ANAK MEMBAYARKAN HUTANG PUASA ORANG TUANYA YANG SUDAH WAFAT

May 21, 2017 at 4:15 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

ANAK MEMBAYARKAN HUTANG PUASA ORANG TUANYA YANG KEBURU WAFAT
madzhab Ahli hadits berpendapat seorang wali dalam hal ini ahli warisnya disyariatkan membayar hutang puasa orang tuanya misalnya, yangmana orang tuanya belum sempat menunaikan puasa tersebut karena keburu meninggal dunia. Ahli hadits tidak membedakan apakah hutang puasa tersebut adalah puasa nadzar atau puasa yang diwajibkan syariat (puasa Ramadhan).

Dalilnya adalah hadits Aisyah radhiyallahu anha bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa yang meningal dunia dan ia masih punya tanggungan puasa, maka walinya membayarkan puasa atas namanya” (Muttafaqun alaih). 
Asy-Syaikh Alu Basam menyebutkan tiga pendapat ulama dalam menyikapi hadits diatas dan beliau condong kepada madzhab ahli hadits sebagaimana diatas. 

(Taisir al-‘Alaam, syarah hadits no. 187).

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: