ta’alaa Berfirman – : Continue Reading APA LAFADZ TA’AWUD YANG PALING UTAMA?…

SEPUTAR KITAB AS-SUNNAH 02 (AUDIO)

January 16, 2017 at 2:49 pm | Posted in AS-SUNNAH IMAM IBNU ABI 'AASHIM | Leave a comment

SEPUTAR KITAB AS-SUNNAH 01 (AUDIO)

January 16, 2017 at 2:48 pm | Posted in AS-SUNNAH IMAM IBNU ABI 'AASHIM | Leave a comment

Biografi Imam Ibnu Abi ‘Aashim 02 (Audio)

January 16, 2017 at 2:47 pm | Posted in AS-SUNNAH IMAM IBNU ABI 'AASHIM | Leave a comment

 

Biografi Imam Ibnu Abi ‘Aashim 01 (Audio)

January 16, 2017 at 2:44 pm | Posted in AS-SUNNAH IMAM IBNU ABI 'AASHIM | Leave a comment
Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: