SEMBELIHANNYA ORANG MABUK

April 23, 2017 at 10:29 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

SEMBELIHANNYA ORANG MABUK
Ada 2 riwayat yang dinukil dari Imam Syafi’i terkait status daging yang disembelih oleh orang yang sedang mabuk. Riwayat pertama memastikan bahwa Imam Syafi’i menghalalkan dagingnya. Sedangkan riwayat yang kedua, ada 2 pendapat dari beliau yang mengatakan haram dan halal, dan yang paling valid adalah beliau menghalalkannya.
Namun Imamul Haromain dan Imam Ghozali melakukan disenting opinion dengan pendapat Imamnya, keduanya mengharamkan daging sembelihan orang yang lagi mabuk.
Pendapat haramnya hal diatas juga di-apply oleh 3 Imam madzhab lainnya, Imam Ibnul Mundzir, dan Imam Dawud adh-Dhohiri.
Alasan jumhur, karena si pemabuk tadi, ia bisa saja tidak ada tujuan untuk menyembelih binatang tersebut. Hal ini dikiaskan dengan orang yang lagi tidur, kemudian ia “ngelindur” membawa pisau dan menyembelih binatang, maka dagingnya tidak halal.
Imam Syafi’i beralasan bahwa niat adalah syarat secara global saja, sedangkan orang yang mabuk dan semisalnya pasti memiliki bagian niat ketika menyembelih, sehingga halal dagingnya.
Namun karena potensi resiko yang tinggi terjadinya kesalahan pada orang yang sedang mabuk, atau orang gila dan yang semisalnya, maka mengikuti pendapat mayoritas ulama lebih utama.
(Badai’us Shonaai’u pada bagian ta’liqnya (6/224))

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: