SEPUTAR SUJUD SAHWI MAKMUM DENGAN IMAMNYA

June 24, 2017 at 10:03 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

SEPUTAR SUJUD SAHWI MAKMUM DENGAN IMAMNYA
kondisi makmum ketika sholat berjamaah bersama imam terkait dengan sujud sahwi maka ada beberapa keadaannya sebagai berikut :

1. Makmum dari awal sholat bersama imam, sehingga makmum mengetahui bahwa (kelupaan) Imam ditengah-tengah sholat, dalam hal ini makmum mengikuti sujud sahwinya Imam baik sebelum atau sesudah salam. 

2. Makmum masbuk, maka ada dua kondisi terkait dia mendapatkan kelupaan imam atau tidak. Jika dia bergabung bersama Imam dan qodarullah dia menjumpai kelupaan imam ditengah-tengah sholatnya. Maka jika imam sujud sahwinya sebelum salam, si masbuk mengikuti sujud sahwinya imam, kemudian setelah imam selesai salam, si masbuk melanjutkan rokaat yang ketinggalan, kemudian dia sujud sahwi lagi sebelum salam, baru salam.  Karena sujud sahwinya yang pertama tadi adalah bukan tempat sebenarnya, karena sujud sahwi itu tempatnya diakhir sholat, sedangkan si masbuk belum finish sholatnya, sujud sahwi yang pertama, hanyalah sekedar mengikuti Imamnya saja. 
Namun jika sang Imam sujud sahwinya setelah salam, maka dia tidak mengikuti, karena si masbuk tidak mungkin salam, mengingat sholatnya belum kelar. Setelah Imam salam, ia langsung menyempurnakan sholatnya, kemudian salam, baru mengerjakan sujud sahwi, lalu ditutup lagi dengan salam. 
Kondisi yang kedua si masbuq ketika bergabung bersama imam dia tidak mengalami kelupaan imam, misalnya sang Imam lupanya pada rokaat kedua, sedangkan ia baru bergabung pada rokaat ketiga. Dalam kondisi seperti ini, jika sang Imam sujud sahwinya sebelum salam, ia ikut sahwi, setelah Imam salam, ia menyempurnakan sholatnya dan tidak perlu sujud sahwi lagi, karena ia tidak mendapatkan kelupaan Imam. Sujud sahwinya tadi sekedar mengikuti imam saja. 
Adapun jika Imam sujud sahwinya setelah salam, setelah Imam salam (sebelum sujud sahwi), ia menyempurnakan solatnya (tidak ikut sujud sahwinya Imam) dan setelah salam tidak usah sujud sahwi. 
3. Terkait kelupaan yang terjadi pada diri makmum dibelakang Imam pada saat sholat berjamaah, misalnya ia lupa baca dzikir ruku’, maka jika dari awal sholat ia sudah berjamaah bersama Imam, tidak perlu ia sujud sahwi.
Namun jika posisinya sebagai masbuq, maka ia perlu sujud sahwi, baik kelupaan tadi terjadi ketika sholat dibelakang Imam atau terjadi ketika ia sedang menyempurnakan sholat setelah Imam salam, maka ia sujud sahwi. Karena sujud sahwinya tidak menyelisihi sang Imam. 
Tentu skenario diatas pasti ada perbedaan pendapat dikalangan ulama tergantung mereka memandang dalil-dalil yang ada, karena rinciannya, tidak terdapat dalam nash yang shorih. 

Wallahul A’lam
Sumber : https://islamqa.info/ar/72290

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: