KENAPA LAFADZ ASH-SHOLAT BERBEDA TULISANNYA DALAM MUSHAF

April 3, 2017 at 1:23 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

KENAPA LAFADZ KATA الصلاة DALAM MUSHAF DITULIS DENGAN الصلوة ?

¥¥¥¥¥¥
Diketik oleh Neno Triyono,  Pada Ahad Malam, 2 April 2017
Mushaf dengan rasm Utsmani adalah sunah yang harus diikuti dan bersifat tauqifiyyah, yakni hukumnya marfu’ karena telah ditulis dengan bentuk seperti itu pada masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Tidak boleh menulis mushaf Al Qur’an dengan bentuk misalnya seperti imla yang dilakukan oleh sebagian orang arab pada zaman sekarang, menurut pendapat mayoritas ulama. 
Oleh karena itu, misalnya kata Ash-Sholat dengan khot yang dikenal sekarang ditulis “الصَلاَة” dalam mushaf rasm utsmani ditulis dengan “الصَلوٰة”. Yakni huruf wawu menggantikan huruf alifnya. Menurut ulama peneliti mushaf Ustmani, Ada beberapa alasan mengapa huruf alif diatas diganti dengan wawu. Diantara alasan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Untuk menampung ragam bacaan qiro’ah, yakni ada sebagian Imam qiro’ah yang membacanya dalam bentuk mufrod / tunggal dan ada yang membacanya jamak “Ash-Sholawaat”, sehingga dengan ditulis menggunakan huruf wawu dapat mengakomodir ragam variasi bacaan tersebut. 

2. Untuk menunjukkan bahwa huruf aslinya adalah menggunakan wawu. 

3. Sebagian dialek bahasa suku arab dimana Al Qur’an mengakomodir dialek tersebut, ditulis seperti itu. 

Dan alasan lainnya yang disebutkan oleh ulama kita. 
Kemudian para ulama setelah masa sahabat berijtihad dengan membuat kode-kode tertentu untuk menstandarkan cara bacanya. Seperti pemberian titik, sandangan, tanda alif kecil, nun kecil dan semacamnya,  mengingat mushaf rasm utsmabi yang ditulis pada masa sahabat masih polos dari kode-kode tersebut. 
Kemudian untuk membedakan apakah “الصَلوة” dibaca mufrod, ulama diatas memberinya kode alif kecil persis diatas huruf wawunya. Dan untuk bacaan jamak, alif kecil tadi diletakan diatas depan huruf wawunya. Untuk lebih jelasnya dapat melihat foto yang saya lampirkan (surat Al Baqoroh ayat 238). 
Keterangan : “الصلوة” pertama dibaca jamak Ash-Sholawaat dan yang kedua dibaca mufrod Ash-Sholaat.  
Selain penggantian alif dengan wawu, juga masih ada beberapa penulisan rasm utsmani yang tidak seperti penulisan khoth pada zaman ini, seperti “رحمة” ta marbuthohnya diganti dengan haa pada sebagian tempat “رحمه”.
Bagi yang mau memperdalam pembahasan seputar tema ini, ada sebuah buku yang sangat Bagus yang pada asalnya adalah tesis S-2 dari Asy-Syaikh DR.  Ghoonim Qoduuriy yang judulnya “ﺭﺳﻢ ﺍﻟﻤﺼﺤﻒ ﺩﺭﺍﺳﺔ ﻟﻐﻮﻳﺔ ﺗﺎﺭﻳﺨﻴﺔ”. Kitabnya dapat diunduh di : http://waqfeya.com/book.php?bid=1435
*Referensi :*

http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=26916

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: