MENGENAL QIROAH IMAM AL-KISAA’I

June 2, 2017 at 12:42 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

MENGENAL QIROAH IMAM AL-KISAA`I
Nama lengkap beliau adalah Abul Hasan Ali bin Hamzah bin Abdullah al-Kisaa`i.  Julukan al-Kisaa`i diperoleh karena beliau pernah menghadiri majelis Imam Hamzah az-Zayyat dengan berselimutkan Kisaa` (kain), ada juga yang mengatakan bahwa beliau pernah berihram dengan kisaa` (kain) yang tidak biasanya. Beliau dilahirkan pada tahun 119 H dan wafat pada tahun 189 H. 
Beliau adalah ulama pakar dalam ilmu nahwu, beliau sebagai tokoh pelopor madzhab kufiyyin. Imam Syafi’i pernah berkata : “barangsiapa yang ingin ‘nyegoro’ dalam ilmu nahwu, maka ia butuh kepada karya-karyanya Imam al-Kisaa`i”. Beliau belajar ilmu nahwu pada usia tua kepada Imam Kholiil, gurunya Imam Sibawaih yang kemudian membangun nahwu madzhab bashroh. 
Sebagai pakar qiroah, beliau mengambil qiroah juga dari Imam Hamzah, namun sebagian qiroah Hamzah ada yang beliau tinggalkan. Beliau belajar qiroah kepada Imam Sulaiman al-A’masy, Hamzah az-Zayyat, Ashim bin Abi Nujuud dan selainnya. Sanad qiroah al-Kisaa` bersambung sampai kepada sahabat sama dengan sanadnya Imam Hamzah. Dalam thoriq ibnu Miqsam dari riwayat ad-Duuriy dari Imam al-Kisaa`i,  sanad qiroahnya bersambung sampai Amirul Mukminin Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhuma dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. 
Imam Ahmad tidak menyukai qiroah Imam Hamzah dan al-Kisaa`i,  kata beliau :

‏« ﻟﻢ ﻳﻜﺮﻩ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺸﺮﺓ، ﺇﻻ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺣﻤﺰﺓ ﻭ ﺍﻟﻜﺴﺎﺋﻲ، ﻟﻤﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻜﺴﺮ ﻭﺍﻹﺩﻏﺎﻡ ﻭﺍﻟﺘﻜﻠﻒ ﻭﺯﻳﺎﺩﺓ ﺍﻟﻤﺪ ‏» 

“Tidak makruh untuk membaca qiroah asyarah (10 Imam), kecuali qiroahnya Hamzah dan al-Kisaa`i,  karena terdapat didalamnya al-kasr, idghom, berlebih-lebihan dan tambahan mad”.

Namun pendapat Imam Ahmad dapat dijawab sebagaimana jawaban Imam al-Jazariy terhadap qiroah hamzah. Dan juga Iman Abu Ubaid memuji Imam al-Kisaa`i sebagai pakar dalam qiroah. 
Adapun perowi beliau yang masyhur ada dua yaitu ad-Duuriy yang menjadi perowi qiroah Imam Abu ‘Amr juga. 

Dan satunya lagi adalah Abul Harits al-Laits bin Khoolid, wafat pada tahun 240 H. Keduanya meriwayatkan dari Imam al-Kisaa`i tanpa perantara. 
Bagi yang ingin memiliki mushaf qiroah Imam al-Kisaa`i dari dua perowinya dapat mendownloadnya disini :

http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=229534

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: