PAHALA NIAT ATAU PAHALA AMAL BAGI ORANG YANG UDZUR

April 23, 2017 at 10:30 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

DAPAT PAHALA NIAT ATAU PAHALA AMAL LENGKAP KETIKA PUNYA UDZUR
Salah satu anugerah dan kemurahan Allah Subhanahu wa ta’ala yang sangat besar kepada para hamba-Nya adalah tetap memberikan pahala kepada orang-orang yang akan melakukan amal sholih saja, hanya saja karena ada udzur yang sifatnya diluar kendalinya, sehingga mengakibatkan dia tidak dapat melakukan amal sholih tersebut. 

Namun pembahasannya adalah apakah dia mendapatkan pahala atas niat baiknya atau pahala amal sholih tersebut secara sempurna? 
Al-‘Alamah Muhammad bin Sholih al-utsaimin menyebutkan dalam Syarah Riyadhus Shalihih satu kaedah, yaitu :

1. Jika amal sholih yang tidak jadi dilakukannya tadi, bukan merupakan amal yang biasa lakukan sebelumnya, maka dia hanya mendapatkan pahala niat saja. 

Dalilnya adalah kisah para sahabat yang miskin, ketika mengadu kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam agar dapat menyaingi kawannya yang kaya dalam beramal, dimana orang yang kaya dapat menginfakkan hartanya di jalan Allah, sedangkan para fuqoro ini tidak dapat beramal seperti mereka. Lalu Nabi pun mengajari mereka agar bertasbih, bertahmid, dan bertakbir 33 kali setiap selesai sholat. Tidak ada yang mampu menyamai pahala amalan ini kecuali orang yang melakukan amalan seperti mereka juga. Dan ternyata para aghniya mendengar hal ini, lalu mereka pun beramal seperti fuqoro. Diakhir kisah Nabi bersabda :

ذلك فضل الله يؤتيه من يشاء

“Yang demikian itu keutamaan Allah yang diberikan kepada siapa yang dikehendakinya”.

Dalam kisah ini, Rasulullah tidak mengatakan kepada para fuqoro, engkau mendapatkan pahala amalan para aghniya, namun tidak ragu lagi bahwa mereka mendapatkan pahala niat”.

2. Adapun jika amalan tersebut adalah kebiasaannya sebelum adanya udzur, maka pahalanya full komplit dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Dalilnya sabda Nabi dalam riwayat Bukhori :

إذا مرض العبد أو سافر كتب له مثل ما كان يعمل مقيماً صحيحاً

“Jika seorang hamba sakit atau sedang bersafar,  maka akan ditulis pahala amalannya seperti ketika ia mukim atau sehat”.
_Catatan atas pelajaran syarah Riyadhus Shalihin_

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: