SURAT TERBUKA KEPADA IBNUL JAUZI

June 16, 2017 at 9:26 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

SURAT TERBUKA KEPADA IMAM IBNUL JAUZI
Para tholabul ilmi tentu mengenal nama beliau. Salah seorang ulama besar yang mengusai multi disiplin ilmu dalam islam. Beliau dikenal sebagai ahli tafsir, ahli hadits, ahli sejarah, ahli fiqih dan pakar dalam cabang-cabang ilmu lainnya. Imam ibnul Jauzi (w. 597 H) memiliki ucapan yang Indah, sehingga beliau dikenal sebagai juru nasehat. 
Namun sayangnya dalam masalah akidah tentang Asmaa dan shifat Allah, beliau mengikuti pendapat yang menyelisihi Imamnya yang beliau menisbatkan diri kepadanya, yakni beliau sebagai seorang Hanbali. Bahkan beliau melakukan kritikan keras kepada tokoh-tokoh ulama hanbali yang mengusung akidah salaf, seperti kepada qodhi Abu Ya’laa. 
Hal inilah yang membuat resah sebagian ulama Hanabilah. Diantara mereka adalah Ishaq bin Ahmad al-‘Altsiy (W.  634 H), salah seorang Faqih dan Zahid, terkenal sebagai ulama yang getol melakukan amar ma’ruf nahi mungkar. Al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitabnya “Dzail Thobaqoot al-Hanabilah” menyebutkan bahwa al-‘Altsiy pernah menulis surat kepada Imam ibnul Jauzi untuk mengingatkan beliau atas sikap dan pendapatnya terkait masalah akidah. Di awal suratnya beliau berkata :

ﻣﻦ ﻋﺒﻴﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﺳﺤﺎﻕ ﺑﻦ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻏﺎﻧﻢ ﺍﻟﻌﻠﺜﻲ، ﺇﻟﻰ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺑﻦ ﺍﻟﺠﻮﺯﻱ، ﺣﻤﺎﻧﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺇﻳﺎﻩ ﻣﻦ ﺍﻻﺳﺘﻜﺒﺎﺭ ﻋﻦ ﻗﺒﻮﻝ ﺍﻟﻨﺼﺎﺋﺢ، ﻭﻭﻓﻘﻨﺎ ﻭﺇﻳﺎﻩ ﻻﺗﺒﺎﻉ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﺍﻟﺼﺎﻟﺢ، ﻭﺑﺼﺮﻧﺎ ﺑﺎﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﺴﻨﻴﺔ، ﻭﻻ ﺣﺮﻣﻨﺎ ﺍﻻﻫﺘﺪﺍﺀ ﺑﺎﻟﻠﻔﻈﺎﺕ ﺍﻟﻨﺒﻮﻳﺔ، ﻭﺃﻋﺎﺫﻧﺎ ﻣﻦ ﺍﻻﺑﺘﺪﺍﻉ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﺮﻳﻌﺔ ﺍﻟﻤﺤﻤﺪﻳﺔ . ﻓﻼ ﺣﺎﺟﺔ ﺇﻟﻰ ﺫﻟﻚ…

“Dari.. Al-‘Altsiy kepada Ibnul Jauzi, semoga Allah menjaga kami dari dirinya dari menyombongkan diri menerima nasehat, memberikan taufik-Nya kepada kami dan kepadanya untuk mengikuti Salafus Sholih, memperlihatkan sunah yang lurus, tidak mengharamkan kepada kita petunjuk nabawiyyah, melindungi kita dari berbuat bid’ah dalam syariat muhammadiyah, dan tidak membutuhkan bid’ah tersebut… “.
Diakhir suratnya beliau dengan tegas memperingatkan Imam ibnul Jauzi :

ﻭﺇﺫﺍ ﺗﺄﻭﻟﺖَ ﺍﻟﺼﻔﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻠﻐﺔ، ﻭﺳﻮﻏﺘﻪ ﻟﻨﻔﺴﻚ، ﻭﺃﺑﻴﺖَ ﺍﻟﻨﺼﻴﺤﺔ، ﻓﻠﻴﺲ ﻫﻮ ﻣﺬﻫﺐ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﻜﺒﻴﺮ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺣﻨﺒﻞ – ﻗﺪﺱ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﻭﺣﻪ – ﻓﻼ ﻳﻤﻜﻨﻚ ﺍﻻﻧﺘﺴﺎﺏ ﺇﻟﻴﻪ ﺑﻬﺬﺍ، ﻓﺎﺧﺘﺮ ﻟﻨﻔﺴﻚ ﻣﺬﻫﺒﺎً، ﺇﻥ ﻣُﻜﻨﺖ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ…

“Jika engkau masih saja mentakwil shifat (Allah) dari lafadznya, dan engkau merasa harus melakukan itu, serta menolak nasehat, maka ini semua bukanlah madzhab Imam besar Ahmad bin Hanbal -semoga Allah mensucikan ruhnya-. Tidak mungkin lagi engkau menisbatkan dirimu kepadanya dengan sebab tersebut, siakan pilih untuk dirimu sebuah madzhab yang engkau merasa nyaman dengannya.. “.
Isi lengkap surat terbuka ini dapat dilihat di :

http://www.mobile.alamralawal.com/showContent.php?p=kawal&i=13
al-‘Altsiy mengkritik Imam ibnu Jauzi dengan menukilkan pendapat-pendapatnya yang dianggap menyimpang dan dikitab mana itu ditemukan dalam deretan karya-karya Imam ibnul Jauzi. 
Ada 6 point utama kritikan al-‘Altsiy (http://majles.alukah.net/t117301/) dalam suratnya ini :

1. Imam ibnul Jauzi tidak beradab ketika mensifati malaikat dengan hamba Allah yang Saadzijah (naif);

2. Tuduhan Imam ibnul Jauzi bahwa Ahlus sunnah tidak paham sifat-sifat Allah. 

3. Pendapatnya terkait qiyas dalam masalah Sifat-sifat Allah. 

4. Taklidnya beliau kepada ulama yang sesat dalam masalah Sifat Rabbunaa. 

5. Jatuhnya beliau dalam mentahrif (merubah) Sifat Allah. 

6. Takwil beliau terhadap sifat Allah.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: