SURAT AL FATIHAH MENGANDUNG 3 MACAM TAUHID

March 14, 2017 at 12:50 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

3 MACAM TAUHID DALAM SURAT AL FATIHAH

¥¥¥¥¥¥¥¥

Diketik oleh Neno Triyono, Selasa Pagi, 14 Maret 2017
saya pernah mendengar ada orang yang keberatan bahwa dalam surat Al Fatihah terkandung 3 macam pembagian tauhid yang sudah dikenal yaitu tauhid Rububiyah, tauhid Uluhiyah, dan tauhid Asma’ wa Shifat. Saya gak tahu apa yang menjadi keberatannya, jika hanya masalah teknis pembagian, sedangkan secara substansi sama, maka tentunya tidak ada yang perlu dipermasalahkan, karena pembagian tauhid menjadi 3, ada juga yang membaginya menjadi 4, dan ads juga yang membaginya menjadi 2, semua itu adalah teknis mustholahat saja, yang lebih penting adalah substansinya. 
Jika dia masih keberatan juga bahwa dalam surat Al Fatihah terkandung pembagian 3 tauhid diatas, maka sampaikanlah juga kepada Imam ibnu Katsir -Rahimahullah- yangmana setelah menyampaikan penafsiran surat Al Fatihah dari awal sampai akhir, kemudian beliau menulis resumenya, kata beliau :

اشْتَمَلَتْ هَذِهِ السُّورَةُ الْكَرِيمَةُ وَهِيَ سَبْعُ آيَاتٍ عَلَى حَمْدِ اللَّهِ وَتَمْجِيدِهِ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ بِذِكْرِ أَسْمَائِهِ الْحُسْنَى الْمُسْتَلْزِمَةِ لِصِفَاتِهِ الْعُلْيَا وَعَلَى ذِكْرِ الْمَعَادِ وَهُوَ يَوْمُ الدِّينِ وَعَلَى إِرْشَادِهِ عَبِيدَهُ إِلَى سُؤَالِهِ وَالتَّضَرُّعِ إِلَيْهِ وَالتَّبَرُّؤِ مِنْ حَوْلِهِمْ وقوتهم إلى إِخْلَاصِ الْعِبَادَةِ لَهُ وَتَوْحِيدِهِ بِالْأُلُوهِيَّةِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَتَنْزِيهِهِ أَنْ يَكُونَ لَهُ شَرِيكٌ أَوْ نَظِيرٌ أَوْ مُمَاثِلٌ

“Surat Al-Fatihah berisikan tujuh ayat, yaitu mengandung pujian kepada Allah, mengagungkan-Nya. dan menyanjung-Nya dengan menyebut asma-asma-Nya yang terbaik sesuai dengan sifat-sifat-Nya Yang Maha Tinggi. Disebutkan pula hari kembali —yaitu hari pembalasan— dan mengandung petunjuk-Nya buat hamba-hamba-Nya agar mereka memohon dan ber-tadarru’ (merendahkan diri) kepada-Nya serta berlepas diri dari upaya dan kekuatan mereka. Surat Al-Fatihah mengandung makna ikhlas dalam beribadah kepada-Nya dan meng-esakan-Nya dengan sifat uluhiyyah serta membersihkan-Nya dari segala bentuk persekutuan atau persamaan atau tandingan.”-selesai-. 
Al-Imam Ibnu Katsir menyebutkan 2 macam tauhid yakni tauhid Asma wa shifat dan tauhid uluhiyah, adapun tauhid rububiyah, memang ada sebagian ulama yang menggabungkannya bersama dengan tauhid Asma wa Shifat. So yang penting substansinya sama, sehingga tidak perlu ada yang dipermasalahkan dan diperdebatkan.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: