HUKUM SHOLAT JUM’AT DIATAS KAPAL

February 27, 2017 at 7:17 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

HUKUM SHOLAT JUM’AT DIATAS KAPAL
saya rangkumkan dari penjelasan MUI pada fatwanya yang bertanggal 10 Februari 1976:

1. Madzhab Hambali mewajibkan orang yang berubah menjadi tinggal di kapal (misal Perwira dan ABK kapal)  untuk tetap sholat jum’at dikiaskan kepada orang Badui yang nomaden yang tdk gugur kewajiban jum’at padanya, sekalipun ia bersafar krn pindah-pindah tempat. 

2. Imam Ibnu hazm dan yang sependapat dengannya tetap mewajibkan dan menganggap sah jum’at bagi musafir. 
Berdasarkan hal ini, maka :

A.  Bagi kaum muslimin laki-laki yang kebetulan sedang safar diatas kapal (biasanya kapal besar/kapal fery) boleh memilih pendapat untuk mengikuti sholat jum’at, krn ketika ada khilaf dikalangan ulama bisa memilih alternatif pendapat yang dianggapnya nyaman dipandangnya. 

B.  Bagi ABK kapal, maka sangat dianjurkan mengadakan jum’atan sebagai pelepas rindu sholat jum’at dan pendidikan islam dengan adanya khutbah serta memupuk persaudaraan. 
Wallahul A’lam. 
Referensi :

– http://mui.or.id/wp-content/uploads/2014/07/01.-Sholat-Jumat-Bagi-Musafir-Di-Kapal.pdf

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: