HUKUM BERAMAL DENGAN HADITS DHOIF

January 29, 2017 at 12:43 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

HUKUM BERAMAL DENGAN HADITS DHOIF

 

Prof. DR. Rif’at Fauzi Abdul Mutholib dalam kitabnya “Al-Madkhol ilaa Manaahiji Al-Mukhadditsiin” (hal. 103-104. penerbit Daar As-Salaam, cet. Ke-3, 1432 H) beliau menyebutkan ada 3 madzhab ulama didalam menerima atau tidak menerima pengamalan hadits dhoif, yaitu :

  1. Tidak diamalkan secara mutlak, baik dalam masalah hukum maupun fadhoilul amal (keutamaan amal). Pendapat ini dinukil dianut oleh Imam Yahya bin Ma’in, Imam Bukhori, Imam Muslim, dan imam Ibnu Hazm –Rahimahumullah-.
  2. Diamalkan secara mutlak, baik dalam masalah hukum dan adab. Imam Suyuthi menukil bahwa ini adalah madzhabnya Imam Ahmad dan Abu Dawud, alasannya hadits dhoif lebih kuat daripada pendapat seseorang.
  3. Hanya diamalkan dalam masalah keutamaan ilmu. Pendapat ini dianut oleh Imam Abu Hatim Ar-Raziy, Imam Ibnu Mahdi, Imam Ahmad menurut pendapat yang telah diverifikasi, dan kata Al-‘Alamah Al-Qosimiy, ini adalah pendapat yang dipegang oleh para Aimah.

 

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: