ORANG KAFIR MASUK ISLAM PADA PERTENGAHAN RAMADHAN

May 21, 2017 at 4:17 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

ORANG KAFIR MASUK ISLAM PADA PERTENGAHAN BULAN RAMADHAN
Para ulama berbeda pendapat terkait hukum mengqodho puasa yang tidak dilakukan oleh seorang mualaf ketika ia masuk islam pada pertengahan Bulan romadhon. Misal ada orang kafir masuk islam pada tanggal 10 romadhon, maka otomatis mulai tanggal 11 romadhon dan seterusnya sang mualaf ini berkewajiban puasa.  Permasalahan yang dibahas para ulama adalah bagaimana dengan status puasanya dari tanggal 1 sampai 10 romadhon, apakah dia wajib menqodhonya? 
Mayoritas ulama mengatakan sang mualaf tidak perlu mengqodho puasa pada tanggal 1-10 romadhon tersebut. Sekalipun memang ada beberapa ulama salaf, seperti Imam Hasan al-bashri dan atho’ yang berpendapat sang mualaf wajib mengqodhonya. 

Namun yang rajih adalah pendapat jumhur ulama, karena memang dari tanggal 1-10 romadhon dalam kasus kita ini, sang mualaf masih kafir yang seandainya ia puasa pada tanggal tersebut, tidak sah puasanya, artinya dia tidak cakap hukum ketika itu untuk berpuasa. 
Kemudian terjadi pembahasan lagi, bagaimana jika si kafir masuk islamnya pada pertengahan siang hari Bulan romadhon. Misalnya ada orang kafir masuk islam pada tanggal 10 romadhon jam 12 siang. Pembahasan para ulama adalah apakah dia wajib berpuasa setelah jam 12 siang sampai menjelang maghrib? 

Sebagian ulama mengatakan dia wajib berpuasa, lalu mengqodho puasa pada tanggal tersebut (karena dari mulai subuh sampai jam 12 siang dalam kasus kita ini, dia tidak berpuasa). Sebagian ulama lain berpendapat dia hanya wajib berpuasa saja, setelah jam 12 siang, tanpa perlu mengqodho. Sebagian lain lagi berpendapat tidak ada kewajiban apapun pada tanggal tersebut, tidak perlu berpuasa, apalagi mengqodhonya. 
Pendapat terakhir dirajihkan oleh Imam Ibnu Hazm dalam kitabnya al-Muhalla, alasannya karena pada tanggal tersebut, sang mualaf belum memiliki kecakapan hukum untuk berpuasa, mengingat dirinya masih kafir. 
Sumber : maushu’ah masailul jumhuur fiil fiqhil islamiy dan al-Muhalla.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: